Bukan Yang Dulu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Penyesalan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 27 August 2019

“Udah gak usah diliatin terus, dulu aja disia-siain” ucap zidan sambil menepuk pundak iqbal yang sedari tadi asyik memandangi seorang perempuan yang sedang asyik dengan laptopnya.
“Apaan sih lo?” sahut iqbal sambil meminum es teh yang sedari tadi di hadapannya
“Iqbal iqbal, itu tu Si cewek yang sering lo ejek yang udah lo sia siain dulu, eh giliran jadi cantik sekarang lo suka kan sama dia” sela zidan sambil menunjuk perempuan yang sekarang tengah meminum es lemonade sambil tetap fokus dengan laptopnya.
Iqbal hanya terdiam mendengar semua perkataan zidan. Ya, Namanya Dara, si gadis manis yang notabenenya adalah orang yang suka pada iqbal, tapi itu dulu sebelum iqbal melarang dara menyukainya

“Dara, lo langsung pulang atau mau ikut gue dulu, biasa hunting bareng rafi?” Tanya Salsa pada dara yang sedari tadi sibuk mengemasi buku bukunya.
“Lo pikir gue apaan, ngikutin lo berdua pacaran” Sungut dara sambil tertawa. Ya, rafi adalah pacar salsa, sahabat dara
“Makanya cepet gih cari pacar” ujar salsa yang hanya dibalas senyuman oleh dara.
“Ya, udah ya dara, gue duluan”
“Ok, selamat bersenang senang”

Setelah salsa pergi, dara pun segera meninggalkan ruang kelasnya untuk segera pulang, tiba tiba ia dikejutkan dengan seseorang yang memanggil namanya
“Dara…”
Dara segera mempercepat langkahnya karena ternyata yang memanggilnya adalah iqbal
“Dara tunggu, gue Cuma mau ngasih tugas ini dari bu mega”
“Ok makasih”
“Cuma gitu”
“Trus gue harus sembah sujud gitu sama lo? Sorry bukan gue orangnya” ucap dara sinis
“Lo gak pernah peduli, egois dan jahat dara, gue Cuma mau perbaiki kesalahan gue” ucap iqbal dengan nada yang sedikit keras
“Lo mau perbaiki kesalahan lo sama si cupu jelek ini? Baru sekarang? Kemana lo 6 bulan yang lalu? berusaha Perbaikin kesalahan lo? Dimana lo saat gue butuh lo buat ngapus airmata gue saat gue diolok olok temen temen? Dimana lo saat gue butuh perhatian lo? Dan dimana lo saat gue butuh canda tawa lo? Lo nyuruh gue pergi kan, tapi kenapa saat gue udah pergi lo datang lagi buat ngungkit luka lama itu? gak peduli? Lo bilang gue gak peduli? Emang lo dulu peduli sama gue? Peduli sama perasaan gue? Peduli sama kekhawatiran gue saat lo sakit? Peduli sama semua usaha gue nyenengin lo? Peduli sama semua tentang gue? Jawabannya engga, lo sama sekali gak peduli.
Egois? Lo bilang gue egois? Emang dulu lo gak egois? gak pernah ngehargain perasaan gue, apa itu gak egois? Selalu mikirin diri lo sendiri, apa itu gak egois? Selalu pengen diprioritaskan tanpa memperhatikan sekeliling, apa itu gak egois? Jawabannya ya, itu semua tanda lo egois
Jahat? Lo bilang gue jahat? Emang lo dulu gak jahat sama gue? Berapa banyak luka yang udah lo kasih ke gue? Berapa banyak rasa kecewa yang udah lo tanemin dihati gue? Lo pikir, buat ngilangin luka itu gampang? Kalau lo berpikir seperti itu, lo salah besar, buat ngilangin luka yang udah lo tanam itu susah. DARA INI BUKAN DARA yang DULU si cupu yang selalu ngemis cinta lo,” sungut dara sambil pergi meninggalkan iqbal

“Bro, makanya jangan pernah sia siain orang yang sayang sama lo, nyesel kan lo” ucap zidan yang ternyata sedari tadi menguping pembicaraan mereka.

THE END

Cerpen Karangan: Sari Noviyanti
Blog / Facebook: Sari Noviyanti

Cerpen Bukan Yang Dulu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Operasi Outlone (Part 2)

Oleh:
Satu penjaga masuk. Tasim berjalan pelan ke belakang penjaga yang masih diam berdiri. Dengan stun gun, ia arahkan ke lehernya. Dia gemetar lalu pingsan. Ia seret badannya ke semak-semak.

Dia Telah Percaya

Oleh:
Ketika sebuah percobaan akan berlangsung, disitulah sebuah rasa was-was menghantui. Sebuah kisah yang mungkin dianggap biasa namun sulit untuk disamakan oleh siapapun jika tanpa sebuah pengetahuan. Sangat sederhana, namun

Salah Siapa

Oleh:
Perkataanmu, sikapmu, merusak mood yang sudah hampir selesai terbenahi. Alhasil, tugas apalah itu terhambat karena mood yang sudah tak sejalan dengan alur pikiran. Mood yang sudah rusak tidak akan

Because Love

Oleh:
“Maaf, Pak atas ulah saya,” ucap Felly lirih di tengah takutnya menghadapi General Manager. “Terserah kamu mau bilang apa? Yang pasti, saya hanya menginginkan kamu bertanggung jawab. Dan, lakukan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *