Aku Hanya Ingin Setia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 27 December 2015

Keesokan harinya Anto menghampiriku lagi ya niatnya masih sama dia meminta nomorku lagi, “Cepet dong er! Biar Aku dapet tlaktiran” Anto memaksa.
“Tlaktiran? Kamu disuruh siapa sih”
“Tuh si Zayn, dia suka kamu er”

Ternyata Zayn, aku tetap menolak permintaan Anto itu, masa sih Zayn suka aku apa yang istimewa dariku yah? pertanyaan itu menggangguku. Lala, Laura, dan Sivia juga mengatakan hal yang sama seperti Anto, entahlah aku masih tidak percaya dan aku tidak peduli dengan itu. Waktu telah berlalu, akhirnya aku naik ke kelas VIII di kelas ini aku mulai dekat dengan Zayn kita dekat karena sering chatting Facebooklah tempat kita mengobrol.

Zayn mulai menunjukkan rasa sukanya padaku, bahkan dia sudah menyatakan perasaannya itu. Tapi aku menolaknya karena hatiku telah menemukan tempatnya, tempat di mana aku merasa tenang bersamanya. Setya ya Setyalah orang yang ku maksud, dia mantan pacarku kita berpisah hanya karena kesalahpahamannya padakku, tapi hati kita masih menyatu bahkan dia juga ingin kembali padaku namun aku masih ingin menikmati masa-masa SMP-ku. Setya juga satu sekolah denganku bahkan satu kelas denganku dan Zayn.

Keesokan harinya Anto menghampiriku lagi ya niatnya masih sama untuk meminta nomor teleponku lagi.
“Cepet dong er! Biar Aku dapet tlaktiran” Anto memaksa.
“Tlaktiran? Kamu disuruh siapa sih?”
“Tuh si Zayn dia suka kamu er”

Satu tahun berlalu sekarang aku duduk di jelas IX. Dengan cintaku pada Setya dan penantian Zayn. Kita satu kelas kembali, Aku sangat dekat dengan Setya yah hampir seperti orang pacaran. Kadang aku merasa tidak enak di saat aku bersama Setya dengan becanda-becanda mesra kita dilihat Zayn pasti itu menyakitinya. Aneh sekali hampir 3 tahun dia suka padaku, dia menungguku walaupun dia tahu aku menyukai Setya bukan dia. Aku sudah menyuruhnya melupakanku karena aku tidak bisa mencintainya tapi, “Nggak apa-apa kok, cinta sendiri ajah biar awet,” jawabnya.

“Aku berhasil melupakanmu!” begitu status barunya di Facebook, ya aku langsung mengirim pesan padanya.

“Alhamdulillah kalau gitu Zayn, semangat ya!”
“Biasa ajah jangan semangat-semangat banget, kayaknya Eriza seneng banget”
“Entahlah, apa Zayn menderita? Menderitaan mana sama menunggu tanpa balasan, ya kan!”
“Tuh pinter,” jawaban Zayn sangat berbeda dia cuek sekali tidak seperti biasanya, mungkin dia benar-benar melupakanku yah baguslah dia tidak tersakiti lagi.

Beberapa hari kemudian, aku mendengar kalau Zayn punya cinta baru. Entah kenapa aku merasa kehilangan, mungkin karena tidak ada perhatian-perhatian kecil lagi darinya. Hanya satu kalimat yang bisa ku ucap sekarang, “Semoga bahagia selalu Zayn.”

Cerpen Karangan: Erli Juliani
Facebook: Oi-Erly Taryani Juliani

Cerpen Aku Hanya Ingin Setia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Buku Yang Tertinggal

Oleh:
Sendok di tanganku belum sempat aku dorong mengantarkan sesuap nasi menuju ke mulutku, ketika tiba-tiba pintu ruang tamu tempat aku tinggal diketok dari luar. Bergegas aku menuju pintu, kulihat

Ukiran Mimpi Dalam Takdirku

Oleh:
Malam semakin larut suara jangkrik di halaman terdengar begitu mengalun-alun seolah mereka sedang menyanyikan sebuah tembang yang mampu menyihir orang-orang yang mendengarnya sehingga mereka tertidur dengan pulasnya dan hidup

Aneh, Aku Suka Dia

Oleh:
Hujan masih turun begitu deras. Berkali-kali kutengok ke luar. Aku masih cemas, apa dia benar-benar datang? Hujan tak terlihat reda malah jadi kian deras. Ah, dia menyuruhku untuk datang

Malaikat hatiku Ulam jantungku (Azhariku)

Oleh:
Kita bahagia sekali ketika berpisah. Tapi selalu merasa ingin bersama. Terus saja kau lukai aku dengan memenangkan dirimu, kau kira dengan merendahkan dirimu serendah rendahnya di mataku membuat perasaanku

Semua Karena Cinta

Oleh:
Bagiku cinta hanyalah sebuah skenario yang diatur. Sebentar pacaran, dan tak lama kemudian putus. Itulah mengapa aku sampai sekarang masih jomblo. Lebih baik aku menulis sebuah buku. Itu lebih

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *