Asal Kau Bahagia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 14 February 2018

Bagaimana bisa sangat mudah bagimu. Sedang aku masih saja sama. Berdiri di tempat ini. Tempat dimana kau mengikatku dengan janji-janjimu. Namun kau berlalu tanpa menoleh. Tak juga memberiku ucapan perpisahan. Kau membiarkan semua itu menjadi harapan dalam ketidakpastian. Entah. Entah kebodohan apa yang membuatku tetap bertahan. Menanggalkan logika untuk rasa yang padahal tak lagi bertuan. Berkali-kali lari dari kenyataan tentangmu yang bahagia bersama wanita lain.

Terlanjur cinta. Mungkin. Atau ketidakrelaanku karena kau tinggalkan begitu saja. Sedang kau bahagia dengannya. Tanpa peduli pada luka yang kudera karena mencintaimu. Tak berprasaan. Sungguh. Padahal sebelumnya kau selalu mengelu-elukan perasaan itu. Yang kau bilang begitu besar padaku. Sekarang, tidakkah bersisa meski hanya untuk mengasihaniku. Yang tak bisa maju karena belenggu yang mengikat kehidupanku semenjak 2 tahun lalu. Ya. Sudah 2 tahun dan aku masih berjalan di tempat. Berusaha membuat suara-suara hentakan untuk membuatmu menoleh.

Lihatlah. Sekali saja. Sekedar untuk membebaskanku dari janji menunggumu. Agar aku bisa bernafas. Lagi. Meski dengan udara yang tak lagi sama denganmu.

“Sudahlah Adiba. Adiba kan tahu bahwa kehidupan tak akan selalu berjalan seperti apa yang Adiba inginkan.”
Ya. Benar. Aku sudah cukup membuktikan bahwa cinta yang pernah kukatakan itu benar. Ini lembaran terakhirku untuk merangkai semua hal tentangmu. Sebab aku mulai lelah berada dalam kesia-siaan menantimu.

Untukmu, yang dulu pernah memberiku mimpi dan janji-janji. Kemudian merajut asa bersama dia yang kau bilang lebih mengerti.
Untukmu, yang dulu pernah memberiku ruang di hati. Dan kemudian berlalu pergi. karena cintaku tak cukup membuatmu merasa berarti.
Dan. Untukmu, yang dulu pernah kucintai. Aku merelakanmu untuk dicintai dan saling mencintai.

Cerpen Karangan: Wirdatun Jannah
Facebook: Wirdatun Jannah

Cerpen Asal Kau Bahagia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Do You Know My Name

Oleh:
Aku Arga Liana, aku biasa dipanggil Arga, tapi sahabatku memanggilku Lana. Umurku 13 tahun, lahir di Jakarta 28 Maret. Memang terlalu muda untuk menuliskan cerita ini, tapi ya sudahlah.

Lentera Bintang (Part 1)

Oleh:
“Reeeeennndy, bangun sayang udah siang!!!” “Bentaran napa mi, masih pagi,” kata gue sambil meluk guling membelakangi mami gue. “Bangun gak sekarang, kamu jangan bikin mama kesel kenapa sih Ren?”

Akhir Cerita Sabtu Senja (Part 2)

Oleh:
Malam harinya, usai belajar Yuris memasukkan buku, tiba-tiba Yuris teringat tas kecilnya. Saat akan menanyakan pada Hermin, Yuris teringat bahwa tas kecilnya pasti tertinggal di bawah pohon dekat jembatan.

Aku Bukan Orang Lain

Oleh:
Namaku Aisyah, anak SMA yang dikenal sebagai cewek sombong. Aku menyukai kakak kelas namanya kak Andre. Dia sangat tampan dan perhatian. Aku sudah dekat dengannya selama setahun. Aku selalu

Ada Yang Hilang

Oleh:
22 November 2006 Semuanya berakhir hari ini. Penantian buta itu terhempas begitu saja sore tadi, entah keberanian darimana yang membuatku mampu mengucap selamat tinggal dan semua yang kurasakan. Padahal

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *