Babysitter And Son

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 9 September 2016

Ini adalah kisah seorang laki-laki yang yang tidak punya banyak waktu dan seorang wanita yang berprofesi sebagai babysitter, tapi kali ini dia tidak menjaga seorang bayi atau anak-anak melainkan seorang laki-laki yang mengidap penyakit. Laki-laki itu bernama gilang, sedangkan babysitter itu bernama dewi.
Hingga akhirnya mereka dipersatukan dalam pernikahan, gilang pun punya waktu yang lebih lama dari yang diperkiraakan, sehingga dia bisa menikahi babysitternya itu.

Hari itu dewi sebagai babysitter gilang, datang ke rumah gilang. dia mulai bekerja pada hari itu.
“Permisi..” ucap dewi membuka pintu. Dewi pun menghampiri gilang yang sedang duduk santai memandangi layar televisi. “Tuan gilang, perkenalkan nama saya dewi!” Ucapnya menundukan kepala. Tak lama gilang yang sedang fokus dengan televisinya itu menengok.
“Hhh, Kamu babysitter yang disuruh orangtua saya datang ya?”
“Iya tuan, saya dikirim ke sini untuk menjaga dan mengurus tuan.” Ucapnya yang lagi-lagi menundukan kepala
“Entah apa yang dipikirkan orangtua saya menyuruh babysitter datang ke sini, memangnya saya ini anak-anak apa? Sebenarnya saya tak perlu siapapun, saya akan melangsungkan pernikahan bulan depan. Saya hanya perlu bersiap untuk menikah di akhir kehidupan saya.” Ucapnya panjang lebar.
Ngomong apa sih tuan ini? Panjang amat “Berarti saya tidak dibutuhkan tuan?.”
“Sebenarnya tidak, tapi ya sudahlah kamu bisa menjaga saya agar kamu mendapatkan uang.”
“Makasih tuan, oh iya ada yang bisa saya bentu?”
“Tidak untuk saat ini.”

Satu hari kemudian
“Selamat pagi tuan gilang.” Ucap Dewi yang berdiri di samping gilang yang masih di bawah selimut.
“Pagi dewi, oh ya gak usah panggil tuan, gilang aja.” Ucapnya yang mengucek-ngucek matanya
“Ya sudah kalau begitu. Ini susunya masih hangat.” Menyodorkan segelas susu coklat pada tuannya itu
“Makasih babysitterku.” Dia mengambil susu itu, dengan tertawa
Dewi hanya tersenyum tipis.

Satu minggu berlalu.
Hubungan dewi dan gilang bukan seperti babysitter dan majikannya tapi seperti teman, bahkan lebih sahabat mungkin, tapi nyatanya lebih dari itu. Gilang sedang duduk di tepi kolam renang, sedangkan dewi berdiri di belakang Gilang.
“My babysitter duduk sini.” Gilang menengok ke arah dewi dan menepuk tembok di sebelah kirinya agar dewi duduk di sana.
“Oke my son.” Balasnya yang duduk di sebelah gilang.
Panggilan gilang kepada dewi adalah “my babysitter” sedangkan panggilan dewi kepada gilang adalah “my son”.
Mereka terlihat sangat serasi, dewi yang memakai baju khas babysitter berwarna merah muda dengan rok selutut, babysitter yang sangat cantik sedangkan gilang hanya memakai kolor berwarna biru tua, seperti babysitter yang sedang menjaga anak laki-laki yang bermain di kolam renang.
“My babysitter, kok aku ngerasain beda gitu sama kamu, berasa nyaman gitu.” Ucap gilang yang melihat ke arah dewi.
“Merasa ada yang beda maksudnya?” Lanjut Gilang kembali dengan tertawa.
‘Aku pikir dia bicara apa, sudahlah wi jangan bermimpi’ batin dewi. Dewi hanya tersenyum melihat Gilang yang tersenyum.
“My babysitter.” Ucap gilang pelan
“Iya my son! Mau apa?” Balas dewi yang menaikan alisnya
“Enggak, cuma mau liat wajah kamu yang cantik.” Ucap Gilang yang menatap wajah Dewi. Dewi lagi-lagi hanya tersenyum.
“Aku gak bisa basa basi, aku suka sama kamu wi!” Lanjut Gilang yang tersenyum miring
“Mmm, apaan sih gilang ini, becandanya garing.” Balas Dewi yang terlihat bingung
“Ini serius, kamu mau enggak jadi pacar aku?” Ujar Gilang yang menaikan alisnya
“Kita beda.” Ujar dewi yang memalingkan wajahnya.
“Terlepas dari kata beda, Aku tau kamu juga suka kok. Cepet jawab mau enggak, kalu enggak dijawab aku mati nih!” Ancam Gilang yang memegang lehernya
“Iya aku mau.” Ucap dewi dengan terpaksa. Padahal dalam hatinya ia amat senang mereka pun resmi jadian.

3 minggu kemudian
“Mau kemana my babysitter?.” Ucap Gilang yang melingkarkan tangannya pada dewi. Dewi terlihat sedang berkemas-kemas dengan kopernya.
“Mau pulang lah, kerjaan aku udah selesai my son.” Jawabnya yang melepaskan pelukan Gilang.
“Mmm, kita putus ya!” Lanjut dewi kembali
“Ngomong apa sih kamu?” Ucap Gilang yang terlihat sedikit marah
“Iya kita putus, dua hari lagi kamu akan nikah kan. Selamat ya!” Jawab Dewi yang menyodorkan tangan kanannya.
“Aku akan batalin pernikahan aku, lagian itu wanita pilihan orangtuaku. Aku cuma mau sama kamu aja. Simpan lagi tangan kamu!” Ucap Gilang yang meurunkan tangan kanan Dewi.
“Jangan gegabah Gilang, udah ah aku pergi ya!” dewi tersenyum walaupun hatinya sangat sakit. Dewi berjalan, baru saja tiga langkah, dewi mendengar suara yang terjatuh. Dia segera menengok ke arah Gilang, dia langsung menghampiri Gilang yang sudah tak sadarkan diri.

Dewi menceritakan semuanya pada orang tua Gilang. Orangtuanya mendukung apa yang Gilang inginkan, mereka takut kalau anaknya akan kecewa jika keinginnanya tidak dipenuhi di akhir hidupnya. Tapi yang jadi masalah adalah, Gilang kritis.

1 tahun berlalu
Gilang tinggal di singapore karena dia harus diterapi. Sedangkan dewi? Dewi juga tinggal di tempat yang sama dengan gilang. Dewi bukanlah seorang babysitter gilang lagi, dia adalah istri seorang gilang. Jodoh tak memandang status dan materi. Mereka akhirnya menjadi suami istri, yang cocok tauuu.

Jodoh takan tertukar, ingatlah itu.

Cerpen Karangan: Renita Melviany
Facebook: Renita melviany
Jangan lupa follow ig aku ya renitamelviany_17 dijamin di follback

Cerpen Babysitter And Son merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rasa Risa (Ruang Hati)

Oleh:
Tahun pun sudah berganti, namun masih ada ruang di hati Risa untuk Doni. Walau dia tak tau saat ini Doni berada di mana. Ruang yang ada sendirinya dan susah

Cinta Jarak Jauh

Oleh:
Aku melangkahkan kakiku ke ruang makan. Seperti biasanya setelah selesai mandi kami harus berkumpul di ruang makan untuk sarapan. Aku terdiri dari dua orang, aku -Raina- dan kakak laki-lakiku

Bayang Kenangan

Oleh:
Ombak silih berganti ke pinggir pantai menyentuh pasir, aku masih saja termenung di sini mengingat kembali kesalahan yang pernah aku buat. Angin menerpa tubuhku memaksa untuk mengingat kenangan semua

Gadis Cantik dan Pribumi Tampan

Oleh:
“Terimakasih Anda sudah menolong saya” ucap seorang Nona pada pemuda yang sudah menolongnya dari laki-laki hidung belang. Nona cantik berparas khas Negara Kincir Angin, merasa sangat berhutang budi. Karena

Cinta Yang Menuntunmu Untukku

Oleh:
Gue Nadine, gue baru masuk SMA, dan ini hari pertama gue di MOS. Hampir semua OSIS dari kelas XI sampai kelas XII hadir. Gue kebagian di MOS sama OSIS

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *