Bidadari Yang Jatuh Ke Pelukanku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 4 March 2014

Namaku Thomas. Aku adalah anak bungsu dari 4 bersaudara. Pada suatu hari, ketika aku sedang makan di mie langgananku, aku melihat seorang bidadari. Bidadari itu datang bersama seorang temannya. Hatiku langsung berdebar-debar saat bidadari itu melewatiku. Setelah selesai makan, dengan langkah gontai, aku menuju ke bidadari yang telah menancapkan panah asmara ke hatiku. Aku mencoba berkenalan dengannya. Ternyata namanya Yumei. Aku baru sadar, bahwa dia lektor yang terkenal kecantikannya. Setelah selesai berkenalan, aku pun pulang.

Esoknya, aku berangkat ke gereja sore. Aku berharap Yumei sedang bertugas di hari itu. Ketika sudah sampai di gereja aku segera mencari tempat duduk kosong. Setelah menunggu beberapa lama. Tiba-tiba sang bidadari muncul. Ia tampak kebingungan mencari tempat duduk kosong. Aku segera menawarkan tempat duduk di sampingku yang kebetulan kosong. Hatiku seperti mau meledak rasanya ketika bidadari itu duduk di sebelahku. Setelah selesai misa, kami bertukar nomer HP dan pulang.

Esoknya, dengan hati berdebar-debar aku mengirim SMS ke Yumei. SMS itu berisi ajakannku untuk makan bersama di Mie Istana. Dia menyetujuinya. Jam 5 sore, aku menjemput Yumei. Selama perjalanan kami diam saja. Sesampainya di Mie Istana, aku duduk di kursi kosong dan yumei duduk di kursi di depanku. Jadi duduk kami saling berhadapan. Aku merasa canggung. Akhirnya pesanan kami datang. Yumei tampak menyingkirkan udang yang ada di mienya. Lalu aku bertanya “kamu gak suka udang?” Lalu ia menjawab “aku alergi makanan laut.” Perbincangan pun akhirnya berjalan lancar. Sesudah selesai makan aku mengantar Yumei pulang.

Esoknya aku mengajak Yumei untuk adorasi bersama. Dari perkenalan sebelumnya, aku mengetaui bahwa Yumei menyukai anjing. Karena aku tidak punya anjing. aku meminjam seekor anjing milik keponakanku yang bernama Wisky. Setelah meminjamnnya, aku segera menjemput Yumei dan meluncur menuju gereja. Wisky kami lepas di halaman gereja selama kami adorasi. Setelah adorasi, kami pergi ke kos Yumei dan bermain dengan Wisky.

“Wisky lucu yaa.” Komentar Yumei.
“Iyaa…” Jawabku singkat.
“Wisky manis yaa.” Kata Yumei lagi.
“Iya.” Jawabku lagi.
“Kok dari tadi jawabannya cuman iya sih? Lagi mikirin apa?” Tanya Yumei mulai jengkel.
“Aku lagi mikirin kamu.” Jawabku pelan.
“Jangan bercanda ahh.” Kata Yumei dengan pipi merona.
“Beneran, mau gak jadi pacarku?” Tanyaku.
“Emm, gimana ya?” Kata Yumei sembari berpikir.
“Baiklah kalau kamu gak mau aku gak maksa kok.” Kataku mengira telah ditolak.
“Enggak kok, aku mau jadi pacarmu.”

Hatiku langsung berbunga-bunga. Setelah capek mengobrol, aku pamit pulang dan membawa Wisky. Aku sungguh bahagia

The End

Cerpen Karangan: Jessica Pramesti P

Cerpen Bidadari Yang Jatuh Ke Pelukanku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Peri Cintamu

Oleh:
“Sampai kapan hubungan kita akan backstreet terus, Qory?” “Aku.. Aku..” Aku pun menangis dan memejamkan mata erat–erat. Kurasakan sebuah pelukan hangat Steven. Kini, aku menangis dalam pelukannya. “Aku tidak

Secret Admire

Oleh:
Aku sedang nonton TV ketika aku mendengar ada yang mengetuk pintu, dengan malas dan dengan keterpaksaan aku berjalan ke depan untuk membuka pintu. Anehnya saat aku membuka pintu, tiada

Kesetiaan Si Mantan Pacar

Oleh:
Perkenalkan, namaku Viona, umur ku mau beranjak 17 tahun. Aku terlahir di dalam keluarga yang cukup kaya dan terpandang, sehingga orang tuaku disegani hampir semua orang. Menurutku materi itu

Isi

Oleh:
Hari ini cuaca kurang mengenakkan, hujan deras jadi otomatis gue neduh di teras depan kelas. Di sana cuma tinggal aku dan satu lelaki satu lokalku. Ya tapi aku tidak

Aku Benci Bulan

Oleh:
Langit malam ini terlihat begitu indah, bintang bertaburan di atas langit gelap yang membentang. Terlihat sangat indah karena tak ada bulan di atas sana. Aneh ya, tak ada bulan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *