Bukan Pernikahan Yang Aku Inginkan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 27 November 2017

Gista membuka album lama yang tersimpan di lemarinya. Album itu adalah kenangan terindahnya bersama mantan terbaiknya. Mantan yang mengajarkan banyak hal, yang tak bisa diajarkan oleh pacarnya saat ini. Yaitu perjuangan hidup.

Setiap pasangan yang akan menikah pasti akan bahagia. Karena pada akhirnya, penantian mereka akan berakhir di pelaminan. Tetapi tidak dengan gista. Menjelang pernikahannya, dia malah teringat dengan mantanya yang bernama rio. Bagi gista pernikahan adalah kebahagiaan dan cinta. Itulah yang belum dia dapatkan dari ega. Hatinya sungguh bimbang memikirkan jalan hidup mana yang akan dia pilih.

Sudah dua jam gista mengurung dirinya di dalam kamar sambil melihat-lihat foto rio. Sungguh hatinya ingin bertemu dengan rio sekali saja. Agar dia bisa memilih jalan hidupnya kedepan.

Air matanya mengalir sangat deras hingga gista lupa kalau dia sudah ada janji dengan ega. Gista pun bersiap-siap dan bergegas pergi ke sebuah kafe.

Sesampainya di kafe, gista melihat-lihat kesana dan kemari. Tetapi dia tidak menemukan ega. Akhirnya gista mencoba untuk menghubungi ega.

“hallo sayang” ucap gista
“iya ya sayang, ada apa?” tanya ega sambil memilah-milah dokumennya
“kamu di mana? bukannya kita ada janji hari ini” ucap gista mengingatkan
“janji (mengingat-ingat). Astaga maaf sayang, ega lupa kalau ada janji sama kamu. Kita cancel aja ya..” ucap ega masih memilah-milah dokumennya
“terserah lah..!!” teriak gista sambil mematikan handphonenya
Itulah yang membuat gista hilang rasa dengan ega. Ega selalu mementingkan pekerjaannya dibandingkan hubungannya dengan gista. Bagi ega pekerjaan itu nomor satu, dan gista nomor 2. Prinsip itulah yang membuat gista merasa tidak cocok dengan ega. Padahal mereka sudah menjalani hubungan selama empat tahun lamanya.

Gista pun pergi dari kafe dengan perasaan kecewa. Ini bukan kali pertama ega melupakan janjinya hanya untuk pekerjaan dan bukan kali pertama ega meng cancel pertemuan mereka secara tiba-tiba. Gista pun menaiki sebuah taksi yang sedang terparkir di pinggir jalan dan menuju ke sebuah taman yang indah. Taman dimana gista dan rio dipertemukan dan dipisahkan oleh waktu. Setiap dirinya merasa sedih, gista selalu pergi ke taman ini. Bagi gista, walaupun saat ini dirinya dan rio tidak bersama. Namun, dia yakin suatu hari nanti rio akan datang ke taman ini. Untuk mengingat masa lalu mereka berdua.

Gista hanya bisa menghirup udara segar di taman ini sambil melihat foto-foto dirinya dan rio. Betapa bahagiannya dirinya saat itu. Saat dimana gista dan rio menjadi pasangan terpopuler semasa sekolah.

Tak beberapa lama gista duduk sambil mengenang masa lalunya. Tiba-tiba saja ada seorang laki-laki yang mengagetkan gista. Bibirnya terkatup dan matannya tak berkedip. hatinya terasa sedang berada di dunia lain. Laki-laki yang selama ini dia tunggu akhirnya ada di depan matanya.

“gis, gista” panggil rio

Gista hanya tetap terdiam sambil menatap rio dengan tajam. Dia benar-benar tidak bisa berkata apa-apa.

“apakah ini sebuah mimpi, yaa tuhan jika ini mimpi tolong bangunkan diriku dari mimpi yang indah ini. Mimpi ini akan membuat hatiku semakin sakit tuhan” teriak gista di dalam hatinya sambil memejamkan matanya.
“gista ini aku rio” ucap rio sambil memegang erat tangan gista

Tanpa berkata apa-apa gista langsung memeluk rio dengan sangat erat. Penantiannya selama beberapa tahun untuk mengunjungi taman ini secara rutin tidak sia-sia. Akhirnya, sebelum ia benar-benar menjadi milik ega. Dia bisa bertemu dengan rio.

“rio, kenapa kamu tinggalin aku?” tanya gista sambil menatap tajam rio
“hidup ini penuh dengan pilihan. Meninggalkanmu adalah pilihan yang terbaik untuk kita berdua gista” jawab rio
“apa yang membuat itu menjadi pilihan terbaik untuk kita berdua?” tanya gista sambil meneteskan air matanya
“gista, kamu ingat waktu aku berjanji akan menemui kamu malam itu juga. kalau hujan” ucap rio mengingatkan
“iya, aku ingat” ucap gista
“aku datang malam itu gista. Tetapi sayang, orangtuamu tidak mengizinkan kita bertemu. Mereka bilang aku tidak pantas untuk menjadi kekasih dari anak mereka. Aku mengerti mengapa orangtua kamu berkata seperti itu. Akhirnya, aku memutuskan untuk mengambil beasiswa ke jepang dan berjanji akan kembali untuk menemui kamu setelah aku sukses” jelas rio sambil meneteskan air matanya
“kenapa kamu gak bilang sama aku rio, kenapa? kalau kamu bilang, aku pasti akan tunggu kamu. Rio, sekarang sudah terlambat. Aku akan menjadi milik orang lain. Itu semua salah kamu!” teriak gista dan pergi

Rio hanya bisa tertunduk sambil menangis melihat gista berlari. Perjuangannya untuk meraih kesuksesan ternyata sia-sia. Perempuan yang dia perjuangkan akan menjadi milik orang lain.

Seminggu kemudian,
Akhirnya, pernikahan gista dan egapun tiba. Gista hanya bisa menahan semua kesedihan di dalam hatinya tanpa bisa berkata apa-apa. Dirinya hanya mengikuti alur kemana kakinya akan melangkah. Tanpa cinta dan kebahagiaan. Ini bukanlah pernikahan yang gista inginkan.
Tetapi gista tak punya pilihan lain. Selain menjalani pernikahan ini dan mencoba untuk mencintai ega lagi. Walau di dalam hatinya selalu tersimpan satu nama yang tak mungkin bisa hilang yaitu rio.

Cerpen Karangan: Aprilia Tresia Tang
Facebook: Aprilia Tresia

Cerpen Bukan Pernikahan Yang Aku Inginkan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


A Little Story About Love

Oleh:
Cinta pertama. Cinta pertama adalah secuil kisah yang pernah terjadi di hidupku. Ada senang, sedih, kecewa—semua bercampur menjadi satu. Hal yang paling kuingat adalah kisah manisku dengan dirinya, satu-satunya

I Love You Rizky

Oleh:
“Jessy ayo cepat bangun, nanti kamu terlambat pergi sekolah.” teriak Ibu. “Iya tunggu sebentar.” kataku sambil berteriak juga. Aku pun berlari menemui Ibu dan Ayah yang menunggu dari tadi.

Reva dan Jojo Coffee Shop

Oleh:
Sebelum masuk, Reva mengamati kafe itu sejenak. Tertera tulisan besar warna merah di jendela kaca besar: Jojo Coffee Shop. Segalanya tampak usang. Bangunan ruko mungil berlantai dua itu benar-benar

Matahariku Telah Pergi

Oleh:
Bulan tersenyum padaku, bintang menari-nari di atas awan, terlihat sangat bahagia. Waktu berlalu begitu cepat, tanpa ku sadari saat ini aku telah berusia 16 tahun lebih, ya sebentar lagi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *