Bella

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 3 January 2018

Namaku adalah Bella yang lebih tepatnya Bella Clare Amazy. Aku dari keluarga Amazy. Aku anak ke-2 dari ayah dan ibuku. Saudara pertamaku, laki laki yaitu Ben Severus Amazy dan yang terakhir adik kecilku Peter Albus Amazy.

Ini kisahku yang tinggal di sebuah kastil kecil yang terpencil. Aku seorang putri. Banyak orang Yang mengenalku sangat aneh. Menurut mereka, aku Putri yang sangat cantik. Aku terkutuk seperti kisah Beauty And The Beast.

Ulangtahunku yang ke 10 sangat megah. Setelah acara, aku memutuskan untuk ke taman. Ada penyihir yang sangat cantik. Dia memberikanku kucing putih. Katanya, aku harus menjaganya sampai ia kembali. Aku menunggunya sampai 3 hari. Setelah itu ia meminta kucingnya kembali. Tapi, aku katakan bahwa kucingnya hilang. Lalu dia memberikan kutukan, bahwa aku tak bisa bahagia selama umurku 25 tahun kecuali aku menemukan ada cinta sejati. Semua keluargaku perlahan-lahan meninggal semua. Tapi…

Saat itu, umurku 24 tahun. Ada pria yang membawa adiknya yang sedang terluka. Aku sempat mengira bahwa mereka adalah makhluk jahat. Tapi aku sempat berfikir dialah orangnya. Aku mempersilahkan mereka masuk dan memberi mereka kamar.
Aku melihat suatu bintang jatuh. Tapi aku tidak bisa berharap.

Keesokan harinya, ia mengajakku untuk bermain salju di luar. Itu sangat dingin seakan tak ada kutukan yang ada dalam diriku. Dan di situlah aku berkenalan dengan dia. Namanya, Harra Wingson. Adiknya Abraxas. Dia mengajakku berdansa. Aku berusaha memakai baju yang cerah tapi aku tak bisa. Akhirnya, aku memakai gaun hitam.

Malam tiba. Dia mengatakan bahwa dia harus pulang karena besok hari pertunangan dia. Aku sangat sedih. Keesokan harinya, aku sadar, bahwa aku mencintainya. Aku memakai cara pantul Cahya. Kaca cermin akan memantulkan cahaya hatiku untuk masuk ke dalam hatinya. Aku sedih. Besok hari ulangtahunku yang ke-25. Aku menyerah.

Tapi malam itu mantan tunangan Harra berusaha membunuhku. Tapi, Harra datang dan menyelamatkanku. Butiran cahaya bintang yang terakhir telah jatuh. Saatnya aku mati. Tapi Harra membisikan di telingaku bahwa Harra mencintaiku. Aku bangkit dan semua kutukan lenyap.

Itulah ceritaku, kisahku, dan romansaku. Hmmm tak kusangka umurku sudah 30 tahun dan sudah mempunyai putra tunggal. Neville James Amazy. Aku bahagia hidup bersama Harra dan Neville.

Cerpen Karangan: Kintan
Facebook: Lilyanne Kintan Potter

Cerpen Bella merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cintaku Pergi Ke Jakarta

Oleh:
“tok… tok… Tok…” Ketukan pintu terdengar nyaring. “Siapa?” suara terdengar jelas dari dalam rumah itu. “Ini saya dedek buk” jawabnya. “Oh nak dedek, ada apa nak?” “Wahyu ada?” “Ooo

Ketika Menjadi Nyata

Oleh:
Udara begitu menyegarkan. Tiupan angin dari segala arah. Awan terlihat berwarna begitu cerah dan terang ditambah cahaya matahari yang baru saja hadir. Sudah berapa lama aku tak lari pagi

Penculikan Termanis

Oleh:
Saat kau mencintai seseorang, apa yang akan kau lakukan? Tiga tahun yang lalu, aku pernah menyatakan cinta kepada seseorang. Wanita tentunya. Dia bernama Juli dan dia cantik. Maksudku sangat

Space Guardian

Oleh:
Pada tahun 2050 dimana teknologi sudah semakin maju. Reno adalah seorang pelajar SMA. Di pagi hari yang cerah, Reno terbangun dari tempat tidurnya. Kamarnya terlihat sangat berantakan. Di lihatnya

Masa Orientasi Sekolah

Oleh:
Hari itu adalah hari pertama Orientasi Siswa baru untuk masuk SMA. Rini menjadi salah satu panitia yang bertugas mengorientasi para siswa baru. Pagi-pagi dia bangun, untuk bersiap ke sekolah.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Bella”

  1. dinbel says:

    Unik deh, ceritanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *