Bertemu Kembali

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 26 April 2017

Kita tidak tahu kapan bakal senang dan kapan bakal sedih, ketika salah satunya tiba-tiba datang, anggap saja kejutan dari Tuhan. Ku berlari menuju jendela dan ku melihat sesosok yang telah lama menghilang dari pandangan ini. Kaget, itu perasaan pertama kali ketika ku melihatmu. Hadirmu, menimbulkan beberapa pertanyaan yang tak bisa aku jawab sama sekali. Rasa gugup pun tak bisa kukendalikan saat kamu melihatku. Melihatmu pun aku tak mampu bahkan menyapamu aku pun tak bisa.

Kenangan yang dulu mulai terbuka lagi, menyeruak ke dalam pikiranku dan membuatku goyah. Rasa bersalah itu hadir kembali, meski hanya sesaat tapi itu membuatku terpuruk kembali. Meskipun kita disibukkan dengan aktivitas masing-masing tapi itu tak benar-benar membuatku lupa. Mungkin kamu sudah melupakannya, tapi kita berbeda. Aku tak lupa, aku bahkan mengingat kisah kita, mengingat semuanya. Kita sama-sama mengukir kisah itu, tapi dengan kebodohanku, aku merusak kisah itu. Aku pergi dengan dia meninggalkan kisah itu bahkan membuat masalah baru yang benar-benar membuatmu kecewa. Kisah itu membuatku, tak harus berbuat apa ketika kita bertemu kembali.

MISTERIUS, kata itu tepat bagi dirimu sekarang. Caramu melihatku, caramu berbicara kepadaku membuatku sadar bahwa kamu telah berubah, berubah dari yang dulu. Sekarang aku melihat sesosok yang telah bangkit dari kenangan pahit dan sekarang berjuang menghadapi hidup untuk meraih mimpi-mimpinya. Aku pun tak bisa menebak cara berfikirmu sekarang bagaimana, entahlah aku hanya mengira-ngira saja. Rasa canggung pun menghampiriku dan aku tak tahu bagaimana cara menyelesaikannya meskipun aku yang memulai sikap canggung itu.

Tapi setelah melihat senyummu, aku mulai yakin bahwa aku tak mesti canggung terhadapmu. Aku harus berdiri tegak di hadapanmu dan yakin bahwa rasa bersalah itu hanya sepenggal dari kisah kita terdahulu. Kisah yang tak akan pernah terjadi lagi. Meskipun kata “KITA” telah kembali ke asalnya yaitu hanya “AKU” dan “KAMU”. Setidaknya kita sekarang sama-sama berjuang untuk menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Kamu fokus dengan pendidikan dan karirmu, dan begitupun aku.

Berat rasanya menghadapi hidup, tapi harus bagaimana lagi. Kita hanya salah satu tokoh dari milyaran manusia, yang mesti berperan sesuai kehendak-Nya. Semangatmu dalam menghadapi hidup, membuatku terpukau. Aku pun berfikir ‘Bersyukur banget yah punya kamu dulu, meskipun itu kisah lama’. Aku mengenalmu, dengan sebutan “pelajaran”. Terima kasih atas segala bentuk macam rasa yang kau torehkan, karna dirimu aku jauh lebih kuat. ‘Thanks Ipp!!!’

Cerpen Karangan: Ayu Anugrah
Facebook: facebook.com/Ayuanugrah28

Cerpen Bertemu Kembali merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Belum waktunya

Oleh:
Assalamu’alaikum wr.wb Dias, sepertinya hubungan kita selama ini sudah terlalu jauh. Aku merasa terlalu banyak mudharat yang terjadi di antara kita. Mungkin lebih baik kita mengakhiri saja semua ini.

Sepucuk Surat

Oleh:
“Surat lagi!” seruku Ini kali keduanya aku mendapatkan potongan surat, aku mencari nama pengirim dan sama seperti potongan surat yang pertama tidak ada nama pengirimnya. Aku kepikir kalau pengirim

Kejutan Terakhir

Oleh:
Namaku Veronika Shyla, panggil saja Shyla. Aku kini duduk di bangku SMA, kelas 11. Aku adalah seorang remaja putri biasa, bukan siapa-siapa. Aku memiliki seorang sahabat, Priscilla Viona, panggil

Cinta Bertopeng

Oleh:
Suara gema panggilan adzan membuatku terjaga. Lalu ku terseok-seok berusaha menegakkan tubuh yang nyawanyapun belum terkumpul penuh. Setengah terduduk dan masih kaku. Pusing merayap dari belakang kepalaku menuju ubun2.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *