Always Love You

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Penantian
Lolos moderasi pada: 24 August 2016

Seorang wanita sedang terduduk di pasir putih pantai losari. Dari postur badannya bisa dibilang wanita itu cukup ideal dengan kulit putih mengkilat karena tersapu matahari, dan rambut hitam panjangnya. Jika dilihat dari segi penampilan bisa dibilang ia sangat fashionable. Namanya keisha wanita berlesung pipi ini sedang memikirkan seseorang. Seseorang yang entah dimana keberadaannya.

Setahun lalu…
“Happy anniversary 1 tahun sayang” kata lelaki yang membawa bucket bunga dan cupcake memberikan kejutan kepada seorang wanita. Bisa dibilang sang wanita adalah kekasihnya. Sang wanita terlihat begitu bahagia. Ya benar! Siapa yang tak bahagia mendapat kejutan serupa.
“aku kira kamu lupa” kata wanita itu dengan wajah yang dibuat cemberut.

Terngiang-ngiang suara lelaki itu membuat kerinduannya membuncah. Teringat akan Senyumnya, tawanya semakin membuat keisha semakin merindukannya.
“Kemana kamu? dimana lelaki yang sayang sama aku? Dimana kamu vino?!” Tangis keisha semakin deras. Vino adalah nama lelaki itu, lelaki yang sangat keisha rindukan.

“Apakah kamu akan selalu bersamaku, vino?” Tanya seorang wanita kepada lelaki di hadapannya.
“Tentu keisha, karena aku sangat menyayangimu!” Jawab lelaki itu mantap.
“Kamu janji?”
“Ya, aku janji” kata vino yang dibarengi dengan menggenggam tangan sang kekasih. Keisha pun tersenyum penuh arti. Mereka berdua menghabiskan waktu bersama di pantai itu. Pantai Losari.

Keisha meninggalkan pantai itu dengan perasaan yang berkecambuh, mata yang sembab, dan penampilan yang sudah berantakan. Ia terus memikirkan vino. Di pantai ini setahun lalu vino pernah berjanji tidak akan meninggalkan keisha tapi nyatanya… Sekarang vino pergi tanpa alasan. Miris bukan.

“Dari pantai losari lagi? Gak bosen tah sha? Kalo emang vino sayang sama lu dia enggak akan giniin lu, keisha!” Kata Sisil saat keisha sampai di apartemen tempat mereka berdua tinggal. Sisil adalah sahabat keisha semenjak ia kuliah dan memutuskan pindah ke apartemen ini.
Keisha tak menghiraukan kata-kata sisil dan membuat sisil kesal dengan tingkah keisha yang berbeda dengan setahun lalu saat mereka baru bertemu.

Seorang lelaki sedang menjalankan kemotrapi di sebuah rumah sakit ternama di singapura. Lelaki berkepala plontos ini bernama Vino. Ya! Dia adalah kekasih keisha yang pergi meninggalkannya tanpa alasan yang pasti. “Aku merindukanmu keisha. Semua perawatan ini menyiksaku. Tapi aku enggak mau kamu tau tentang penyakitku. Aku enggak mau kamu sedih keisha!” Lelaki itu meneteskan air matanya.

“Sha, bangun sha! Gua pengen ngomong sesuatu penting banget, sha! Kalo lu enggak bangun gua siram nih!” Sisil mencoba membangunkan keisha. “Apaan sih sil? Pagi-pagi udah ribut aja” kata keisha setengah tertidur.
“Eh, kalo lu enggak bangun lu bakalan nyesel! Cepet bangun sha!” Sisil mengguncang-guncangkan tubuh keisha.
“Iya, ini gua udah bangun. Kenapa?”
Sisil pun mulai memberitahu apa yang terjadi.

“Sampe kapan lu mau gini terus vin? Kasian keisha. Gua enggak bisa jaga rahasia ini lagi. Tolonglah vin! Keisha sayang sama lu!” Kata seorang wanita yang sedang berbincang dengan vino di kamar rumah sakit. Ya! Itu sisil. Dia mengetahui semua yang terjadi dengan vino. Selama ini sisil yang selalu memberitahu tentang keadaan keisha.
“Oke, kasih tau keisha! Kasih tau aja! Gua tau dia sayang gua. Gua cuma enggak mau dia ngabisin waktunya untuk ngurusin cowok penyakitan kayak gua!” Kata vino dengan nada sedikit meninggi.
“Maaf vin tapi gua udah enggak bisa jaga rahasia ini, besok gua bakal ngasih tau keisha” sisil meninggalkan kamar itu.
Vino hanya diam.

“Jadi vino kena kanker? Kenapa lu enggak bilang sil!” Kata keisha sambil menangis.
“Maaf sha, vino enggak ngebolehin gua ngaih tau lu.”
“Sekarang vino dimana? Anterin gua. Tolong sil, gua mau ketemu dia!”

Pintu terbuka…
Hening…
Hanya ada suara langkah kaki…
Tiba-tiba suara isak tangis wanita terdengar di kamar itu.
“Kamu jahat vin! Kamu jahat!” Tangis wanita itu semakin membuncah setelah melihat lelaki yang ia rindukan ada di hadapannya.
“Maaf” hanya itu yang bisa sang pria ucapkan.
“Untuk apa kamu sembunyiin ini, vin? Untuk apa?!” Kata keisha terisak.
“Aku sayang kamu! Masih selalu sayang kamu! Aku enggak nyesel sayang sama kamu, vin!” Lanjutnya
“Aku tau, sha. Aku cuma enggak mau kamu sibuk ngurusin cowok penyakitan kayak aku” jawab vino sedih.
“Karena aku sayang kamu. aku bakal ngelakuin apa aja, vin! Aku enggak bakal ngerasa disibukin atau bahkan ngasihanin kamu. Aku cinta sama kamu!”
“Makasih, sha. Kamu udah tulus sama aku. Aku juga sayang dan cinta sama kamu. Aku bakal lawan penyakit ini demi kamu dan demi kita. Love you. Love you. Always love you, sha.” Kata vino sambil menghapus air mata keisha.
“Always love you too, vin”

Cerpen Karangan: Regita Cahyani
Facebook: Regita Cahyani

Cerpen Always Love You merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dia Mencintainya

Oleh:
Davis mencintainya… Dia sangat yakin dengan hal itu. Pemuda ini bahkan sudah melakukan banyak percobaan konyol hanya untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu benar-benar cinta yang ia rasakan saat

Cinta Dunia Maya

Oleh:
Berawal dari facebook, saat malam mulai larut dalam keheningan, mata pun enggan terpejam. Untuk menghilangkan rasa jenuh, aku membuka facebook ku “Lie-Ly Sweet” nama facebook ku. Malam semakin dingin,

Waktu

Oleh:
Mungkin aku seorang cowok yang egois. mungkin keegoisanku di nomer satukan saat aku berusaha ingin mendapatkan sesuatu yang aku impikan, tapi ‘waktu’ yang terkadang menghancurkan usahaku. dan terkadang membuatku

Menanti Senja

Oleh:
Terlihat seorang pria bertubuh tinggi dan tampan ditambah kacamata yang dikenakannya membuat dia terlihat sempurna. Pria itu sedang duduk di pinggir pantai sambil menatap pada senja yang mulai tenggelam,

I’m Pecundang Hero (Part 2)

Oleh:
Sepanjang perjalanan aku tidak berkata sepatah kata pun, namun dia banyak sekali bercerita tantang kehidupannya yang baru pertama kali ini naik motor, terus pulang selarut ini dan diantar oleh

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *