Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kaca Mata Kuda

Angin sepoi menghidangkan asa baru di tengah hiruk pikuk suatu pola. Orang perorangan memperjuangkan kehendak melangkahi karma. Kejengkelan membludak mendesak keluar di tengah sesakan kios toko di pasar seni ini. Sehari,...

Seberkas Cahaya (Part 1)

Cinta monyet kyky Semua itu berawal saat kyky masih SD dan kedatangan guru baru memang dia g begitu gantheng tapi berhasil membuat para siswi kelas 6 terpesona olehnya. Mungkin termasuk kyky, tapi tak apalah toh cuman sekedar...

Uang Untuk Operasi Istriku

“Maaf mas, Tapi saat ini saya masih belum bisa bantu, Bukanya saya tak memiliki uang, tapi uang yang saya punya juga sedang saya butuhkan untuk biaya sekolah anak saya mas, belum lagi saya juga harus membayar cicilan mobil.”...

Cinta Kedua

Tit.. tit… Ponselku berbunyi. Ada pesan baru dari seseorang. Setelah ku lihat siapa pengirimnya, aku tidak berminat lagi membacanya. Pesan itu dari Yuna, orang yang sangat mengganggu hari-hariku. Aku bingung, dia itu...

Cerita Dibalik Sebuah Cita-Cita

Bunyi kursi roda yang berderit pelan membuatku menoleh kebelakang dan tersenyum pada gadis yang duduk diatasnya. Wajahnya tidak menunjukkan ekspresi apa-apa, tidak juga sakit yang mungkin sedang ia rasakan dalam tubuhnya....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply