Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Demi Hari yang Menanti di Ujung Harapan

Pagi itu, ketika udara terasa basah oleh embun pagi, aku memulai rutinitas mingguanku menjelajahi kota. Dengan berbekal sepatu sport, aku pun melesat menyusuri jalan setapak sekitar rumahku. Belum 100 meter aku berlari, lagi-lagi...

Cinta Bertopeng

Suara gema panggilan adzan membuatku terjaga. Lalu ku terseok-seok berusaha menegakkan tubuh yang nyawanyapun belum terkumpul penuh. Setengah terduduk dan masih kaku. Pusing merayap dari belakang kepalaku menuju ubun2. Namun...

Di Balik Cadar Najwa

Wanita dengan sosok bercadar berlari ketakutan dalam rintikan hujan sampai ia tak sadarkan diri dan terjatuh tepat di depan gerbang pesantren. Udara sangat dingin ditambah hari yang mendung menambah kegigilan semua orang....

Aku Lebih Memilih Setia

Pikiranku kembali menerawangi langit dikala senja. Ya, karena aku adalah gadis pengagum senja. Dan senja bagiku adalah teman sejatiku disaat aku kehilangan teman nyataku. Sesekali aku melihat deburan ombak yang menyentuh...

Bunda, Aku Tidak Bohong!

Matahari bersinar terik menampakkan wajahnya pada dunia. Angin berhembus menggoyangkan dedaunan, menyejukkan cuaca siang ini. Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun berjalan sendirian dengan seragam sekolah yang sedikit...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Akhir Cerita Cinta Seorang Wanita Muslimah

  1. Siti rahma 16 June, 2013 at 3:44 pm | | Reply

    Ceritanya bagus banget ku jd teringat ma kisahku yang hampir sama,,,

  2. suharto 12 July, 2014 at 2:32 pm | | Reply

    subhanallah, cerpennya bagus bnget
    top dah (y)

Leave a Reply