06.25 AM Ali

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 24 May 2017

Gadis itu memelukku sangat erat, seakan takut aku pergi. Sebagai balasannya aku kembali memeluknya, membelai helai rambutnya yang terasa lemnbut. Mungkin aku memang membutuhkan saat seperti ini, aku harap dia juga membutuhkan aku.
Entahlah, aku merasa kami benar-benar kesepian.

Biar aku sedikit jelaskan tentang gadis ini, namanya Indah aku rasa dia salah paham, sepertinya kami terjebak dalam Friendzone. Dan dia sebenarnya tidak menyadari bahwa aku juga berharap kami bebas dari status sebagai teman ini. Pada kenyataannya ini juga membuat aku merasakan sesak, sepertinya aku juga benar-benar berharap padanya.
Kami selalu bertukar pengalaman dan bercerita tentang segala macam hal lewat PM LINE, dia orang yang ceria aku yakin dia itu popular dan banyak didekatin cowok. Tapi pada kenyataannya dia selalu nyaman ketika bersama dengan aku. Dan kenyataan itu membuat aku merasa menjadi seorang yang spesial.

“Indah, kamu mau apa? Nonton, ma kan atau jalan-jalan?” aku bertanya untuk mendapatkan jawaban namun gadis itu hanya mengeleng kepalanya, membuat senyuman terukir di wajahku.
Dia masih memelukku. Aku merasakan tubuhnya sedikit gemetaran, seperti menahan dingin. Dia mengeratkan pelukkannya.
“Kamu kenapa sih? Kedinginan?”
Dia tidak menjawab dan hanya perlu memelukku terus.
Ya Tuhan, semoga ini bukan sekedar mimpi.

Kami terdiam dan sambil menikmati sensasi nyaman di sekitar kami ketika kami saling merasa merindukan seperti ini. Aku benar-benar merasa dekat dengan gadis ini, merasakan takut kehilangan dia itu yang aku rasakan, hingga akhirnya kueratkan pelukkanku.

“Mau pakai jaketku?”
Dia hanya mengeleng kepalanya lalu kembali menengelamkan kepalanya dalam pelukkanku. Gadis ini benar-benar manja, aku tertawa kecil dan berharap dia tidak menyadari aku sedang tertawa.

“ALI!!!”
“ASTAGA, ALI!!!”
Ada yang berteriak dari kejauhan, apa dia tidak melihat aku sedang ngapain? Benar-benar orang yang tidak tahu diri.
Indah mengerakkan badannya merasakan kurang nyaman karena mendegar ada yang memanggil namaku. Aku segera meraih kepalanya dan kembali memelukknya, biarkan kami seperti ini beberapa menit saja, aku benar-benar berharap seperti ini.

“ALI!!! BANGUN!”
Byuurr…
Badanku basah dan gadis yang tadinya aku peluk menghilang begitu saja, aku menggerakkan kepalaku mencari-cari ke mana gadis itu pergi namun aku tidak melihatnya di mana pun.

“ALI!!!!”
Byuuurrrr…
Basah lagi.
“WOYY!! MIMPI APAAN LU? LUPA APA INI DI CAMP KARANTINA?” suara seorang cewek lagi. Aku mencoba membuka mataku yang tadi tertutup karena menghindari masuknya air ke dalam mataku.
Seorang cewek berdiri di hadapanku, wajahnya dekat sekali dengan wajahku, dia sedang melotot ke arahku.
“Apaan sih? Kenapa aku basah begini? Mana Indah?”
Aku terbangun dan mendapati kenyataan bahwa aku dihukum karena terlambat mengikuti jadwal Karantina hari ke dua, dan sialnya aku benar-benar hanya bermimpi berpelukkan dengan Indah.
Benar-benar korban Friendzone.

Sebelum aku menjalani hukuman pagi ini aku mengirim pesan LINE untuk Indah.

-ALI- Ndah
-INDAH- Iya Ya
-ALI- Sehat?
-INDAH- Sehat. Gimana? Kamu?
Dia baik banget sih, menanyai banyak pertanyaan.
-ALI- Kurang
-INDAH- Sakit mulu, Al. Sakit apa sih? Semoga gak sakit** lagi

“OY! BURUAN, LU LAGI DIHUKUM KOK MALAH MAEN LINE?” cewek senior itu kembali berteriak seperti monster dan aku menjadi marah karenanya.
“Bentar napa sih?”
Aku kembali membalas pesan Indah.
-ALI- Amin makasih ndah

END

Aku benar-benar berharap hal ini terjadi ketika aku memmimpikan ali. Setidaknya meski bukan kenyataan aku benar-benar berharap dia juga memimpikan aku seperti ini.
Tidak peduli jika ini hanya tulisan saja, aku mengarang ini agar membuat perasaanku menjadi lebih baik ketika pada nyatanya kami hanya terjebak dalam friendzone dan dia kini sudah memiliki kekasih.
Kekasih real dan aku hanyalah temannya yang berharga.
Tulisan kadang lebih membuat kita bahagia ketimbang kenyataannya.

Terima kasih telah membaca.
Have a good day

PENULIS

Cerpen Karangan: Bunga Salju
Blog: bungasaljuindah.blogspot.co.id
06.25 AM BEROFE YOU WAKE UP
Kisah Pribadi aku, sekedar berbagi dalam bentuk tulisan.
Ali ini tokoh nyata, namanya hanya samaran.
semoga kalian juga tidak berada dan terjebak dalam Friendzone.
Terima kasih telah membaca.

Cerpen 06.25 AM Ali merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


PSPH (Part 4)

Oleh:
Dari kemaren, cowok ini rada-rada pedekate sama aku. Oke, sebenarnya sih si Vinsen ini lumayan keren dan kata teman-temanku, baik yang di kelas IPS maupun IPA, dia keren, ganteng,

Lima Belas Juni

Oleh:
Kasih… Atas nama cinta, aku akan menahan himpitan kemiskinan dan kepedihan derita, serta kehampaan yang terasa dalam perpisahan. Atas nama cinta, aku akan tetap berdiri kokoh laksana batu karang

Rasa Yang Tertinggal

Oleh:
Um… ha Berulang kali kuhembuskan nafas dengan keras setelah menariknya dalam-dalam. Ada sesuatu yang tertahan menciptakan rasa sesak dalam dadaku dan membuatku harus melakukan itu berulang-ulang setiap pagi ketika

November Rain

Oleh:
– Sajak rindu – Aku menatap bayangnya yang kian kabur, Bayang yang selalu kurindu kala malam menjelang, Bayang yang selalu kupeluk erat kala sepi menyentuhku.. Sosok itu begitu memukau,

4th Anniversary

Oleh:
Jihan menatap lembar terakhir kalender duduk yang ada di atas meja kerjanya dengan tatapan bimbang. Ia menghela napas dan tatapannya terpaku pada sebuah tanggal yang diberi tanda hati dengan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *