Bagai Meraih Bintang Di Langit Malam

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 18 July 2016

Malam semakin larut, satu hari penuh andrea duduk di atas gedung tinggi tak berpenghuni, berharap indra menemuinya. Sekian lama menunggu letih sudah andrea rasa, barjalan perlahan menuruni tangga. Berjalan penuh kekecewaan, tiba tiba indra melintas bersama seorang wanita, seketika air mata andrea pun menetes. Dengan cepat andrea berlari meninggalkan tempat. Keesokan harinya indra melangkah menemui andrea yang sedang duduk seorang diri, “Rea” panggil indra dengan suara paraunya perlahan mata andrea memandang indra yang lalu menunduk kembali “Kamu sakit?” tanya andrea tanpa melihat wajah indra “Kamu kenapa?” tanya indra bingung, “Satu hari aku nungguin kamu, kehujanan, kepanasan, masih bisa kamu tanya kenapa, kamu orang paling jahat yang pernah aku kenal” terbelalak mata indra mendengar ucapan andrea. “Kenapa sih?” tanya indra bingung “Pergi ndra” ucap andrea bernada datar, dengan bingung terpaksa indra menuruti ucapan andrea.

Cukup lama andrea dan indra saling diam, hari ini indra mencoba untuk menemui andrea kembali “Rea, aku minta maaf” tanpa menjawab andrea melangkah pergi “aku tau aku salah, tapi aku mohon maafin aku” ucap indra sekali lagi, tanpa berkata apa apa andrea melangkah kembali. Apa yang harus indra lakukan untuk meyakinkan andrea? Kali ini indra merasa bagai meraih bintang di langit malam, susah tak berpangkal.

Keesokan harinya, kembali indra menemui andrea “Aku pamit” ucap indra tanpa basa basi, andrea pun terdiam sedih “Aku pergi ya, selamat tinggal” ucap indra yang lalu melangkah “Indra” panggil andrea seketika indra pun menoleh “Hati hati ya” ucap andrea dengan mata berkaca kaca, indra pun tersenyum bahagia lantaran mendengar suara andrea yang selama ini tak didengarnya. Indra pun mengangguk dan tersenyum manis, lalu meneruskan perjalanannya. Air mata andrea kembali menetes setelah sekian lama terasa kering tak dapat mengalir lagi, kini andrea merasa lega, karena senyum indra yang selama ini tak ia lihat dapat ia lihat kembali, meskipun indra harus pergi tapi andrea berjanji akan menunggu indra kembali.

Cerpen Karangan: Titin Enggi Febriana
Facebook: Enggii Anha

Cerpen Bagai Meraih Bintang Di Langit Malam merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Man With Red Jacket

Oleh:
Aku berdiri di depan pintu kelas, sekolahku masih terlihat sepi. Hanya ada beberapa orang saja. Mungkin aku yang terlalu cepat tiba di sekolah. Tiba-tiba pandanganku terfokus pada suatu objek.

Cowok di Balik Jendela

Oleh:
Rintik hujan kembali membasahi kota Bandung. Langit menangis tiada henti-hentinya. Ku tatap jendela kamar di depan sana. kosong. Jam segini biasanya dia sudah keluar dari kamarnya, menenteng bola basket

Cinta Pertama dan Terakhir

Oleh:
“Pergi jauh-jauh dari hidup gua!” jerit Chela. “Chela, gua itu gak pacaran lagi sama cewek laen kecuali lu!” “Udah, Rizky, gua udah tau Semuanya tentang lu! Lu cari cewek

Cintaku Bersemi Di Asrama

Oleh:
Namaku clarain dan biasa aku dipanggil rain, aku adalah seorang gadis SMA yang dimasukan asrama oleh ibuku meskipun telah dilarang keras oleh ayahku untuk tidak masuk ke asrama, perjuanganku

Ketika Cinta Berdusta

Oleh:
Pertama kali ku melangkahkan kakiku ke sekolah baru ku, tak banyak yang aku kenal disana. Ketika mos di mulai, semua orang terlihat berlari-lari menuju barisan masing-masing. Aku mendapatkan kelompok

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *