Awal Yang Perih

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 24 January 2014

Hai kenalin namaku Sasa, hari ini aku merasa senang karena aku pertama kali masuk sekolah, dengan ditemani kicauan burung dan pancaran sinar mentari semakin lengkap rasa senang ku untuk mengawali hari.

Sampai di sekolah baruku aku tak henti-hentinya menebar senyum meskipun bagi siswa lain itu aneh. Tapi tak berapa lama senyuman ku itu luntur saat ada seorang lelaki yang menabrakku, hingga kita menatap mata satu sama lain,
“hmm… sorry” uacapnya begitu singkat dan membantuku untuk membereskan buku ku yang tercecer
“iya kak makasih” ucap ku menatap punggung lelaki itu yang semakin jauh. Mataku tak dapat beralih saat menatapnya aku rasa ada rasa aneh hingga tak dapat ku ungkapkan.

Belum ada 1 hari aku sudah mendapat teman baru, ia bernama Angel, dan saat ini aku dan Angel berada di kantin
“hmm… Angel laki-laki itu namanya siapa yah” tanya ku menunjuk seorang lelaki yang telah menabrak ku tadi pagi “oh…itu namanya reza dia kapten basket loh”jawab Angel menggiurkan
“terus terus” ucap ku penasaran
“dia juga cowok paling ganteng di sekolah ini, maka dari itu dia juga punya banyak fans di sekolah maupun di luar sekolah” jawab Angel menjelaskan panjang lebar dan aku hanya merespon dengan anggukkan.

Saat aku dan Angel melewati koridor sekolah aku melihat mading sekolah yang di kerumuni para siswa terutama perempuan, aku semakin penasaran
“hmm… Angel kamu ke kelas duluan ya nanti aku nyusul” Ucap ku meninggalkan Angel tanpa persetujuan Angel.

Ternyata di mading sudah tertempel foto ku bersama kak Reza saat kita berdua jatuh tadi pagi. Aku merasa kaget dan langsung keluar dari kerumunan perempuan-perempuan itu yang mungkin bisa dibilang fans dari kak Reza. Aku kembali ke kelas dengan perasaan bingung. Hingga bel pulang berbunyi.

Pada saat aku menunggu TAXI di depan gerbang sekolah banyak teman bahkan kakak kelas yang membully aku karena foto yang berada di mading tadi siang. Lalu ada 3 perempuan cantik (menurutku) menghampiri ku “nama kamu Sasa ya” tanya seorang cewek yang berada di tengah
“iya kak ucap ku” menggoreskan sedikit senyuman “kenalin kita THE S*XY GIRL, kita adalah cewek yang di takuti oleh siswa siswi di sini” ucap perempuan yang berada di seblah kanan
“nama ku Tata, Resa dan Diah” ucap perempuan sebelah kiri sambil memperkenalkan nama-nama temannya “kita di sini mau ngasih tau loe kalau loe jangan pernah dekat-dekat lagi sama si Reza karena dia udah punya gue” Ucap Diah sedikit menekan dan seketika aku merasa takut pada mereka
“i… iya kak” ucap ku gugup.

Keesokan harinya di sekolah aku sedang berbicara empat mata dengan kak Reza di taman belakang sekolah “hmm… sa makasih yah” ucap kak Reza “makasih atas apa ya” tanyaku heran “karena foto kak sama kamu di mading, sekarang kakak punya fans gak ada yang fanatik soalnya banyak yang mengira kalau kakak itu udah pacaran sama kamu” jelas kak Reza panjang lebar “oh… terus sekarang kak mau ngapain” tanyaku polos “hmm… kamu mau nggak jadi pacar bohongan kakak” tawar kak Reza, dan karena memang aku merasa ada ketertarikan sama kak Reza, aku jawab dengan anggukan tawaran dari kak Reza tadi. Dan mulai hari ini menjadi pacar kak Reza meskipun hanya bohong.

Hai-hari kulewati dengan suka dan duka meskipun masih banyak dukanya, karena ternyata aku menjadi pacar kak Reza (bohoong) itu sama saja dengan aku masuk ke kandang singa, semua orang tidak suka dengan ku terutama geng THE S*XY GIRL yang sering menyakiti aku di saat aku tidak bersama kak Reza. Hingga hatiku sudah tak kuat menampung bullyan dan siksaan dari fans-fans kak Reza. Dan ku katakan sejujurya pada kak Reza
“hmm… kak aku boleh jujur nggak” ucap ku sedikit gugup untuk mengatakan yang sebenarnya
“iya boleh kok, memang mau ngomong apa” tanya kak Reza
“aku udah gak kuat kak jadi pacar palsu kak Reza, ternyata itu sangat sulit untuk di jalani, meskipun memang banyak perempuan lain yang menginkan menjadi pacar kakak tapi aku lebih memilih untuk kita hentikan saja sandiwara ini” ucap ku hingga butiran air mengalir membasahi pipiku
“sa jangan gitu dong kamu jangan menyerah dengan keadaan” ucap kak Reza memegang erat bahu ku
“tapi hati ku sudah menyerah” ucapku menatap lesu mata kak Reza dalam-dalam
“kamu telat sa, tapi benih-benih cinta telah menyebar di antara kita, hingga hati kakak juga telah tak mampu menampmng benih-benih cinta ini” ucap kak Reza menunduk lesu
“maksud kakak” tanyaku sedikit mengangkat dagu kak Reza supaya menatap mataku
“kakak sudah terlanjur sayang sama kamu sa” ucap kak Reza langsung menarik ku dalam pelukannya
“sebenarnya Sasa juga kak” ucap ku mempererat pelukan
“jadi” ucap kak Reza melepaskan pelukan
“kita jadian tanpa ada kata bohongan” ucap mengambil keputusan dan di angguki oleh kak Reza
“tapi kakak janji yah ada di sampingku selalu” ucapku menunjukkan jari kelingkingku
“janji” ucap kak Reza menautkan jarinya di jariku.

TAMAT

Cerpen Karangan: Selsabil Angelika
Facebook: Selsabil Angelika
Twitter: @angelikaeca

terimakasih telah memmbaca cerpenku

Cerpen Awal Yang Perih merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Perawat Tampan Itu

Oleh:
“Bunga di mana? Ibu sakit dan sekarang mau dirawat di rumah sakit rangkas! Cepetan ke sini” “Lagi di sekolah! Astagfirullah sakit apa? Iya iya aku ke sana!” Aku mendapat

My Life

Oleh:
Pada suatu siang yang cerah, ada seorang gadis cantik yang bernama alika pevita dia adalah, seorang pecinta komik dan novel. saat itu ia sedang berada di dalam toko buku

Move On!

Oleh:
Dira datang dengan tergesa-gesa menghampiriku yang sedang duduk sendirian di kantin, sedang menghabiskan sarapan pagiku. “Eh nyet, tumben amat lo jam segini udah ke kampus?” Ujarku begitu dia menyambangi

Flashback

Oleh:
“Entah kenapa malam ini, tiba-tiba ku teringat akan dia, dia masa laluku, dia cintaku dan dia yang membuatku merasakan rindu yang tak bisa terungkapkan. First love, iya aku tiba-tiba

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *