Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Selamanya Kita Kan Selalu Dekat

Mei, 2012 “aku mencintaimu, Va!” aku merasa ingin tertawa. “ha. ha.. ha, udah lah al! Jangan gitu” meski aku tertawa aku mengatur volume suaraku agar tak terdengar oleh dalam rumah. “aku serius, Va! Hmm.. gimana?”...

Oh Ternyata

Aku bersahabat dengan Dinar semenjak kami duduk di bangku SMP. Aku sudah sangat mengenalnya, hapal dengan tingkah lakunya yang kadang-kadang sedikit berlebihan dan kurang peka terhadap perasaan orang lain. Meskipun terkadang...

Bom Waktu

Sepasang kekasih itu hanya terdiam dalam sebuah sedan mewah yang terparkir di depan pelataran gedung pencakar langit di jantung kota Jakarta. Ta ada sepatah katapun yang keluar dari bibir mereka, hanya diam membisu dan yang...

First Love

Awalnya, Kukira aku tidak akan pernah kehilangan dirimu… Kau cinta pertamaku.. Tapi kini telah pergi… Menghilang bersama angin bulan Desember… Aku menatap butir-butir air yang jatuh dari langit. Setiap tetesnya...

Gemericik

Hujan masih lebat mengguyur kota ini. Angin pun sigap memasuki pori pori siapa saja yang menghadapnya. Langit terlihat gelap di ufuk ujung sana. Suasana yang telah berputar dari belahan bumi, malam ke pagi. Cuaca sangat tak...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply