Alpha Centaury B

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 11 April 2013

“Namanya Sirius, dialah yang selalu menemaniku di saat tahun baru dengan sinarnya yang paling terang,”

“Kau tahu, letak bintang itu di sebelah mana?”

“Kau mengujiku? Sirius ada di rasi bintang Canis Mayoris, di sebelah selatan rasi Orion,”

“Ah!” pemuda itu berhenti saat jari telunjuk si gadis mencoba menyentuh secara mengambang pada bintang yang seolah dekat dengannya. Ia menelengkan kepalanya. Merasa miris dengan wajah ayu yang tak pernah ia lihat lagi senyumnya.

“Jika kau jadi bintang, kau mau jadi apa?” Tatapan keduanya bertemu. Kyuhyun mengangkat kaki kanannya membentuk sudut lalu merentangkan kedua tangannya secara bebas. Tangan kiri Rail meraih jemari Kyuhyun, meremasnya dan pandangannya beralih lagi ke langit.

Beginilah posisi mereka berdua, tidur telentang di lapangan tennis dengan kepala bertemu kepala. Mereka menatap takjub ke langit, penuh perasaan melankolis.

“Alpha Centaury A…”

“Kenapa Alpha Centaury A? Bahkan cahayanya kalah dengan Canopus,” Rail sedikit memprotes jawaban prianya. Ia menyukai Sirius, sebuah nama bintang yang paling terang berwarna kebiruan dengan panas kurang lebih 25.200 K.

Kyuhyun menepis jemari kekasihnya pelan-pelan, ia duduk dengan menekuk lutut dan melingkarkan tangannya di lutut. Pandangannya menerawang.

“Alpha Centaury A mencerminkan keadaanku yang sebenarnya, ia selalu bersama dengan Alpha Centaury B dan Beta Centaury. Ia memiliki kesamaan dengan Alpha Centaury B, tapi ia menampilkan hal terbaiknya bersama Beta Centaury pada akhir April atau awal Mei,”

Mendengar penuturan Kyuhyun yang lirih itu, Rail duduk dari tidur telentangnya. Ia menggeser posisinya dan merebahkan kepalanya di pundak Kyuhyun. Cukup hanya seperti ini sudah membuatnya bahagia; menikmati saat berdua dengan orang yang ia cintai.

Telepon genggam Kyuhyun berdering, suara seorang perempuan terdengar, menandakan kebersamaan mereka harus berakhir. Sejenak hatinya yang hangat kembali dingin. Ia menatap Rail yang mencoba menarik bibir dengan janggal.

“Pergilah,”

“Rail…”

“Tak apa, pergilah. Istrimu lebih membutuhkan dirimu, Kyu…”

Kyuhyun memejamkan matanya, menahan selaksa nyeri yang menghujam hatinya, sebuah nyeri yang abstrak, rasa nyeri yang lahir dari ketakberdayaannya. Lebih baik tubuhnya di kuliti atau batok kepalanya dihancurkan ketimbang ia menyakiti lagi hati orang yang sangat ia cintai. Seorang gadis yang mencintainya sepenuh hati. Oh, Tuhan… beginikah cinta yang tak saling memiliki?

Tanpa berucap sepatah pun, Kyuhyun bangkit dan berjalan makin jauh. Rail menunduk, setitik airmata yang sedari tadi ia tahan akhirnya jatuh. Sesak di dadanya berimbas juga pada matanya, Kristal bening itu mengalir menuruni leher dan meresap ke pakaian yang ia kenakan.

“Kyuhyun-ah, Mungkinkah aku semalang Alpha Centaury B yang hanya bisa bersamamu tanpa bisa memilikimu seutuhnya?”

END

Cerpen Karangan: Rail Rahardian
Facebook: Susan Arisanti
Susan Arisanti, memiliki nama pena Rail Rahardian. Lahir di Blitar pada 2 Januari 1990. Gadis yang tinggal di salah satu kabupaten di Lampung; Way Kanan ini memiliki akun twitter @sa02011, akun fb Susan Arisanti, dan email ariantisusan@gmailcom. Mulai menulis dalam masa yang tak terlalu lama, sekitar tahun 2012. Inspirasi untuknya adalah saat bersama dengan orang-orang tercinta guna menikmati kehidupan. Baginya, hidup adalah pilihan dan begitulah ia memilih untuk totalitas dalam menulis dan mengabdikan diri di dunia pendidikan.

Cerpen Alpha Centaury B merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Jupiter

Oleh:
Di sini, sekali lagi aku duduk dengan piano di hadapanku. Di hadapan ratusan pasang mata yang telah menanti. Di sini, aku mulai memainkannya. Jariku seakan hidup. Hening, hanya suara

Antara Dia dan Sahabatku

Oleh:
– Karena aku yakin apa yang aku perhatikan adalah cinta yang masih membekas di hati lelaki yang menjadi sahabatku lebih dari 5 tahun lalu – “Eh Len, kamu tau

Maafkan Aku, Ayah

Oleh:
Dunia ini begitu keras bagi perempuan lemah sepertiku. Kerasnya dunia sudah aku cicipi, seperti halnya “PACARAN.” Ya, aku mengenal pacaran tepat pada usia 15 tahun mungkin orang bilang itu

Kebahagiaan Yang Tertunda

Oleh:
Gak ada namanya perpisahan terindah kecuali jika orang itu tak tulus mencintai dan menghargai adanya kebersamaan. Dan hal itu pula yang mungkin dia rasakan saat ini. Jodi, mantan pacarku

Muara Laut Jingga

Oleh:
Aku tak perlu menajamkan langkahku di pasir ini. Sangat tidak terasa dingin. Pantulan sinar jingga di sana membuat langkahku terasa lebih hangat. Jalanku sungguh melantur. Entah ke mana arah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Alpha Centaury B”

  1. sahira fara nabila says:

    Suka Astronomi ya? Kalau ya sama dong….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *