Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Puisi Terakhir

Kita masih disini… Masih menghirup udara yang sama di ruangan ini. Entah sampai kapan kita mampu bertahan. Tapi kita harus tetap berjuang. Saat ini mungkin tak akan pernah kembali, Maka nikmatilah saat ini. Saat esok...

Hujan Penghantar Kerinduan

Malam ditemani hujan deras memilukan hati, di situ Randy terkulai di pojokan kamar menatap kosong jendela basah yang dihantam hujan. Sesekali guntur menyapa, raut mukanya pucat, Lesu, lunglai tak bergairah. Hanya 2 buah lilin...

Goodbye

Dia adalah mahluk pribumi dari tempat dimana semua asa terkabulkan. Dia merupakan pemenuhan harapan, dari segala keinginan muluk manusia. Aku yakin, dia mengetahui segala semilir angin yang membicarakan kesempurnaannya. Belum...

Between You

Hampir dua jam. Aku duduk di bangku taman segi panjang yang hanya terbuat dari semen di samping pohon Akasia. Menunggu. Berharap seseorang yang ku puja itu datang menemuiku disini, seperti janjinya. Udara kering mulai menggerogoti...

Karena Tuhan Tak Sedang Bermain Dadu

Ruangan ini begitu pengap. Sirkulasi udara di sini sepertinya amat tak teratur. Tak ada celah bagi cahaya yang hendak masuk, kecuali jendela tua itu. Dan sayangnya, derikan jangkrik menandakan waktu sudah petang. Aku tak...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply