Cinta di Ujung Purnama

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 3 December 2013

Cinta. Tak seorang pun tahu kapan ia akan merasakan nya, dengan siapa akan menjalaninya, dimana ia mendapatkannya dan bagaimana ia merasuk ke dalam hati. Mengusik usik otak ini, sehingga dalam fikiran hanya ada dia dan dia.

Fahra duduk sendiri menikmati cahaya bulan purnama, keindahan alam yang menjadi saksi tumbuhnya perasaan cinta pada sahabatnya kecilnya Jonas, yang kini entah dimana.

Bel tanda masuk berbunyi, Fahra dengan tergesa masuk ke dalam kelas. Tak lama Bu Berta masuk diikuti sesosok jangkung di belakangnya.
“Anak-anak kita kedatangan lagi murid baru dari Jakarta” Bu Berta berbicara dengan suaranya yang lantang. “Silahkan perkenalkan namamu” Lanjutnya.
“Hai namaku Andika, kalian boleh panggil saya Dika” Andika memperkenalkan diri.

“Boleh saya duduk disini?” Tanya nya.
Fahra mengangguk, kebetulan teman sebangkunya pindah ke Surabaya jadi ia duduk sendiri.

Jantung Fahra berdegup 2 kali lebih cepat saat tak sengaja ia menatap mata Dika. Mata itu memancarkan sinar lembut, teduh, damai, seperti rembulan yang selalu ia kagumi, mata itu mengingatkannya pada sosok yang selalu ia nantikan kedatangannya, selalu ia harapkan kehadirannya, selalu ia rindukan kebersamaannya Jonas ya Jonas sahabat kecilnya.

Terlintas kembali peristiwa saat Jonas kecil tergeletak di hadapannya, wajahnya pucat namun matanya tetap menatap teduh ke arahnya. Bibir kecilnya mengucap janji “Aku pasti kembali menemuimu”. Fahra kecil menangis mengiringi ambulance yang membawa sahabat kecilnya.

Janji Jonas lah yang membuatnya sampai saat ini selalu sendiri, ia yakin kalau Jonas akan datang menemuinya lagi.
“Kok ngelamun?” Dika datang membuyarkan lamunan Fahra.
“Hah, ah eng, enggak kok” jawabnya gugup. “Kamu kok ke sini?” Fahra menyembunyikan rasa gugupnya.
“Aku kan udah janji, aku akan menemuimu” Dika tersenyum.
Fahra berdiri, ia hendak pergi, namun tangannya di genggam oleh Dika.
“Mau kemana?” Dika
“Lepasin gue!” Fahra marah
“Aku Jonas” Aku Dika
“Gue gak percaya, lepasin gue atau gue teriak” Ancam Fahra
“Aku serius…” Dika menatap Fahra.

Cerpen Karangan: Nona R.
Facebook: Nona Rambu

Cerpen Cinta di Ujung Purnama merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Judge

Oleh:
Ini bukan hutan, tetapi mengapa menggunakan hukum rimba? Ya! mungkin bisa dibilang seperti itu, siapa yang kuat, dia yang berkuasa. “Ve!” Tegur seseorang. “Sudahlah jangan dipikirkan, apa kata mereka”

Pos

Oleh:
Sore itu, Felly kembali terdiam di depan meja kerjanya. Ia tak dapat memikirkan bagaimana kondisi pekerjaannya saat ini. Riska yang terus berkobar akan job yang menggerayai Felly terus menerus

Makcomblang

Oleh:
Mak comblang. Dari judulnya mungkin kalian bisa nebak bahwa ini adalah cerita tentang usaha seseorang dalam menyatukan dua insan manusia yang saling mencintai (saling mencintai? Trus gimana kalau cuma

Cinta Atau Keluarga

Oleh:
3 minggu berlalu setelah kakak dari perempuan yang sedang melukis sebuah pemandangan di belakang rumahnya itu sembuh. Laki-laki yang berusia 19 tahun itu telah berada di sampingnya, menemaninya melukis.

Gorengan Nasi Uduk

Oleh:
06.10 Grup LINE SEPSOSA tiba-tiba berbunyi. Mirza Satrio “TIDAK ADA KATA GAGAL SELAMA KITA MASIH BERUSAHA UNTUK MENCOBA SUKSES” “Yee.. si Ijul. Ngirimin kata motivasi mulu..” kata Dela. “Tau

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *