Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Embun di Atas Awan

Aku memaksakan senyum dan memasang wajah ceriaku. Sebenarnya jauh di dalam lubuk hatiku, aku merasa benci dengan kepura-puraan ini. Aku benci jika harus mengucapkan sayang di hadapannya. Aku benci berpura-pura memberikan...

Maaf Ukhti Dia Milikku

Hari ini adalah hari pertama Zahra dan Qonita praktek KKN di kampung Belati. Zahra sengaja memilih di kampung ini karena ia bisa leluasa bertemu dengan lelaki yang telah melamarnya minggu lalu. Meskipun tidak selalu bertemu...

Hujan Sendu

Lagi, hujan di siang hari tepat di bulan Januari. Ramalan cuaca di TV hari ini menyatakan akan ada hujan tapi tidak lebat. Hujan sendu. De javu. Teringat kembali kejadian 4 tahun lalu. Hannah, dirimu hadir bersama hujan sendu...

Ayunan Merah

Pagi ini terlihat sangat cerah. Angin bertiup dengan lembut menembus kulitku dan juga membuat rambutku menari-nari. Burung-burung berkicauan di jendela rumahku. Ku buka jendela, dan ku lihat matahari belum muncul juga. Memang,...

Andai Aku Tak Pernah Mengenalmu

Rasa rindu seringkali menyerang, mengganggu konsentrasiku. Terkadang aku ingin menghubungimu namun selalu saja kuurungkan niat itu. Semakin kusimpan rasa ini dalam dadaku, semakin sesak terasa. Entah dimana kau sekarang berada,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Akhir Cerita Cinta Seorang Wanita Muslimah

  1. Siti rahma 16 June, 2013 at 3:44 pm | | Reply

    Ceritanya bagus banget ku jd teringat ma kisahku yang hampir sama,,,

  2. suharto 12 July, 2014 at 2:32 pm | | Reply

    subhanallah, cerpennya bagus bnget
    top dah (y)

Leave a Reply