Bertanggung Jawab Memilikimu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 13 February 2018

Namaku Tiara, dulu aku pernah mencintai seseorang ketika umurku 14 tahun, dan ketika aku PDKT, dia sudah mengetahui kalau aku menyukainya. Tanpa basa-basi dia langsung menjauhiku, melihatku dengan perasaan marah. sehingga dihari berikutnya dia menembak seorang perempuan, dan aku sangat sakit dan patah hati. Aku ingin bertanya mengapa dia marah padaku, mengapa dia menjauhiku, mengapa dia lebih memilih gadis yang tidak mengerti apapun tentangnya, sampai pada akhirnya dia mengatakan bahwa aku tidak secantik seperti perempuan lain. Dan sejak itu aku akan balas dendam apapun itu yang terjadi, aku akan membuatnya dan setiap cowok seperti dirinya menyesal.

Ketika aku mendaftar SMA, aku sudah mengubah banyak hal tentang diriku, aku berusaha giat di setiap organisasi yang kuikuti, terutama ekskul yang kupilih, yaitu ekskul pencinta alam. Dan disitulah aku mulai dikenal dengan nama Tiara, hidupku mulai banyak berubah, bukan lagi menjadi bayangan yang tidak pernah terlihat, tetapi selalu menjadi yang menonjol di kalangan angkatanku dan kakak kelas.

Entah mengapa aku mempunyai perasaan kepada seorang senior, atau aku mempunyai perasaan padanya hanya karena ganteng, putih, baik, famous. Namanya Raditya dia adalah cowok yang famous di SMA, kata orang dia punya banyak fans, dan apakah karena itu aku menyukainya. Aku tidak tahu, tapi aku yakin aku akan cepat melupakannya karena aku belum merasakan jatuh cinta padanya.

Ketika ekskulku mulai melaksanakan proker ke 3 yaitu mendaki gunung merbabu, aku merasa begitu sangat lelah, sehingga ketika pendakian aku tertinggal dan terpaksa berjalan sendiri, kukira akan kesasar, tapi ternyata mas Raditya menyusul dari belakang, ternyata dia sama sepertiku. Entah mengapa ketika dia menghampiriku hatiku begitu berdebar.

“Hai Tiara, kamu kok sendiri, bukannya kamu bareng kak Riska ya.”
“Eh iya kak tadi bareng, tapi aku capek, akhirnya gak nyadar kalo udah ketinggalan gerombolan.”
“Untungnya kamu ketemu sama aku, akhirnya… gak jadi kesasar. Oh iya Tir, mumpung belum ada yang lain, aku mau ngomong sejujurnya. Sebenarnya aku sangat menyukai kamu, aku ingin kita bukan hanya sebatas teman, aku sudah cukup dengan yang tidak begitu peka. Aku mempunyai perasaan padamu, yaitu aku jatuh cinta padamu.” Itulah kata-kata pertama seorang cowok yang belum pernah kudengar, begitu berani dan mengatakannya dengan tanpa hambatan apapun.

Tapi yang sebenarnya dalam hatiku aku ingin mengatakan “Di sana begitu banyak cewek yang lebih sempurna kak… kakak pasti akan menyesal jika kakak memilikiku, aku takut ini malah akan menghancurkan masa depanmu, cita-citamu, dan kesuksesan yang kau idamkan. Jadi aku sarankan jangan pernah memilih perempuan sepertiku, kakak itu sempurna, bukannya sayang malah memilih cewek sepertiku.”
“Justru jika aku tidak memilihmu, segala harapanku hilang Tir… kau satu-satunya jalan yang selalu akan menemaniku untuk kesuksesanku. Aku sudah lama menyukaimu, dan tidak terbayangkan olehku jika kelak aku bisa memilikimu. Dan lagi walaupun begitu banyak cewek cantik di dunia ini, di mataku itu bukan cantik yang sesungguhnya, tapi cantik yang sesungguhnya adalah dirimu. Dulu ketika kamu diberi tanggung jawab besar, kamu melakukannya dengan lancar, ketika kamu bersedia menjadi anggota Pencinta Alam, perkataanmu tidak pernah bohong ketika dilantik. Kamu selalu dipercaya Tir… kamu juga selalu membagi makanan untuk membantu mereka yang kekurangan di hari minggu itu. Dan untuk hari ini aku bersedia apapun yang terjadi aku akan menjadi belahan jiwamu yang kau percayai. Jadi kau tidak perlu takut aku akan meninggalkanmu, karena kau mempunyai jiwa yang bertanggung jawab, maka aku akan akan bertanggung jawab untuk memilikimu. Kau mau jadi pacarku?”

Aku menetapnya dengan wajah kecewa, lalu kututup mataku sambil berbalik badan. Kemudian aku berkata “aku juga akan bertanggung jawab untuk memilikimu.” Kemudian kami jadian menjadi sepasang kekasih. sehingga 9 tahun kemudian kami diberi restu oleh orangtua kami untuk menjalani hubungan yang lebih indah.

Cerpen Karangan: Mutiara Fatimah Ar Rozan
Facebook: Mutiara Arrozan II

Cerpen Bertanggung Jawab Memilikimu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kamu yang Dulu

Oleh:
Hari ini tepat 11 bulan jika aku dan dia masih bersama. Kami memang satu sekolah, tapi kami layaknya tak pernah mengenal setelah aku meninggalkan mu. Aku masih selalu memikirkan

About Me

Oleh:
Gue beda dengan yang lain dan gue paham, itu membuat gue sering dibully. Mulai dari SD sampai gue SMP. Gue penakut dan jarang sekali tuk berani ngelawan mereka. Sampai

Bukit Bintang

Oleh:
“Kakak kelas sialan. Kenapa MOSnya harus manjat bukit segala sih!” gerutu Aline. Tangannya terus menancapkan tongkatnya ke tanah dan mendaki gunung itu. Peluhnya bercucuran kemana-mana. Sivia yang berada di

Buku Helen

Oleh:
Hujan masih meneteskan sisa airnya. Beberapa saat yang lalu suasana gelap terselimut awan. Namun dalam hitungan menit angin menyapu langit dan mengirim sinar matahari kembali ke bumi. Jalan-jalan basah

Bulan dan Venus

Oleh:
Aku sedang meneguk air dari botol minumanku di tepi halaman sekolah. Akhir-akhir ini aku harus disibukkan dengan latihan basket untuk persiapan turnamen basket antar sekolah yang akan diadakan seminggu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Bertanggung Jawab Memilikimu”

  1. Nina says:

    Weh Muti buat cerpen!!!:3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *