3 Hari Mengenal Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 9 June 2019

Perkenalkan namaku dila, umurku baru 17 tahun dan baru lulus SMA tahun ini, Sekarang aku masuk di universitas swasta di kotaku. Tapi kita gak bahas itu hehe langsung saja ke ceritanya yaa

Sebenarnya dia sudah lama kukenal, bahkan dia menjadi abang kelasku selama 6 tahun sejak SMP dan SMA. Memang sih kami dekat sekali dari aku kelas 1 SMA sampai sampai kami bisa chattingan sampai larut malam. Entah kenapa prasaanku berbeda sejak saat itu, aku mulai suka kepada abang kelasku yang bernama Ahmad itu. Sebagai seorang perempuan dalam masa labilnya pasti suka ngasih ngasih kode ke cowok dong ya hihi, hal itulah yang kerap kulakukan agar dia tau perasaanku, dan syukur dia peka, tapi gak tau kenapa aku lebih memilih pacaran dengan orang lain yaitu abang kelasku juga.

Saat itu ahmad mulai menjauh dan kami jarang komunikasi lagi. Dia pun pacaran dengan adik kelasku, adik pramukaku. Kebetulan aku anggota pramuka di sekolah. Sebelumnya sih walaupun aku suka sama ahmad untuk menjadikannya pacar itu kayaknya susah banget. Dan begitulah, aku pun putus dengam pacarku kelas 3 SMA, dia pun sudah lama putus dengan pacarnya sejak aku kelas 2 SMA.

Entah angin apa yang membawaku memulai percakapan dengan dia melalui BBM. Dia pun merespon sangat positif, padahal kami PDKT Hampir bisa dibilang 3 tahun. Dan dia sering menyatakan perasaannya kepadaku tapi sama sekali aku gak ada niat jadiin dia pacar.

Tiba-tiba malam itu kami chat lagi dari sekian lamanya gak chat, senyum senyum sendiri ketawa ketawa pokoknya bahagia banget deh. Dia pun menyatakan perasaannya malam itu, ya sebagai perempuan gengsi dong masa nerima cowok segitu mudahnya. Jadi malam itu kami sepakat buat jumpa keesokan harinya agar dia bisa menyatakan perasaannya langsung di depan mata saya. Deg-degan tau gak sih.

Hari yang ditunggu tunggu pun tiba, dia datang menjemputku dan kami pergi ke suatu tempat yang sangat indah, pemandangan yang indah di danau. Dia menyatakan perasaannya kepadaku, saat itu aku menolak lagi karena gak mungkin setelah lama gak komunikasi, baru semalam chat udah langsung diterima. Jadi aku minta waktu tiga hari untuk menjawabnya.

3 hari pun berlalu, hari ini aku akan menjawab pertanyaannya, yaitu apakah akau mau jadi pacarnya. Dia memang ganteng, pintar dan selalu berada di kelas unggulan, banyak juga cewek cewek yang suka padanya. Jadi gak berpikir lama aku nerima dia jadi pacarku.

Cinta memang selucu itu, disaat kita udah lama PDKT tapi gak berakhir jadian rasanya seperti udah capek capek lari tapi disuruh pulang lagi, ya rasanya aneh, 3 tahun bisa dikalahkan 3 hari. Kadang suka berpikir ngapain coba dulu lama PDKTnya toh sekarang kalau memang mau jadian ya jadian, gak usah lama lama.

Cerpen Karangan: Siti Ardila Siregar
Blog / Facebook: Siti Ardila Siregar

Cerpen 3 Hari Mengenal Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Indra Keenam

Oleh:
Pagi itu, ada seminar di tempat kuliahku dari ahli psikologi indonesia. Namun, sebelum seminar berlangsung, aku dikejutkan dengan undangan seminar itu, yang membahas tentang “Manusia juga Punya indra keenam”.

Missing Birthday

Oleh:
Kutatap foto masa kecilku sewaktu berumur 5 tahun. Masih terlihat imut-imut apalagi aku berfoto dengan sahabatku. Ya, sahabat yang aku kenal semenjak aku TK. Dan persahabatan kami berlanjut sampai

Entahlah

Oleh:
“Entahlah” hanya kata itu yang bisa ku katakan saat melihat whatsapp ku tak dibalas olehnya. Aku selalu memulai dan aku selalu mengakhiri setiap pembicaraan dengannya “mengenaskan” kata yang muncul

Es Coret

Oleh:
Hal yang paling menyenangkan untuk dilakukan di tengah hari yang terik seperti ini adalah menonton televisi dengan ditemani segelas es jeruk dan se-stoples keripik singkong. Seperti yang sekarang sedang

He Come Again

Oleh:
Menikmati indahnya pelangi setelah hujan reda memang sudah kebiasaanku. Ingin sekali aku menyentuh jembatan yang berwarna-warni itu, bermain di atasnya dan menghilangkan nelangsa yang menyelimuti hatiku. Pengkhianatan datang menghapiriku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *