Bulan Dan Bintang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 30 October 2017

Kulihat langit. Yang dihias dengan bintang dan bulan. Dan kuingat kembali saat aku bersamanya. Kenangan itu begitu indah. Aku tak menyangka ia pergi secepat ini. Saat ini, air mataku tak kuat kubendung lagi. Aku menangis tanpa mempedulikan orang yang melihatku.

“hey. Bulanku kok nangis? Malu tau diliatin orang” ucap bintang menghapus air mataku. Bintang adalah sahabatku.
“makasih” jawabku memeluknya.
“untuk?” tanyanya.
“kamu udah menjadi sahabat dan orang yang menemaniku saat aku sedih” sahutku.
“udahlah. Yuk pulang” ajaknya.
“gak bintang” tolakku.
“kenapa?” tanyanya.
“aku mau di sini” jawabku.
“ok, aku akan temani kamu” sahutnya.

Malam ini aku merasa bahagia saat bersama bintang. Kenyamanan yang pernah kurasakan dulu pada Roy. Kini kurasakan pada bintang.

“bulang. Coba kamu lihat bulan itu. Cantik bukan? Sama kayak kamu” godanya seraya menunjuk bulan di langit.
“hmm.. Bintang juga keren. Berkelap kelip di langit” jawabku.
“hahaha” tawaku dan bintang.

“lan. Aku mau ngomong” ucapnya.
“silahkan” jawabku.
“I LOVE YOU” gumamnya.
“I LOVE YOU TOO” gumamku.
“kita pacaran?” tanyanya.
“yaa” sahutku.
Kami pun resmi pacaran. Dan berbahagia.

Cerpen Karangan: Nuruliza
Facebook: NnuruLl
Namaku Nuruliza. Umurku 11 tahun. Ini cerpenku yang pertama. Salam kenal kakak kakak

Cerpen Bulan Dan Bintang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dibalik Hujan

Oleh:
Di pinggir jalan, rintikan hujan mulai membasahi tubuhnya. Ia membiarkan tubuhnya terkena hujan. Ia tidak peduli jika ia berbuat seperti itu ia akan membuat tubuhnya sendiri sakit. Dialah Keisha.

First Love Andina Rasty

Oleh:
Berawal dari Sahabat menuju sebuah pernikahan… Aku rasty aku adalah perempuan normal yang juga bisa merasakan jatuh cinta, tapi aku jatuh cinta ke hati yang salah, hati seorang sahabat

Cinta dan Persaudaraan

Oleh:
“Aku sedih Sar”, isakku kepada Sarah “memang apa masalahmu dengan Ilham yass?, bukannya kamu udah temenan lama sama dia..? kok sekarang tiba-tiba jadi marahan gini sih” jawab Sarah seakan

Aku, Kamu dan Dia

Oleh:
Aku dan kamu adalah sahabat sejak kita kecil. Kita sangat dekat dan selalu menghabiskan waktu bersama. Hingga kita beranjak remaja, kita mulai menyadari bahwa ada perasaan lebih dari sekedar

Akhir Penantian

Oleh:
“Ra nanti siang temenin gue ke toko buku yang deket kompleks rumah lo yaa” ajak Rinda. “siap nyonya, ntar sekalian gue juga mau cari buku musik terbaru” jawab Rara

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *