Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Temo Demo No Namida

Nami duduk sambil memegang sebuah roti. Hanya itu saja sambil duduk di belakang kelas. Ia memakan roti tersebut dengan gigitan yang biasa. Nami pun membuang bungkusan roti tersebut. Ia berjalan ke luar, menatap kelas kelas...

Jarak Pertama

Apa yang kupikir lagi? Semua telah benar-benar jauh dari gapaian. Walau menangis tiada guna, masih saja melakukannya. Seperti orang tolol meradang disini. Mengunci diri berhari hari tanpa sesuap nasi. Bahkan seteguk air pun...

Mawar Melati

Matahari pagi mengintip dari peraduan di ujung timur. Sepercik cahaya menyingkap selimut malam. Kegelapan mulai berangsur memudar dikuti lenyapnya bulan. Hanya untuk memberikan kesempatan untuk sang surya. Kesempatan memenuhi...

My Teacher My Love

Pagi itu Tiara lagi-lagi telat kesekolah, dengan sekuat tenaga Tiara berlari menuju kelasnya, dan begitu sampai dikelasnya Tiara kaget melihat ada guru baru yang sedang mengajar dikelasnya. Tok.. tok..tok.. “pagi pak,”...

Biarkan Aku Membalas Kebaikanmu

Pria itu berjalan perlahan dengan tumpukan kayu bakar di punggungnya. Berat memang, tetapi ia tidak boleh kedinginan malam ini. Ia terus melanjutkan langkahnya, walau mulai tampak kepayahan. Menapaki jalan yang mendaki menuju...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply