Bertemu, Tanpa Sapa, Tanpa Kenal, Tapi Diam Diam Ada Rasa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 28 August 2017

Kejadian ini terjadi kurang lebih satu tahun yang lalu, kira-kira bulan November tahun 2015, tepatnya hari jum’at pukul 15.15. Siang itu, seorang mahasiswi yang bernama Jihan Makailah, biasa disapa Jihan, setelah selesai mengurus suatu keperluan di kampus, dia hendak pulang ke kampung halamannya di Bukittinggi. Karena tidak punya kendaraan, dia meminta tolong ke temannya untuk mangantarkan ke loket bus ANS di simpang Labor yang tidak jauh dari kampus. Dia kuliah di salah satu universitas di kota Padang.

Sesampainya di loket, Jihan menemui salah seorang sopir bus ANS untuk menanyakan apakah busnya sudah penuh atau belum, tanpa dia sadari, dari dalam bus, di dekat jendela, ada seorang cowok yang memperhatikannya, kelihatannya cowok itu sudah lumayan lama memperhatikan Jihan, dan tak lama mereka pun saling bertatapan. Langsung Jihan berbalik arah dengan rasa ke GR-an dan senyuman menuju temannya untuk mengambil barang-barang yang mau dia bawa pulang.

Setelah naik ke dalam bus, dia duduk di samping cowok yang memperhatikannya tadi, sesekali Jihan melihat ke arah cowok itu, tetapi sang cowok hanya sibuk dengan hp nya. Dan entah mengapa hati Jihan tertarik dan penasaran dengan cowok itu, dengan GRnya Jihan merasa kalau cowok itu juga tertarik kepadanya. Karena tidak berani untuk menyapa duluan, akhirnya Jihan pun hanya diam dan memainkan hp yang sudah dia genggam dari tadi.

Tak lama, ada seorang bapak-bapak yang juga naik bus ANS kemudian duduk di antara Jihan dan cowok itu, hatinya pun sedikit sedih karena dia tidak bisa lagi melihat cowok itu dari dekat. Di tengah perjalanan, diam-diam Jihan sering memperhatikannya, cowok itu hanya terlihat sedang mendengarkan musik menggunakan headset dan akhirnya Jihan melihatnya tertidur di tempat duduk.

Di dalam perjalanan Jihan pun tertidur, lalu terbangun setelah hampir sampai di daerah tujuan. Sering kali Jihan melihat ke arah cowok itu dan ternyata dia masih tidur. Sesampainya di Jambu Air, yaitu salah satu nama jalan yang dilewati untuk menuju ke Bukittinggi, Jihan ngesms sahabatnya yang baru saja pulang kerja, karena memang sebelumnya mereka sudah janjian untuk pulang bareng ke rumah, karena setelah naik bus ANS Jihan harus nyambung angkot lagi untuk sampai ke rumahnya. Walaupun sedang fokus mengetik sms, tetapi Jihan merasa ada seseorang yang melihat ke arahnya, ya benar, cowok itu lah yang melihatnya untuk kedua kalinya. Tetapi Jihan tidak menoleh ke arahnya dan masih tetap fokus mengetik sms.

Setelah sampai di Aur, Bukittinggi, tempat dimana loket pemberhentian bus ANS, semua penumpang turun, termasuk cowok itu dan juga Jihan. Turun dari tangga bus, Jihan terus melihatnya dari belakang, dan ternyata tanpa disadari, cowok itu juga melihat ke belakang ke arah Jihan tetapi setengah noleh sambil tersenyum. Aduhh… betapa bahagianya Jihan saat itu, itu adalah salah satu kenangan yang paling bahagia dalam hidupnya. Tak lama, dia sudah jauh di depan mata. Setelah diperhatikan, orangnya cukup tinggi. Setelah itu Jihan pun langsung pulang dengan sahabatnya menggunakan angkot.

Sampai di rumah, Jihan selalu terbayang sosok lelaki yang telah mencuri hatinya itu, “apakah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama?” gumamnya dalam hati. Sejak saat itu dia selalu ada di dalam hati Jihan, Jihan tidak tau apakah cowok itu juga memiliki perasaan yang sama dengannya atau tidak, dan apakah dia sudah ada yang memiliki? hehe, tetapi yang jelas Jihan menyukainya semenjak pertama kali bertemu hingga saat ini. Jihan tidak tau mengapa dia selalu ada didalam hatinya, padahal Jihan sama sekali tidak mengenalnya. Suatu sisi Jihan merasa sedih karena tidak berani berkenalan dengannya waktu itu, tetapi di sisi lain dia sangat bersyukur karena Allah telah mempertemukannya dengan cowok itu walau hanya sebentar. Dan berharap suatu saat nanti akan bertemu lagi.

Cerpen Karangan: Desi Trisnawaty

Cerpen Bertemu, Tanpa Sapa, Tanpa Kenal, Tapi Diam Diam Ada Rasa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


I’m Pecundang Hero (Part 2)

Oleh:
Sepanjang perjalanan aku tidak berkata sepatah kata pun, namun dia banyak sekali bercerita tantang kehidupannya yang baru pertama kali ini naik motor, terus pulang selarut ini dan diantar oleh

Cinta dan Sahabat

Oleh:
Pagi ini seperti biasa aku harus menuntut kewajibanku sebagai seorang siswa. Sebenarnya hari ini aku malas sekali untuk sekolah, apalagi harus bertemu dengan Farel setelah kejadian semalam aku jadi

Dan Dia Hadir

Oleh:
Perjalanan panjangku untuk menemukan penggantinya tak semudah membalikan telapak tangan, orang sering menyebutnya dengan kata MOVE ON, aku punya pengertian sendiri tentang apa itu Move on dan bagaimana harus

Terlambat

Oleh:
“terlambat sudah semua kali ini, yang kuinginkan tak lagi sendiri, bila esok mentari sudah berganti, kesempatan itu terbuka kembali akan ku coba lagi” Gue, Tama Nugraha. Gue salah satu

Takkan Kali Kedua

Oleh:
“Bila waktu ini bisa diputar, aku akan memutarnya ke belakang dan tak akan aku membuat kesalahan sebodoh itu” Rasa penyesalanku belum juga menghilang masih terlintas dan mengambang-ambang di pikiranku,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *