Andai Kau Tahu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 18 September 2016

“Alisti dan Muaz, kalian sekelompok.” Kata pak Satya sebelum mengakhiri kelasnya hari ini. Aku dan Muaz bertatap sebentar, sampai akhirnya mengulum senyum. Sepertinya kami sama sama senang bisa setim.

Setelah melakukan kesepakatan, rumahkulah yang menjadi tempat pilihan kami. Sore harinya, Muaz datang dengan membawa perlengkapan yang diperlukan. Kami bekerja dengan sangat teliti untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Selepas Isya, pekerjaan selesai tanpa ada cela. Amira, kakakku, membawakan cemilan dan mempersilahkan Muaz menyantapnya. Mata Muaz tak ada hentinya memandang wajah kak Amira. Memang, dibandingkan aku, kakakku jauh lebih cantik. Dan itu sudah ketetapan. Meski demikian, aku tetap bersyukur dengan wajah apa adanya ini.
Tepat pukul sembilan, Muaz mohon diri. Aku pun mengantarnya hingga gerbang. Hal yang sudah kuperkirakan sebelumnya pun terjadi.
“perempuan tadi, kakak kamu ya Al?” Tanya Muaz agak canggung.
“Iya. Kenapa? Naksir yaa?” Ledekku.
“Dia cantik, gak kayak kamu.” Sambil tertawa.
“Biarin. Nanti aku bantuin deh pdktnya”. Tawarku.
“Beneran Al? Thank you so much, love you.” Candanya.
“Giliran ada maunya baru bilang love you”

Sejak hari itu, aku mulai mengatur misi untuk mendekatkan mereka berdua. Sampai akhirnya, mereka resmi jadi sepasang kekasih. Aku yakin, Muaz pasti senang.
“Makasih ya Al, ini semua berkat kamu.”
“Biasa aja kali Az.”

Waktu begitu cepat berlalu, tak terasa sebulan sudah hubungan Muaz dan kak Amira. Sampai satu kebenaran tiba ke permukaan.
“Kakak apaan sih? Kenapa gak bilang dari awal kalau udah punya pacar? Kakak tau kan, Muaz sayang sama kakak.”
“Salahnya dia sayang sama kakak.”
“Kakak kelewatan. Aku benci kakak.”
Aku meninggalkannya begitu saja dan pergi menemui Muaz. Sepertinya, dia sudah tahu segalanya. Dia pasti terpukul. Dan aku tak bisa membayangkan apakah aku bisa melihatnya bersedih.

“Ada apa? Pergi sana. Jangan ganggu aku.”
“Az, aku bisa jelasin semuanya.”
“Apa lagi hah? Mau jelasin betapa bahagianya kamu dan Amira sudah buat aku kayak orang bodoh. Tinggalin aku sendiri Al.”
“Aku rela lakuin apapun demi kamu, meski aku harus berkorban perasaan untuk itu. Aku cuma ingin lihat kamu bahagia, itu aja. Aku gak pernah sanggup liat kamu sedih apalagi kecewa Az. itu karena aku sayang sama kamu.”
“Iya, aku tahu Al. Udah, cukup ya.”
“Kamu tahu apa? Kamu bahkan gak pernah tau kalau aku udah sayang sama kamu sejak SMA.”
“Kamu ngomong apa sih Al?”
“Aku sayang kamu Az. Andai kamu tau itu. Gak ada waktu sedetik aja buat gak mikirin kamu. Kamu tau gimana rasanya mendam ini sendiri? Nyesek Az.”
“Kamu jangan ngaco lah Al.”
“Aku serius. Aku sayang kamu. Terserah kamu mau nganggap ini serius apa bercanda.”
“Aku juga sayang kamu Al, sayang bangat. Maaf, aku gak pernah punya keberanian buat jujur. Aku emang pengecut Al.”

Senja mulai tampak. Langit jingga kemerahan mulai menghiasi langit barat. Pertanda pekat malam kan berkuasa, mengabadikan cerita dua insan yang tengah mencinta.

Cerpen Karangan: Dian Antuala
Facebook: Dian Diana Antuala

Cerpen Andai Kau Tahu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Menunggu Cinta Sampai Di Batas Waktu

Oleh:
Adelia Hinata itu Namaku, Aku terkenal sebagai Primadona di sekolahku. Namun aku tak bangga dengan kepopuleranku yang membuat aku dikejar-kejar cowok satu sekolah dan termasuk cowok Idola di sekolah.

Cecilia Drawing

Oleh:
Sepertinya aku harus berimajinasi! Setidaknya untuk memberikan sedikit pencerahan pada saraf otakku yang sama sekali tidak berfungsi untuk menemukan ide baru dalam mengatasi masalahku. “Huuhh…,” aku menghela napas panjang,

Ketika Sang Pangeran Jatuh Cinta

Oleh:
Pada suatu hari hiduplah seorang kesatria gagah berani. Selain seorang kesatria, ia juga adalah pangeran dari kerajaan Selaparang di pulau Lombok. Sang kesatria ini bernama Pangeran Sejati. Sejak kecil

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *