Antara Cinta dan Persahabatan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 3 July 2013

Cinta adalah hal yang lumrah di kalangan manusia, bahkan karena cintalah kita berada di dunia. cinta itu adalah lima huruf yang bergandeng indah, tetapi ia tak selalu indah. banyak kisah cinta berparas manis dan pahit yang tertuang di muka bumi ini, tetapi ada kisah cinta yang berbeda, kisah dimana seseorang remaja yang baru merasakan apa itu sebuah cinta yang akan tetapi ia salah pengertian karena cintanya itu berada dibalik sebuah persahabatan.

Tepat pukul 05.00 pagi “ting.. tong” alarm berbunyi.. riri yang terkulai lemas akhirnya bangun juga, ia segera menuju ke kamar mandi membersihkan diri dan berwudhu untuk menunaikan shalat shubuh. setelah ia selesai menunaikan shalat shubuh ia segera mempersiapkan diri untuk bersiap-siap ke sekolah. tepat pukul 06.30 ia langsung berpamitan kepada kedua orang tuanya “ma.. pa aku pergi dulu ya” ucap riri dengan santunnya. sesampai di simpang jalan ia melihat sahabat karibnya “robi dan tina” yang telah menunggu nya untuk pergi ke sekolah bersama sama. ya memang robi dan tina sudah menjadi sobat akrab sejak mereka duduk di bangku SMP bahkan sampai saat ini dan riri adalah orang yang mereka kenal baik disaat ia menjadi salah satu murid pindahan 2 minggu lalu di sekolah mereka.

Tiba tiba robi memanggil riri dengan suara kecil yang terdengar lesu, lalu riri bertanya “ada apa rob dengan kamu, apakah kamu baik baik saja, wajahmu terlihat pucat”, tanya riri “hmm, aku tidak apa apa kok ri, hanya gak enak badan aja, paling ntar lagi sembuh kok”, jawab Robi. “kamu yakin rob bisa ke sekolah” sahut riri, “aku yakin, hmm ayo lah kita berangkat sekarang ini kan hari pertama kita sekolah, jangan sampai terlambat lho” sahut robi dengan suara yang agak menggigil.

Setiba di sekolah “kring.. kring” bel pun berbunyi pertanda pelajaran akan di mulai, waktu pun terus berjalan dengan cepatnya, tiba tiba bel istirahat pun berbunyi robi mengajak kedua teman baiknya itu untuk membahas pelajaran yang disampaikan bu lia tadi, di saat sedang membahas pelajaran tiba tiba robi mengajak riri bercanda agar suasana gak terlalu kaku, tetapi di balik canda tawa yang menghiraukan hati itu, riri melihat ada sosok cemburu yang menggerogoti perasaan tina, riri berfikir di balik untaian kata yang disampaikan oleh robi kepadanya, ia berfiikir bahwa ia telah merusak tali persahabatan antara robi dan tina yang telah terjalin sejak dulu, ia pun merasa semenjak kehadirannya, Robi lebih memilih melakukan aktivitas bersama nya ketimbang dengan tina dan ia pun melihat hubungan persahabatan robi dan tina kian merenggang, dan mungkin tina mempunyai perasaan lain di luar persahabatnya dengan robi, tapi disisi lain riri melihat bahwa robi sepertinya tidak menyadari bahwa ia telah melupakan sahabat lamanya itu dan tidak mengerti apa yang dirasakan oleh tina. hmm.. riri pun mencoba untuk bisa memperbaiki keadaan ini menjadi seperti semula kembali.

Di saat bel pertanda peroses pembelajaran pun selesai riri pun bergegas meninggalkan tempat duduknya untuk pulang tanpa bersama robi dan tina, ia tidak ingin merusak hubungan persahabatan antara robi dan tina dan ia pun tidak ingin membuat rina cemburu akan kedekatannya dengan robi. tetapi setiba di perjalanan riri mendengar ada yang memanggil namanya ia menolehkan wajahnya ke belakang ternyata robi dan tina yang sedang memanggilnya, ia pun berlari meninggalkan robi dan tina, lalu robi bertanya dengan sedikit agak bingung ke tina “Tin, si riri kenapa ya tin” tanya robi, “gak tau tu rob, mungkin dia ada urusan, jadi gak sempet nungguin kita tu” jawab tina. Setelah sampai di rumah tiba tiba riri mendengar ada ketukan kecil yang mengetuk pintu rumahnya dan ternyata itu robi. Robi pun bermaksud untuk mengungkapkan yang sebenarnya yang ia rasakan terhadap riri, “ada apa rob” tanya riri dengan ragu, “hmm aku pengen ungkapin sesuatu sama kamu ri” jawab robi dengan nada sedikit kaku, “ungkapin apa rob”, sahut riri “mmm.. sebenarnya aku udah lama ngerasain ini ri, tapi aku baru bisa bilang sekarang, sebenarnya aku tu suka sama kamu, kamu mau gak terima aku, tapi kamu jangan marah ya ri” kata robi, “kamu serius tu rob, bercanda kali ya” sahut riri dengan nada ragu, “nggak ri aku serius” jawab robi, tiba tiba di saat suasana yang membingungkan itu tina datang dan berkata “Robi bener kok ri, dia itu udah suka sama kamu sewaktu kamu baru masuk kemarin” sahut tina dengan wajah gembira, “nggak tin robi itu sukanya sama kamu”, jawab riri, “Apa!” sahut tina dan robi serentak, “kok kaget gitu sih” jawab riri “hmm ri… ri kamu itu salah pengertian gak mungkin lah, kita itu udah sahabatan, dan robi memang benar suka sama kamu ri” sahut tina, “akhirnya riri pun mau menerima ajakan robi. dan ternyata selama ini riri memang salah pengertian terhadap sahabat sahabatnya itu, ia pun duduk sambil tersenyum memikirkan tingkah bodohnya itu.

Cerpen Karangan: Nadya
Facebook: nadya tiara

Cerpen Antara Cinta dan Persahabatan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Renny Si Anak Indigo

Oleh:
Pagi ini aku sangat terburu-buru. Harus terus berlari cepat sebelum terlambat. Sekarang sudah pukul 08.00 pagi dan aku baru berangkat sekolah. Setiba di kelas, aku memang benar-benar sudah terlambat.

Jodoh Pasti Bertemu (Part 2)

Oleh:
“Gam kita besok jadi kan latihan?” “Yoi besok kita latihan,” Wati yang ikutan masuk ke dalam pembicaraan sedangkan gue yang duduk manis karena rasanya tegang banget kayak lagi ikutan

Menari di Langit Senja

Oleh:
Enam anak itu sudah terduduk di sebuah batu yang amat besar. Senyum cerahnya mengembang ketika melihat langit yang berwarna biru indah. Yusi, Tipa, Uti, Sipa, Inge dan Fira. Mereka

Pertemuan dan Perpisahan

Oleh:
Aku masih ingat hari itu, hari dimana aku bertemu dengannya, seorang wanita asal Medan yang kuat dan tegar, seorang chef yang handal memasak western food, dan seorang wanita sederhana

Belum waktunya

Oleh:
Assalamu’alaikum wr.wb Dias, sepertinya hubungan kita selama ini sudah terlalu jauh. Aku merasa terlalu banyak mudharat yang terjadi di antara kita. Mungkin lebih baik kita mengakhiri saja semua ini.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *