Apakah Arti Cinta?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 23 July 2014

Aku jujur tidak percaya yang namanya cinta, namun ketika aku melihat dia. Aku pun tahu apakah itu cinta..

Namaku Adi, aku baru masuk SMA ternama di Jakarta dan aku boleh jujur aku tak tahu apa arti cinta itu, aku ketika itu berada di kelas 10 ruang 2. Banyak cewek di kelasku yang naksir kepadaku entah karena apa, dan memang banyak yang berkata kepadaku bahwa aku tampan atau sebagainya, tapi aku tidak tahu kenapa hatiku tidak tergerak untuk memilih salah satu dari mereka.

“Kring Kring..” Bel tanda masuk sekolah berbunyi
Dan otomatis aku dan semua murid masuk kekelasku, lalu guruku masuk dengan santai dan sembarin berkata “Pagi, anak-anak”
Aku dan teman-temanku membalas “Pagi juga pak”
Lalu guruku berkata “Kita punya teman baru di kelas kita sekarang, Mohon dipersilahkan untuk masuk..”
Seorang cewek dengan memakai baju putih abu-abu lengkap dengan sepatu converse dan memakai tas ransel dan juga senyumanya yang mungkin membuat hati para cowok-cowok serentak mungkin suka kepada cewek tersebut. Aku terdiam dan hanya lanjut membaca novelku dan diam untuk fokus membaca novelku tersebut.

“Namaku Putri Nanda Himawan, senang berkenalan dengan kalian, mohon bantuannya”, Ucapnya dengan lembut lalu tersenyum

Tidak ada cowok yang tak mau duduk di sampingnya, namun dia lebih memilih duduk di bangku yang ketika itu kosong dan ketika itu bangku itu terletak di samping kirinya bangku milik ku. Aku tidak memperdulikannya karena aku tidak mempunyai rasa atau cinta kepada dia sama seperti teman-temanku.
Sebabnya aku tidak mempunyai rasa atau cinta kepada dia itu adalah Karena aku tidak percaya terhadap cinta ketika itu.

Aku sering mendengar bahwa cinta dapat membuat orang menangis, cinta dapat membuat orang sakit hati dan cinta dapat membuat orang bunuh diri, namun aku sering tahu bahwa cinta itu membuat orang menjadi lebih bahagia. Tapi aku pernah berpikir apakah kebahagiaan karena cinta itu?
Tapi karena aku tahu cinta dapat membuat orang bunuh diri, aku dan diriku tahu bahwa aku tidak percaya yang namanya cinta.

Kemudian karena aku takut dikiranya aku tidak sopan kepada teman baru tersebut, kemudian aku membuka pembicaraan ke dia karena aku duduk di dekat dia.

“Hey, namaku Adi.Boleh berkenalan gak?” Aku berkata ke dia sambil memberikan jabat tanganku kedia
Lalu dia membalas “Aku Putri, senang bertemu denganmu” Ketika aku kenal dengan dia

“Kring Kring..” Bel tanda pulang sekolah berbunyi
Seketika teman-temanku dengan cepat keluar dari ruangan kelas, dan aku dengan perlahan bangun untuk mengemasi peralatan sekolahku, lalu aku tersadar bahwa aku kehilangan pensil yang mungkin terjatuh karena aku lalai, lalu Putri memberikan pensil yang ditemukannya di dekat bangkunya sambil berkata “Ini pensil kamu kan?, tadi aku menemukannya di dekat bangku ku”
Lalu aku berkata “Terima kasih ya, untuk kamu menemukannya. Ehh kamu tinggal dimana?” sembari aku tersenyum ke dia
Dia berkata “Aku tinggal di dekat sekolah kok, jadi tinggal jalan aja, kalo kamu?”
Aku membalas “Aku sih tinggalnya komplek yang mungkin 100 m dari sekolah, by the way kamu hebat juga ya jadi idola di kelasku walau masih murid baru?” sembari aku tertawa
Dia berkata “Loh kenapa?” dia seketika bingung
Aku membalas “Soalnya kamu banyak disukain lho di kelas ini” aku tertawa kecil
Dia berkata “Ohh itu toh, biarkanlah saja mereka. Aku tidak peduli kok”
Aku membalas “Kamu tidak takut menyakiti perasaan mereka?”
Dia berkata “Ohh masalah itu mah hanya mereka kok yang tahu, aku kan cuma menanggapinnya saja”
Aku berkata “Emang kenapa kamu tidak suka atau tertarik kepada seseorang di antara mereka?”
Dia berkata “Aku itu jujur aku masih polos tentang cinta atau suka-sukaan, namun aku lebih suka persahabatan dibanding pacaran” sembarin dia tersenyum kepadaku
Aku berkata “Ohh, ya udah aku duluan ya lagi pula barangku sudah ketemu semua. Terimakasih ya karena menemukan pensilku” sembarin aku tersenyum kepadanya
Dia berkata “Iya sama-sama, kamu hati-hati ya” dia membalas senyumanku

Lalu aku dengan langkah pelan aku keluar meninggalkan dia sambil tersenyum kepada dia, ketika hari itu aku menjadi sahabat baiknya dia, dia curhat selalu pada jam istirahat maupun lewat sms. Dia sering curhat semuanya kepadaku, dia sering curhat tentang orangtuanya, hewan peliharaannya dan keluarganya, Aku pun juga begitu.

Seiring waktu berjalan aku semakin dekat dengan dia mungkin bisa dibilang aku dekat dengan dia sudah 3 bulan, walau banyak yang iri kepadaku, namun aku tidak mempunyai perasaan cinta ataupun suka terhadap dia.

Namun ketika malam itu ketika aku sudah dengan dia 4 bulan, pikiranku selalu terpenuhi oleh wajah dia dan senyuman dia dan aku pun juga sering bermimpi dengan dia seketika juga hatiku terdegup karena mengingat senyumannya, lalu sukmaku berkata “Inilah yang namanya cinta? rasanya indah sekali”

Lalu aku pun tahu bahwa aku mencintainya..

Aku sekarang sudah dekat dengan dia selama 6 bulan dan dia sering menanyakan aku lagi melakukan apa atau pun aku sudah makan apa belum. Namun tekadku sudah bulat aku ingin mengungkapkan perasaanku, ketika itu besok adalah tanggal 11-12-13 mungkin menurutku itu tanggal yang bagus untuk aku mengungkapkan perasaanku.

Besok…
“Adiiiii…!!! sudah jam 6 kamu mau terlambat sekolah!” ibundaku berkata
“Iya bun” aku dengan buru-buru memakai baju sekolahku
Lalu aku dengan cepat lari ke sekolah supaya tidak terlambat, lalu aku melihat putri tersenyum kepadaku ketika aku tiba di kelas. Aku pun membalas senyuman dia, lalu sembarin bel masuk sekolah dan guruku masuk pelajaran dimulai. Kemudian ketika bel pulang berbunyi dan semua temanku sudah keluar semua aku pun mengungkapkan perasaanku.

“Put?”, aku menghampiri mejanya yang ketika itu dia lagi merapihkan bukunya
“Iya ada apa ya?” dia berkata walau sedikit bingung
“Ada yang pengen aku katakan ke kamu” aku berkata dengan gugup
“Berkata apa ya di?” dia tersenyum
“Aku suka sama kamu dan aku pun tahu kok bahwa kamu suka sama aku, Would you be my girlfriend?” aku tersenyum hingga gugup
“Maaf aku tidak bisa” dia berkata sambil pura-pura sedih kepadaku
Lalu abis itu dia berkata lagi..
“Tidak bisa nolak kamu maksudnya sayang~ hehe” dia tertawa kepadaku
“Terima kasih ya put” aku tersenyum kepada dia
“Iya sama-sama sayang~ hehe” dia membalas senyumku

Ketika itu aku pun pacaran dengan dia sampai lulus kemudian dia dan aku kuliah di tempat yang sama, Hingga akhirnya ketika kami lulus dan kemudian ketika kami sudah berkerja aku melamar dia, lalu kami menikah hingga mempunyai anak
Dan akhirnya aku tahu apakah arti cinta itu…

Selesai

Cerpen Karangan: Salman Reza A
Blog: re7aa.blogspot.com
Saya penulis pemula, jadi maaf jika ada salah kata.

Cerpen Apakah Arti Cinta? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ada Pelangi di Air Terjun itu

Oleh:
Aku selalu menyukai hal-hal yang indah. termasuk pelangi. impianku yang tidak pernah tercapai dan mungkin tidak akan tercapai adalah ketika aku bermimpi menjadi salah satu bidadari yang melewati jalan

Berbagi Rasa (Part 2)

Oleh:
2 Tahun Kemudian. 2 tahun telah berlalu kini aku sudah menjadi seorang mahasiswi, tak ku sangka waktu begitu cepat berlalu dan tak ku duga juga akhirnya aku bertemu dengan

Langit Bumi

Oleh:
Hari ini tampak cerah. Deburan ombak yang terdengar gemuruh di tambah kicauan burung-burung yang seperti sedang bernyanyi. Suara bel sepeda pun terdengar dari luar. Riani segera membuka pintu dan

PSPH (Part 4)

Oleh:
Dari kemaren, cowok ini rada-rada pedekate sama aku. Oke, sebenarnya sih si Vinsen ini lumayan keren dan kata teman-temanku, baik yang di kelas IPS maupun IPA, dia keren, ganteng,

Peluklah

Oleh:
“Kakak, bisa bantu aku kan?” tanya Waffa kepada Ahz “Bantu apa” jawab Ahz “Bikin video pembukaan untuk acara pentas seni, Nanti kakak kasih duit dah buat upah kerja” “Upah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *