Because Of You

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 24 November 2017

Malam itu, Dinda termenung di sebuah bangku taman di sudut rumah sakit yang memang sering ia kunjungi. Tanpa ia sadar seseorang sedang memperhatikan gadis cantik itu sambil perlahan-lahan mendekatinya.
Seseorang yang memperhatikannya adalah pria tampan berhidung mancung, tinggi, berkulit sawo matang, dan dialah Aditya, pria idaman bagi para kaum wanita.

Aditya mencoba mendekati Dinda dan duduk di sebelah rekan kerjanya itu sambil tersenyum ramah padanya.
“Lagi ngapain, sendirian tengah malam gini? gak ada kerjaan banget!” Ketus adit sambil mengeluarkan handphonenya dari dalam jas putihnya itu.
“Kau bertanya padaku?” jawab Dinda acuh tak acuh.
“Astaga!! memangnya aku ngomong sendiri? jelas-jelas aku sedang bertanya padamu dr, cantik” jelas Adit sambil memandang wajah gadis cantik di sebelahnya.
“Oh, bukan urusanmu. Lagipula aku di sini karena memang tidak sedang bertugas, dan kau sendiri ngapain di sini?” Tegas Dinda sambil memalingkan wajahnya.
“Heyy moodmu lagi jelek yah? jutek banget, kenapa sih?” Tanya Adit yang terus saja mencoba menatap rekannya itu.
“I’m fine. ya sudah aku mau istirahat, bye” jawab Dinda yang tergesa-gesa pergi meninggalkan pria tampan itu sendiri.
Aditya terheran-heran melihat kelakuan Dinda dan segera pergi menyusul rekannya itu.

Dinda adalah seorang dokter yang memiliki paras cantik yang sering dikagumi para pria terutama para pasiennya itu, namun banyak sekali pria tampan yang ia tolak berkali-kali karena konsentrasinya pada pendidikan yang telah ia tempuh itu. Begitupun Aditya, ia juga seorang dokter berwajah tampan yang sering dikagumi para wanita, namun ia hanya terus memandang dr. Dinda yang sangat ia cintai walaupun dr. Dinda tidak pernah tahu perasaan dr. Adit padanya.

“Good morning dr. Dinda? gimana moodnya udah baikan belum?” Sapa dr. Adit sambil menggoda Dinda yang sedang sibuk membolak-balikan map yang berisi data-data pasien.
“Hmm, morning” jawab dr. Dinda simple.
“Ya ampun, tatap mataku.” Tegas dr. Adit yang memaksa wajah dr. Dinda untuk memandangnya.

30 detik mereka bertatapan dengan tangan dr. Adit yang memegang kedua pipi dr. Dinda. Keheningan terus berlanjut di antara dua dokter itu. Jantung Dinda tiba-tiba berdetak kencang tak seperti biasanya. Keheningan menyelimuti kedua dokter itu, tanpa mereka sadari banyak orang yang memperhatikan mereka.

“Ahemmm, rasanya ada yang baru pacaran nih” ketus salah satu staff rumah sakit.
Mendengar kalimat itu Dinda tersadar akan hal yang sedang terjadi.
“Ihh apaan sih, siapa yang pacaran?” ketus Dinda sambil berlalu di hadapan Adit.
“Aku tidak menyangka kau berhasil membuat pipi dr. Dinda seperti kepiting rebus” ucap dr. Kim sambil tertawa.
“Hahaha aku pun begitu” jawab dr. Adit sambil berjalan pergi.
Seisi ruangan itu diwarnai dengan tawaan yang memang benar-benar membuat orang geli melihatnya.
Dr. Dinda tidak mengerti dengan apa yang baru saja terjadi. Dia bertanya-tanya dalam hati mengapa ketika bertatap dengan dr. Adit jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.

Handphone dr. Dinda pun berdering menandakan ada yang meneleponnya. Betapa kagetnya ia ketika melihat nama di layar handphonenya, ia pun menekan tombol hijau untuk menerima panggilannya.
“Hallo dr. Dinda, nanti malem aku tunggu di taman seperti biasa ya? Jam 11 malam harus on time” ucap suara di seberang sana.
“Mau ngapa..” belum sempat Dinda mengajukan pembicaraan, teleponnya sudah di matikan oleh si penelepon.
“Hihh mau ngapain lagi sih tuh orang? tadi bikin deg-degan, bikin malu sekarang udah bikin penasaran” ketus Dinda kesal.

Jam 11 pun tiba, dr. Dinda berjalan menelusuri taman kecil yang sering ia lewati ketika hendak pergi ke taman. Ia melihat pria berjas putih yang memang ia sangat kenal dengan pria itu sedang duduk di bangku yang sering ia duduki.
perlahan ia langkahkan kembali kakinya itu untuk mememui pria yang tadi telah menelepon dan mengganggu pikirannya itu.

belum sempat ia bicara, pria itu tersenyum manis padanya yang membuat hatinya meleleh begitu saja.
“Haii, ternyata datang juga” ucap pria tampan itu sambil mempersilahkan dinda duduk.
“Hmm, mau ngapain nyuruh aku ke sini?” Jawab dinda.
“Aku ingin berbicara padamu tentang perasaan yang telah lama aku simpan ini” Ucap pria itu yang tak lain adalah Adit
“Jangan buat aku penasaran! Cepat bicara.” Ucap Dinda.
sebenarnya Dinda merasakan sesuatu ketika ia berhadapan dengan Adit, sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya ketika berhadapan dengan pria lain.

“Aku menyukaimu, dan aku jatuh cinta padamu saat kau dan aku bertemu” Adit mengutarakan isi hatinya begitu lantang kepada Dinda.
Dinda yang mendengar kalimat itu hanya bisa termangu.
Walaupun belum lama ini Dinda mengenal Adit namun kesungguhan Adit mampu membuat jantung Dinda berdebar.
“Aku.. juga menyukaimu Dit”.

Di sana semua orang yang tadinya bersembunyi keluar dengan menyalakan kembang api.
Adit tidak menyangka kalau Dinda juga menyukainya.
Perjuangan Adit untuk mendapatkan Dinda pun berbuah manis. Sampai kapan pun niat dan perjuangan yang kuat akan mendapatkan hasil yang Indah

Nama: Tita Widyanti
Alamat: Cirengganis, pamulihan, sumedang- Jawabarat
Tempat tanggal lahir: Sumedang,25-07-2001
Jenis kelamin: Perempuan
Keahlian: bidang seni
Facebook: Tita WidyantiMinozmember

Cerpen Because Of You merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Berbagi Rasa (Part 1)

Oleh:
Kisah ini berawal dari sebuah cerita khayalanku, mungkin menurut sebagian orang hal itu adalah konyol dan membuang-buang waktu, tapi menurutku berkhayal adalah hal yang paling menyenangkan. Dunia khayalan adalah

Gadis Bengawan Solo

Oleh:
Gemulung air bercampur lumpur menggerus harapanku dan harapan para warga yang tinggal di bantaran bengawan solo. Resah dan gelisah selalu menggulana dalam jiwa. Tak ada setitik pun kedamaian jiwa

WhAt!?? Alvin n Natasya

Oleh:
kring… bel alarmku berbunyi waktunya bangun n siap2 ke sklh baru q.Perkenalkan nama aq Amanda Natasya Radhitama biasa dipanggil natasya “nat cpetan papa udah nunggu tuh…” Ya ini hari

Kucari Kamu

Oleh:
Namaku Rena. Aku pemain basket puteri bernomer punggung 13 dengan posisi point guard. Aku siswa kelas 9 yang baru saja selesai menyelesaikan Ujian Nasional tahun 2016 ini. Basket tim

Senja

Oleh:
Felly terdiam di sudut ruangan. Ia hanya bisa menatap keramaian orang yang tengah menari di bawah cahaya lampu yang minim. Matanya yang sayu hanya bisa membantunya berjalan setelah ia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *