Antara diPHP Atau Tidak

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 13 February 2014

Aku senyum-senyum sendiri. aku suka sama dia sudah lama banget. saat pertama kali ketemu di lapangan sekolah, aku senang banget dia sekolah sama dengan sekolahan aku. pertamanya berawal dari ejek-mengejek, dia sih masa aku dibilangin kecil-kecil, tapi memang iya sih aku ini kecil tapi kan gak kecil banget.

6 bulan berlalu aku gak nyangka lagi dia sekelas dengan aku. ya tuhan apa ini jodoh aku! mulai deh GR aku nih! dia menyapa aku “hay” aku pun lalu menjawab sapaannya “iya, tumben kamu nyapa aku”. dia senyum lalu berkata “emang gak boleh ya aku nyapa kamu?”. aku berbicara terus sampai bel masuk untuk memulai jam belajar pertama pun tiba.

Aku lihat dia di kursi belakang dan dia lihat aku yang berada di kursi depan, dia senyum aku pun senyum. aduh ya tuhan Deg-Degan banget nih, aku yang senyum-senyum sendiri. iih aku disenggol sama teman sebangku aku “hey nadya kamu kok senyum-senyum sendiri sih?”. aku pun tersadar dari lamunan itu “hehe. eh gak ada apa-apa kok!”. “trus kamu kenapa senyum-senyum sendiri?” sambil ngeledek aku!. “tuh senyumin orang yang lagi di belakang heheheh?”.

Bel pun berbunyi untuk saatnya pulang. Hore!!, saat aku jalan dia muncul di depan aku dan tersenyum. “kok kamu senyum-senyum sendiri. kamu senyum sama siapa? aku yah?” Gr aku mulai timbul. dia mengejek aku “gak kok idih kamu gr deh nadya!”. wajah aku mulai merengut.
“arpan kok kamu gitu sih, kamu jahat banget”. arpan lalu senyum padaku lagi “nadya aku bercanda kok aku samperin kamu cuma mau minta nomor handphone kamu! boleh ga?”. aku sontak kaget “ini nomor phone aku 087713*****7 tuh no phone aku! memang untuk apaan sih fan?”. Arpan lalu berbicara “untuk iseng aja”. Aku pun berlari menuju tempat dimana aku dijemput orangtua aku “sampai jumpa arpan”

Malam hari Hp aku berdering ada pesan masuk ke Hp aku. oh teryata arpan yang kirim pesan ke aku. ku baca pesan dari arpan “hay, nadya”. aku balas donk pesan dari dia “hay juga, ada apa arpan?”. ku tunggu arpan membalas pesan ku dan akhirnya dia membalas pesan aku. “gak ada apa-apa kok nadya, aku cuman mau kirim pesan aja ke kamu!”. aku sigap membalas pesan dari arpan “arpan kamu sedang apa?”. Malam makin larut aku pun tertidur pulas sampai besok pagi. Hp aku berdering aku pun bangun dari tempat tidur ku. hmpp.. pesan dari arpan, nanti aja balas ya mau mandi dulu.

Hari ini hari jum’at aku dan teman-teman berlari menuju lapangan saat itu waktu kami buat senam. aku cemas kok arpan gak ada. aku mulai bingung. waktu senam pun di mulai aku gak sadar dia ada di depan mata aku. Selesainya waktu senam aku dan teman-teman lari masuk ke kelas. kami pun bercanda gurau. bel pun berbunyi kami belajar pengembangan diri. Saat belajar kami semua disuruh ibu ke lapangan semua untuk latihan LKBB ya seperti di dalam pramuka. aku bagian baris depan. idih si arpan malah di samping aku.

Latihan pun dimulai semua anak disiplin melaksanakan latihan LKBB ini. kami pun beristirahat sebentar dan kami pun berlari ke taman dekat laboratorium IPA. kami duduk disana. Dara temen aku yang gendut dia mengajak kami foto-foto bareng. saat foto-foto bel pergatian jam pun datang kami semua masuk ke kelas. Kami belajar Bahasa. Indonesia. kami disuruh mengambil buku ke perpustakan. buku pengetahuan populer. aku mencari buku bolak balik kesana kesini nah pas aku ke depan dekat dengan bagian Novel aku gak nyangka arpan ada di sebelah aku, terus dia lihat mata aku eh akunya malah malu-malu. sepertinya arpan mulai hehehe males deh nanti aku keGRan lagi. aku pun menanyakannya.
“hey arpan kamu kenepa liatin aku kayak gitu sih?”. Dia kaget dengan pertanyaan aku “hehe maaf ya nadya. nadya masih mau cari buku populer?”. Dia langsung megang tangan aku. oh tuhan ged-degan nih. “nadya mau cari buku populer disini aja”. tangan aku yang dipegang tadi ditaruhnya ke dadanya. Deq-Degan muncul lagi. aku langsung cengar cengir “eh arpan tangan aku ni kamu pegang”. Dia langsung turuni tangan aku ke bawah. “maaf ya nadya sekali lagi maaf”. aku lihat ke depan pintu perpustakaan si angga malah ngeledeki aku dengan arpan sambil ngomong “cie.. cie.. yang lagi PDKT”. aku senyum dan ngeledek angga “kamu cemburu ya angga” aku ketawain dia. “hahahaha Angga, Angga”.

sekarang aku senyum sendiri nih sambil jalan menuju kelas. sesampai di kelas aku ngelamunin masalah ini. arpan ini suka sama aku apa enggak sih?. apa jangan-jangan aku cuman diPHP’in aja sama arpan. sudah lah mulai sekarang aku mulai melupakan arpan. aku gak bakal ingat-ingat dia lagi sekarang aku udah capek mikirin ini semuanya. capek, capek, bosen, bosen, marah dan bad mood.

Aku harap suatu saat dia ngerti dengan persaan aku yang sebenarnya, kalau aku suka dan mulai menyayanginya. Aku bakal ngerti kamu, kalau kamu ada keluh kesah datang aja ke aku. Aku bakal nolong kamu kok.

ARPAN

Cerpen Karangan: Nadya Kartika Sari
Facebook: nadyakartika_sari[-at-]yahoo.com

Cerpen Antara diPHP Atau Tidak merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Nyopet is My Job (Part 1)

Oleh:
“Gue dapat 5 dompet hari ini,” “Wih hebat lo, gue cuma 3 dompet, isinya juga nggak seberapa,” Kata Pian. “Gue mau shopping, makan makanan enak, aaaah serasa di surga

Jodoh Yang Tak Diduga

Oleh:
Pagi itu aku Nayla dan keluargaku bersiap-siap menuju ke tempat hiburan keluarga. Kita ke sana untuk merayakan ulang tahun adik sepupuku namanya Zahra. Kita sekeluarga bersiap-siap menuju sebuah taman

Clouds

Oleh:
Hari ini terlihat hujan yang sangat deras. Jalananpun basah olehnya dan daun daun pun juga basah. Hari ini cuaca memang sangat tidak mendukung, meski begitu aku tetap berniat mengunjungi

Penantian Bersama Senja

Oleh:
Senja sore ini tampak begitu indah, ditemani nyiuran kelapa yang tengah melambai-lambai di tanah pertiwi, hembusan angin menyejukkan hati, segenap alam ini sungguh tak tertandingi. Deburan ombak itu menyerbu

Kupilih Dia

Oleh:
Aku adalah seorang siswa di Sekolah Menengah Atas. Namaku Davi. Lengkapnya Davi Adrian. Aku berasal dari keluarga yang cukup kaya. Kata teman-temanku kekayaanku bukan cukup lagi tapi lebih. Namun,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *