Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Cinta Tertunda

Pagi itu, aku masih bersama ayahku. “Sarapan kali ini, enak sekali!.” pujiku kepada ayah “Memang sebelum-sebelumnya tidak enak?” tanya ayah “Enak kok yah, tapi ini lebiih enak!” ucapku...

Sebulan Mungkin Cukup

Mungkin hal ini, pernah anda alami, persahabatan yang begitu singkat. Tapi ingat kebahagiaan ada pada diri kita sendiri, selain itu kita juga dapat membahagiakan orang lain. Cerita ini hanyalah khayalan belaka yang terlintas...

Dia, Insyaallah Ya

Aku terbangun ketika matahari menyilaukan mataku, perlahan mencoba membukanya sembari menepis rasa silau yang terasa menganggu. Segera ku tolehkan kepalaku ke arah jendela kamar yang tirainya telah terbuka lebar. “Hmm...

Rindu Sahabat Lama Ku

Iseng-iseng bongkar lemari buku, aku menemukan sebuah kotak berwarna merah dan bermotif bunga-bunga kecil di sudut kanan rak buku paling bawah. “Masih cantik nih kotak” gumamku, sambil tersenyum. Hasratku sudah tak sabar...

Hanya Dengan Senyuman

Pagi yang cerah, gadis imut itu membuka pintu rumahnya. Dilihatnya, sekeliling rumah yang tampak asri, seulas senyum tak pernah hilang dari wajah mungilnya. “Namanya April.” kata seorang ibu memberitahu. “Namanya bagus...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply