Buku Harian Mereka

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 24 July 2012

7 agustus 2007
Tampangnya sok banget ! penampilannya berantakan dan sepertinya typical cowok berandal. Baru hari ini berpapasan langsung dengannya dan dari penampilannya yang seperti tadi, ingatanku kembali akan desas desus yang kudengar dari sahabatku Artemis dan memang telah beredar semenjak hari pertamanya masuk ke sekolah ini. Ia pindah dari sekolah lamanya di Bandung lantaran mencelakakan teman perempuannya hingga tewas. Entah diapakan. Benar benar tipe cowo blacklist yang harus di hindari tapi ……..

7 agustus 2007
Shovia ?? pasti bukan !
Hanya satu hal yang membuat mereka mirip…….. sorot matanya………
Menarik

8 agustus 2007
Pemuda blacklist kemarin , Orion 12 ipa 7

8 agustus 2007
Shovia, maksudku perempuan yang mirip Shovia itu, Athena 12 ipa 6

10 oktober 2007
Crowded ! pemuda berantakan itu baru dua bulan sekolah di sini tapi sudah mulai berani berulah. Apa apaan dia seenaknya nonjok orang di kantin tadi. Suasana bener bener jadi crowded. Tolol. Korbannya si culun Dodi. Heran, apasih yg ada di otak cowo blacklist itu ! ga bisa ya pilih lawan yang sepadan dan bukan cowo cupu culun kacamataan. Hah blacklist parah !

10 oktober 2007
Masuk BK dan dapat skorsing 3 hari ( maaf shov……….. )
Si culun itu yang rese. Kamuflase culun tapi mesum. Di balik kacamata kudanya dia malah jelalatan liatin badan Athena. Tonjok sekali langsung pingsan. Cemen !
Ekspresi Athena langsung jutek. Tapi cantik………….

18 september 2007
Lagi lagi cowo blacklist bikin ulah. Kali ini hukumannya bukan skorsing tapi bantuin bu Ria ngajar fisika. Sesuatu yang sangat absurd mengingat fisika itu susah dan bu Ria itu angker banget but kelihatannya dia enjoy di bantu ngajar sama cowok blacklist. Hukuman yang aneh. Satu hal baru yang ditemukan: dia punya otak. Dan untuk kesetaraan yg hampir sama antara ia dan bu Ria: otaknya brilian.

18 september 2007
Dua jam tadi bisa satu kelas sama Athena dengan cara yg konyol. Besok besok lagi ah

26 desember 2007
Liburan. Off to Bandung. Shovia, maaf ya ga bisa sesering dulu. Liburan ini akan jadi pengganti waktu yg hilang belakangan ini

30 desember 2007
Ternyata suatu keputusan yg tepat banget ngabisin liburan di Bandung sekalian nyekar ke makam Amih.. satu hal yang bikin surprise: Orion

30 desember 2007
Hari ketiga ke tempat Shovia. Satu hal yang bikin surprise: Athena…..

3 januari 2008
Terlalu banyak hal yang telah terjadi. Orion, ia tak seburuk yang orang kira…

3 januari 2008
Athena telah mengetahui terlalu banyak. Sepertinya sudah terlalu jauh untuk dapat membuang perasaan ini…

1 april 2008
Jadian sama Orion….

1 april 2008
Athena perempuan yang baik… saya menyayangi dan akan menjaganya, seperti pinta Shovia……

20 mei 2008
Orion brengsek ! udah di larang berantem dan nyelesain masalah pake kekerasan eh tapi masih aja di lakuin. Arggggggggggh

20 mei 2008
Athena terlalu cantik…. Walaupun udah berpakaian sopan tetep aja ada yang jelalatan liatin badannya. Didiemin malah ngelunjak. Tonjok ajalah biar dia rasa !

10 juli 2008
Aku tau Orion tadi mencuri dengar ketika Hades memintaku meninggalkan Orion dan menjadi pasangannya. Hades memang baik. Ia typical pria yang lembut dan perhatian. Berbeda dengan Orion yang memang kasar dan seenaknya sendiri. Semua orang pun mempertanyakan hal apa gerangan yang membuatku bersikeras mencintai Orion. Aku hanya dapat tersenyum bangga dan menjawabnya secara diplomatis “aku memiliki mutiara berharga kendati semua orang menganggapnya batu tua tak ada harganya”

10 juli 2008
Athena bodoh. Ada kesempatan untuk mendapatkan yang lebih baik tapi malah tetep bertahan. Terimakasih karna kasih sayang ini ya . . .
………………………………..

“mba, mau langsung ke Jakarta apa mampir makan dulu?”
“Masya Allah pak Rahmat ini bikin kaget saja”
“maaf yo mba, abis dari tadi mba Artemis bacanya serius banget.. baca apa sih mba ?”
“Cuma buku biasa ko pak. Yaudah beli bunganya tolong dua ya pak… hari ini kayaknya mau nyekar ke makam temen dulu sebelum ke Jakarta lagi”
“baik mba….”
Aku tertegun memikirkan ucapan supirku barusan, “mba Artemis bacanya serius banget, baca apa sih mba?” . aku terlalu egois untuk melisankan keterangan tentang buku ini karena ini adalah buku favorit ku dan sudah hampir 4 tahun aku memilikinya.. aku mengagumi bait kata perkata yang penulisnya tuturkan, mengagumi setiap gores lekuk tulisannya, mengagumi setiap ekspresinya. 4 tahun bersama membuatku hafal betul bagaimana letak cerita yang penulisnya sematkan…
Pekerjaanku di Bandung kali ini tak begitu menyita perhatian serta waktu yang teramat sangat dan mengunjungi peristirahatan teman lama sembari menyapanya dengan sebait lantunan doa mungkin ide yang bagus. Aku begitu tergelitik dengan ingatan ingatan akan jawaban diplomatis yang selalu di lontarkan Athena mengenai cintanya terhadap Orion “aku memiliki mutiara berharga kendati semua orang menganggapnya batu tua tak ada harganya”… Athena benar. Kini aku mengerti bahwa Orion memang istimewa. Baik Athena maupun Orion saling mencintai dan memiliki dengan caranya masing masing. Hades seharusnya melihat keduanya bahagia dan tak digelapkan mata oleh kecintaan yang pada akhirnya mencelakakan cintanya sendiri..

………………

Pemakaman ini sedang tak terlalu ramai dan cuaca pun masih bersahabat. Memikirkan bahwa sekarang aku sedang melangkahkan kaki perlahan menuju peristirahatan terakhir yang abadi milik sahabatku tersayang membuatku rindu setengah mati dengan candanya yang begitu riang. Begitu tiba aku melihat ada yang tampak aneh dari kedua makam ini. Bunga di atas pusaranya masih baru. Sepertinya ada seseorang yang telah datang belum lama ini. Dengan refleks kuarahkan pandanganku kesegala arah mencari kemungkinan siapa gerangan orangnya dan aku mendapati sosoknya. Aku tidak mungkin lupa karena iapun tak banyak berubah. Ia Hades. Tak salah lagi, ia Hades. Aku tau ia mencintai Athena dengan cinta yang teramat sangat dan hari ini pun masih aku dapati hal itu.

………

aku memiliki mutiara berharga kendati semua orang menganggapnya batu tua tak ada harganya
Jakarta, 4 maret 2012
Buku harian mereka

Nama Penulis: Resi Rizki Amelia

Cerpen Buku Harian Mereka merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Karena Facebook

Oleh:
Namanya Gery, dia seorang pelajar SMK yang usianya sudah 18 tahun. Dia kelas 12 SMK sekarang. Masa masa dimana menjalani status sebagai seorang pelajar dengan ikhlas dia lalui, namun

Maafkan Aku Ina

Oleh:
Aku kembali melewati jalan itu, jalan yang sudah kulalui selama sepuluh hari. Tiga hari yang lalu, sepulang sekolah Aku melihat Seorang Anak Perempuan yang berusia kira-kira sepuluh tahun tengah

Kenapa Harus Gue?

Oleh:
Lamunan Rahma buyar ketika terdengar derit pintu kamarnya terbuka. Di lihatnya sahabatnya telah berdiri di depan pintu. “Ngelamunin apa sih non?” “Menurut lo?” “Oh ya gue tau si cowok

Dua Peluru

Oleh:
Begitu Erika Samantha berhasil membuka pintu besi, adik Erika -Trissa Samantha- berlari menyusuri lorong gelap nan sunyi dengan tangan membawa sepasang high heels dan slingbag berwarna merah. Nafasnya terengah-engah,

Penantian Yang Sia Sia

Oleh:
Entah kenapa, sampai saat ini aku masih saja menunggunya di tepi sungai ini. Di tepi sungai yang penuh dengan cerita cintaku dengannya. Saat aku berdiri berdua juga bermain berdua

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Buku Harian Mereka”

  1. Anggita Mardika says:

    Bagus cerpennya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *