Android

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 11 December 2015

Ini pertama kalinya aku jauh dari rumah utuk menempati kost baruku, ya.. karena aku mendapat tempat magang yang sangat jauh dari rumah yaitu lamongan. Aku tidak sendirian di kost aku dengan Fatma teman seperjuanganku. Di sekolah kita selalu bersama.
“Fat, sepertinya kita harus ekstra sabar di kamar kost ini.” ujarku.
“iya Mel, ruangan sempit dan panas. Hem.. ini perlu sedikit renovasi ruangan.”
“betul Fat.”

Aku dan Fatma membersihkan dan menata kamar bagaimana pun kamar ini harus rapi, bersih, dan terlihat luas meskipun sempit. Setelah lelah aku dan Fatma lelah menata kamar kita berdua berbaring di atas lantai sambil menatap langit-langit kamar.
“Fat, bisa tidak ya kita mencapai keinginan itu?” tanyaku.
“bisa Mel, asal kita terus berusaha.”
“tapi Fat, tabungan kita setiap harinya hanya bertambah sedikit.” keluhku.
“Mel, kamu ingat kan ada peribahasa yang mengatakan. Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit..”

“iya Fat aku ingat. Kamu juga tetap pada pendirian kan?”
“tentu Mel. Tapi sebenarnya aku tidak terlalu berminat.”
“aku sangat ingin Fat, aku ingin seperti teman-teman yang lain. Mereka mempunyai android bisa BBMan sama Alif yang di Malaysia setiap harinya..”
“nah kamu kan sudah facebook-an sama Alif Mel.”
“iya itu bisa facebookan sama Alif kalau dia on, kalau tidak aku kesepian.”
“ya.. yang sabar saja dulu nunggu tabungan kamu cukup, aku akan selalu dukung kamu Mel.”
“serius Fat? Makasih ya Fat.”

Fatma memang sahabat terbaikku. Malam sebelum aku tidur, tiba-tiba saja handphone-ku berbunyi ternyata yang menelepon Alif.
“iya ada apa Lif?” tanyaku dengan nada mengantuk.
“kamu sudah di kost ya?”
“iya,”
“ya sudah kamu tidur saja ya. Selemat malam..”
“malam..” Hanya itu yang diucapkan, untuk apa ditelepon.

Keesokan harinya saat aku bangun aku melihat ada kotak di atas meja. Sepertinya Fatma tahu karena dia yang bangun lebih awal dariku.
“Fat, ini kotak apa?” tanyaku heran.
“ini kotak untuk kamu Mel.”
“untuk aku? Apa ini di dalamnya?”
“entahlah.” jawab Fatma dengan senyum-senyum tiada henti.
Aku membuka bungkus kotak itu dengan perlahan, kemudian terlihat dari kotak itu ada gambar handphone android. Dengan sangat penasaran aku membuka kotak itu dan ternyata itu benar-benar handphone android.

“Astaga!” aku terkejut, “android?!” kejutku.
“iya Mela itu android..”
“dari siapa Fat?”
“Dari Alif, kata dia itu hadiah ulang tahun kamu. Sekarang 9 januari kan?”
“oh iya aku lupa Fat, tapi bagaimana Alif bisa antar android ini?”
“tadi pagi dia datang ke kost kita, hanya untuk mengantar android untuk kamu.”

“bagaimana dia tahu kalau aku ingin sekali punya android?”
“aku yang cerita semuanya pada Alif.”
“astagaa… Lif..”
“sekarang Alif sudah kembali pulang..”
“padahal aku ingin menucap terima kasih..”
“ya… di BBM lahh.. Mel.” sindir Fatma.

Aku tak meyangka Alif seperti ini, padahal rumahnya dekat rumahku yaitu bojonegoro tetapa dia malah menyusulku ke lamongan hanya untuk memberikan android ini meski tanpa aku meminta, dengan keadaan hujan pagi pula. Tanpa pikir panjang lagi aku menelepon Alif.
“Lif, makasih untuk, android yang kamu beri..”
“iya sama-sama Mel, kamu suka?”
“iya aku suka, kenapa kamu beri ini?”
“karena… ya… karena..”
“karena apa Lif?”
“karena aku sayang sama kamu Mel. Aku akan lakukan apa saja untuk kamu..”

“jadi android ini sebagai sogokan?”
“tidak Mel, android itu untuk hadiah ulang tahun kamu. Selamat ulang tahun ya…”
“iya Lif terima kasih. Maaf kalau tadi aku berburuk sangka..”
“tidak apa-apa Mel.”
Setelah bertelepon dengan Alif panjang lebar aku senyum-senyum sendiri seolah sudah mendapat asupan gizi di pagi hari. Fatma melihatku heran.

“kenapa kamu Mel?”
“aku…”
“aku apa?”
“aku punya kekasih!”
“apa? Serius kamu?”
“iya, ”
“siapa?”

“Alif!”
“wah.. selamat ya Mela, bersahabat selama bertahun-tahun mulai dari masa mengompol sampai masa sekarang akhirnya jadian juga..”
“apaan kamu ini, malu aku.”
Senang sekali hidupku, semua berubah semenjak aku berpacaran dengan Alif. Meski kita jarak jauh, aku di lamongan Alif di Malaysia tetapi kita masih dapat berhubungan melalui BBM, dengan android yang Alif beri.

Cerpen Karangan: Amylinda Yanaarti
Facebook: Amylinda Oi Suara Hati

Cerpen Android merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta-Cintaan

Oleh:
Namaku Sinta. Cewek desa yang baru saja lulus SMP, di SMP desa pula. Orang-orang menyebutnya SMP Mewah. Sebenarnya namanya bukan SMP Mewah, bangunannya juga gak mewah-mewah amat, buat aku

City Yang Menyelamatkanku

Oleh:
Nama gua Edo, gua mau cerita tentang kisah cinta temen gua yang menurut gua aneh membingungkan dan entah apa yang dia rasain saat ini. Apakah itu jatuh cinta? Ataukah

Cinta Karena Taruhan

Oleh:
Seluruh siswa berhamburan keluar dari kelas setelah bel istirahat berbunyi. Seorang gadis yang memakai jaket bewarna kuning melangkahkan kakinya keluar, menyusuri barisan kelas untuk sampai di kantin. Gadis itu

Cinta Yang Salah

Oleh:
Namaku Indah, usiaku 17 tahun.. umur yang kata orang dimana seorang remaja mengenal cinta. AKu duduk di bangku SMA tepatnya lagi kelas dua, tapi anehnya aku mencintai cowok yang

The Word Destiny (Part 2)

Oleh:
Cuaca sangat cerah hari ini dan juga hatiku terasa nyaman. Angin semilir menemaniku dan juga seseorang laki-laki yang sudah bersamaku selama dua tahun ini. Tak terasa, sahabatku itu tak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Android”

  1. Thia Ribya says:

    Sebenernya alif nya itu di malaysia apa di bojonegoro ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *