Cinta Dan Tujuan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 24 February 2016

Cinta? kata yang tidak asing lagi tapi tidak sedikit orang yang tahu arti dari cinta itu. Banyak bertanya cinta itu apa? apakah cinta itu rumit? ya, cinta itu rumit karena cinta suatu teka-teki perasaan yang sangat sulit untuk dipecahkan dan cinta pun bisa diartikan anugerah Tuhan yang begitu indah meski cinta itu kadang kala membuat seseorang menangis. Cinta memiliki beribu makna, tapi cinta hanya dapat dirasakan oleh orang yang mampu mencintai dirinya sendiri. Seperti cinta yang dirasakan anak remaja yang berseragamkan putih abu-abu ini. Seorang remaja yang tidak tahu apa tujuan hidupnya bahkan yang menemaninya hanya kesepian, anak remaja yang berusiakan 17 tahun ini ialah seorang gadis berhijab, gadis yang tidak tahu dengan dunia luar bahkan di sekolahnya dia tidak pernah bergabung dengan siapa pun, tempat favoritnya perpustakaan di mana buku-buku menjadi teman akrabnya.

Gadis ini bernama Ridha, gadis yang malang yang hanya hidup bersama orang yang tidak peduli dengannya meskipun itu adalah orangtua kandungnya. Karena orangtuanya tidak peduli dengan Ridha jadi maklumlah penampilannya sangat sangat tidak rapi. Ridha tidak pernah merasakan cinta dari siapa pun, karena mencintai dirinya sendiri pun dia tidak tahu. Di kehidupan Ridha mulai muncul sosok yang baru, sosok itu seorang pemuda tampan, berkulit putih dan agak pendek ia bernama Kevin. Kevin pemuda yang awalnya penasaran dengan kehidupan Ridha tapi setelah dia tahu kalau Ridha adalah sosok gadis yang menjalani hidupnya tanpa ada seorang pun peduli dengan kehidupannya ia hanya dapat sekolah dari hasil menulisnya yang dia jual ke orang lain.

Jam 07:05 Ridha sudah tampak di gerbang sekolah, saat yang bersamaan Kevin juga baru tiba di sekolah. Tak sengaja Kevin menabrak Ridha, tapi mereka tidak sampai jatuh hanya siku mereka berdua tersenggol, “Aduhh,” jerit Kevin, dan Ridha hanya menampakkan ekspresi sakit tanpa mengeluarkan kata lalu pergi.
Kevin berlari menghampiri Ridha. “Maaf ya, aku tidak sengaja,”
“Gak apa-apa,” jawab Ridha ringkas.
“Ridha, aku ingin menjadi temanmu, aku akan mengubah hidupmu,” Ridha hanya menatap Kevin dengan begitu sinis.

Setelah jam istirahat Kevin ke perpustakaan karena dia tahu Ridha ada di sana. Di perpustakaan Kevn melihat Ridha duduk sendiri di pojok perpustakaan dan tanpa berpikir Kevin menghampirinya, “Maaf ya bukan maksud aku lancang duduk di dekatmu tapi selama ini aku selalu memperhatikanmu, aku tahu semua tentangmu, aku ingin kamu seperti orang yang ada di sekitarmu, kamu harus bisa menemukan tujuan hidupmu karena dengan cara itu kamu dapat mencintai dirimu sendiri,”

Ridha pertama kalinya berbicara dengan orang lain. “Kamu tidak usah sok tahu dengan kehidupanku, kamu tidak tahu betapa kejamnya dunia terhadapku, aku memiliki orangtua tapi aku tidak seperti anak yang lain yang bisa mendapatkan perhatian orangtua, saat ini aku tidak memiliki tujuan karena aku memang tidak ingin memiliki tujuan, dan untuk mencintai diriku sendiri percuma karena aku hanya menginginkan cinta dari orangtuaku,” Ridha berlari ke luar perpustakaan dengar air mata yang menetes sedangkan Kevin hanya terduduk bisu di tempatnya.

Dari peristiwa di perpustakaan Ridha selalu memikirkan kata Kevin, sebenarnya Ridha tidak tahu nama pemuda itu Kevin tapi kata-katanya menggerakkan hati Ridha untuk menemukan tujuan hidupnya. Tapi ketika Ridha sudah mampu mencintai dirinya sosok pemuda itu tidak pernah muncul lagi. “Ohhh Tuhan.. pertemukan aku dengan pemuda itu, pemuda yang telah mengubah hidupku,” kalimat itu yang selalu diucapkan Ridha.

Ridha selalu mencari siapa sosok pemuda itu hingga pada suatu hari seseorang perempuan yang sudah agak tua mmenemuinya, “Pemuda yang kamu cari hanya bisa memperhatikanmu dari kejauhan dan dia menitipkan surat ini padamu, jangan pernah kamu membukanya sebelum aku datang menemuimu lagi.” Perempuan itu langsung pergi tanpa memberi kesempatan Ridha untuk bicara. Ridha hanya melihat sekelilingnya tapi pemuda itu tidak pernah tampak.

Hari demi hari Ridha selalu menunggu perempuan itu datang lagi menemuinya karena Ridha sangat penasaran dengan isi surat itu. Keesokkan harinya perempuan itu datang menemui Ridha lagi di depan gerbang rumah Ridha, “Nak, aku adalah Ibu dari pemuda yang kamu cari itu, saat ini dia sudah tidak ada Nak, dia telah meninggalkan kita karena penyakitnya yang sangat kronis, dia sering menceritakan kamu Nak, sebelum dia pergi tujuannya hanya ingin membuat kamu dapat menemukan tujuan hidupmu karena dia selalu memperhatikanmu sejak kamu mulai sekolah dengan tempat yang sama dengannya, kamu adalah gadis yang dicintainya,”

Ridha hanya bisa berkata, “Ibu, kenapa dia memberikanku tujuan hidup lalu dia pergi, hanya dia Bu yang peduli dengan kehidupanku dan tujuan hidupku selama ini hanya ingin bersamanya bu,” Ibu Kevin memeluk Ridha dengan penuh perasaan, “Sekarang Nak bukalah suratmu, aku akan selalu ada di dekatmu Nak ketika kamu membutuhkan teman, aku akan menjadi pengganti Kevin yang peduli denganmu.” Perempuan itu pergi dengan air mata. Ridha langsung membuka suratnya.

“Hai Ridha, kamu belum tahu kan namaku Kevin, saat ini aku lagi memperhatikanmu di sisi Tuhan, selalu cintai dirimu jangan dengan kepergianku kamu juga kembali dengan dirimu yang dulu, penyakit ini yang telah memisahkan kita bukan karena kemauanku, terus jalani hidupmu dengan penuh tujuan, dan aku ingin jujur pada kamu Ridha. Aku mencintaimu tapi aku tidak bisa memilikimu tapi aku yakin kita akan bersama di surga nanti, jaga dirimu baik-baik, jangan membenciku karena aku pergi tanpa sepengetahuanmu semua itu ku lakukan karena aku tidak ingin kamu menangis melihat kepergianku. I love you gadis pujaanku,” Ridha menangis tersedu-sedu.

“I love you too, kamu tidak akan pernah mati di hatiku, sekarang aku telah bisa mencintai diriku jadi aku sudah mampu merasakan cintamu. Mulai hari itu Ridha menjalani hidupnya dengan segala tujuannya sesuai dengan keinginan Kevin.

Cerpen Karangan: Raoda
Facebook: Raodhaa Thul’Ruwaidah AqiLah

Cerpen Cinta Dan Tujuan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Love is You

Oleh:
Renai itako adalah cewek yang tingkah lakunya seperti cowok. Dia garang dan ceroboh. Dia pun juga tak begitu pintar, makanya dia tidak bisa masuk SMA yang sama seperti teman

Hari Yang Tak Pernah Ku Sangka

Oleh:
Ku rebahkan badanku di kasurku dan melepaskan kepenatanku hari ini. Kegiatan sekolah hari ini benar-benar membuatku lelah. Tiba-tiba ponselku berdering, alangkah terkejutnya aku ternyata itu adalah pesan dari orang

Arti Setiap Tetesan

Oleh:
Afresia Hani Permata, aku seorang remaja yang duduk di bangku SMA. Aku menyukai seseorang yang bersekolah di SMK namanya Ima, tapi itu bukan nama aslinya itu adalah nama julukanku

Kebaya Misterius

Oleh:
Malam itu hujan tak berhenti membasahi kota bandung, rintik air hujan semakin deras hingga suasana kota bandung yang memang selalu dingin tambah dingin dengan adanya hujan yang turun menemani

Ketika Cinta Terhalang Usia

Oleh:
Terimakasih. Hanya kata itu yang bisa Michella ucapkan. Segala sesuatu yang saat ini ia lihat sungguh tak pernah dibayangkannya. Berdiri di tempat ini dulu hanya sebuah angan. Namun kini

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *