Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Burung di Senja Hari

Ketika itu hari sudah mulai senja seperti biasa yang kulakukan hanyalah keluar rumah dan duduk di depan rumah karna disitu ada sebuah kursi yang sudah aggak tua dan lusuh kursi itu aggak panjang sehingga aku sesekali membaringkan...

Karenamu, Aku Mengerti

Takengon masih dengan suasana seperti hari-hari sebelumnya sejuk dan dingin bagi para pengunjung Laut Tawar ini. Tak seorangpun dari kelompok kami yang beranjak meninggalankan tenda apalagi untuk beraktifitas terasa sangat...

The Soul

Semua jiwa memiliki pendamping sejak dilahirkan. Jiwa itu bernama ruh, perbedaan ruhku dengan pria itu hanya satu, kekuatan. Ruh miliknya sangat kuat dan selalu membelanya, selalu melindungi dan menjaganya. Ia benar-benar...

Kutemukan Dirimu Dalam Hujan

Senja ini begitu dingin, aroma tanah basah masih menyeruak, tetesan airMu telah menyegarkan bumi ini. Aku mendongak menatap langitMu , sungguh membuatku nyaman sekaligus merasa kecil di semestaMu yang luas ini. Dan kupejamkan...

Dia Yang Indah

Saat itu di siang yang panasnya cetar membahana. Gue lagi enak-enaknya minum es campur yang gue pesen.. Emh tapi yang mesen sih temen gue sendiri, guenya sih diem-diem aja nungguin duduk nyantai hhaha. Tapi siang yang panasnya...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Akhir Cerita Cinta Seorang Wanita Muslimah

  1. Siti rahma 16 June, 2013 at 3:44 pm | | Reply

    Ceritanya bagus banget ku jd teringat ma kisahku yang hampir sama,,,

  2. suharto 12 July, 2014 at 2:32 pm | | Reply

    subhanallah, cerpennya bagus bnget
    top dah (y)

Leave a Reply