Cinta Gugur Sakura

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 30 January 2015

Hai namaku Andrian dwi novesal panggil saja aku Kevin, eh gak nyambung yah, hehe paanggil saja aku Andrian kini aku duduk di bangku SMA lebih tepatnya madrasah sih dan aku sudah kelas XII ipa 3 waw keren yah, nah meskipun madrasah tapi jangan salah madrsahku itu negeri loh gak kalah sama SMA negrri yang lain sekalipun, dan di sinilah ku bertemu sahabat dan entah itu bidadari atau sang putri yang diutus untuk satu sekolah denganku. ya bidadari yang pastinya dia itu perempuan, bidadari itu bernama acha dia juga kelas XII ipa 1, meskipun kelas aku dan dia berbeda namun hati ini terasa sangat dekat dengannya.

Ku pandangi dirinya, ku perhatikan gerak geriknya sampai langkah kakinya pun ku perhatikan sampai suatu saat aku ingin pergi ke kantin bersama teman temanku di antaranya fajar, ajis, saepullah dan aidil.
“bray pada mau ke kantin gak” ucap fajar sambil membetulkan poni cetarnya
“biasa aja keles ngomongnya mau ngapain si lu jar ke kantin juga?”
“ih lu teh ke kantin mah makan atuh, cari yang pedes pedes” ucap aidil sambil sibuk memainkan hpnya,
“yang pedes apa? cabe?” sahut fajar
“iya cabe cabean” timpal ajis
“astaghfirullahkalian pada ngomongin apa sih? cabe lah apa lah dalam hadist kan sudah dijelaskan kalo berzinah itu dilarang
Di antara temanku memang saepullah lah yang paling alim, sisanya bisa nilai sendirilah

Kami pun asik mengobrol di perjalanan menuju kantin, dan obrolan kami pun tidak jauh dari kata cabe, entah apa yang ada di pikiran mereka ,menurutku lebih baik obrolin terong terongan, hehehe tiba tiba aku mencium wangi wangi ini tak asing bagiku sepertinya ini wangi acha karena sampai ke parfum parfum aku hapal
“bro tunggu dulu deh bro” ucapku di depan pintu masuk kantin
“apa lagi sih dri?” saut fajar
“paling dia nungguin cabe lewat” saut ajis
Sementara kami mengobrol aidil dan saepul pun pergi memesan makanan
“apa lagi si ajis, iya tapi lu tomatnya” ucapku pada ajis
Ternyata benar kataku, wangi ini dari farfum acha, acha berada di kantin dan teman temannya beuh ini baru wanginya apalagi ah sudahlah aku dan temanku pun masuk ke kantin ketika di kantin tak kusangka acha menyapaku dan ku hampir pingsan
“wah andrian, bisa makan juga yah”
“heheh ya iya lah emang zombie”
“ya udah deh aku ke kelas dulu yah dah kenyang duluan”
Meskipun obrolan kami singkat, yang penting itu senyum manis banget kaya gula jawa, untung dah dikantongin buat oleh oleh dah cukup ngobrol makannya aku pun makan di kantin beserta teman temanku, sampe bel masuk kelas pun berbunyi aku pun langsung pergi ke kelas, di kelas aku terus memikirkan acha, tapi di pikiran ku gak ada yang jorok, akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi, dan aku berniat mengajak pulang bareng siapa tau lagi hoki
“hei cha”
“wah ketemu lagi” tak ku sangka ternyata acha tak sejutek yang ku kira dia tetap saja tersenyum
“hehe, kamu pulang ke mana?”
“oh, aku lewat jalan kenangan mang kenapa?”
“enggak kebetulan aku ngelewatin jalan itu, kamu mau bareng gak?”
“wah kebetulan aku lagi gak dijemput sama papah”,
“ya udah kalo gitu, naik motor gak masalah kan?”
“jangankan motor jalan kaki sama kamu juga aku mau”
Beuh kalo boleh aku bilang, cukup cha jangan buat aku hyperlove deh beuh dia senyum lagi.

Akhirnya aku dan acha pun pulang bareng, di perjalanan pun kami masih mengobrol, entah acha merasakan hal yang sama atau tidak, yang penting sekarang bisa ngajak pulang bareng dia, dan menit berganti menit jam berganti jam hari berganti hari dan bulan berganti bulan tak terasa aku pun sudah sampai di semester akhirakhirnya esok pun ujian nasional, aku pun berusaha mendapatkan nilai bagus supaya dapat kuliah di luar negeri, terutama di jepang agar aku juga dapat melihat bunga sakura berguguran. dan tak terasa esok hari terakhir UN sebelum hari esok aku bertemu dengan acha,
“andrian tunggu” ucap acha dengan nada tergesa gesa mungkin karena habis berlari,
“iya ada apa cha?”
“aku mau nanya” sahut acha
“nanya apa cha?”
“kamu kalo dah lulus dari sekolah mau kuliah dimana”
“aku mau pindah cha ke jepang, aku mau kuliah disana”
Entah mengapa acha meneteskan air matanya
“kamu kenapa cha? kok nangis”
“kamu tau enggak, kalo kamu pergi aku disini sendiri”,
“maksudnya?”
“sebenernya aku mulai suka sama kamu, aku mau kita bisa pergi kuliah bareng naik motor, panas panasan bareng”
“sebenernya aku juga suka sama kamu bahkan dari kamu kelas X aku memperhatikan kamu”
“tapi kenapa kamu harus pergi?”
“ijinin aku bilang ini meskipun ini terlalu dini untuk di omongin, ketika aku kembali nanti, menikahlah denganku”
“apa sih kamu pacaran aja belum masa nikah”
“aku serius cha”

Akhirnya hari terakhir UN berlangsung dan tak terasa sudah ada pengumuman kelulusan akhirnya aku lulus dengan nilai tertinggi, dan mendapat beasiswa untuk kuliah ke jepang, akhirnya berita ini aku beritahu kepada orang ua ku,
“mah aku dapet beasiswa nih ke jepang, dan ini juga memang cita cita aku”
“ya udah kalau ini yang terbaik untuk kamu, dan ini cita cita kamu ya sudah” sahut ayahku, ibuku hanya menahan tangis, namun dia juga mengijinkanku untuk ke jepang, sekarang tinggal ngomong sama acha, aku pun datang ke rumah acha
Tak sangka acha sudah menunggu di jalan dekat rumahnya, sambil menahan air matanya,
“eh cha kamu dah di sini, baru aku mau ke rumah kamu”
Acha tak menjawa dia hanya memeluku, aku pun hanya mencoba menenangkannya,
“cha besok aku pergi ke jepang, doain aku yah agar aku sukses dan selamat di sana,
sambil menahan tangis, acha menjawab “aku akan mendoakanmu kok dri, agar kamu sukses dan selamat kembali lagi kesini”

Akhirnya hari ini tiba, hari aku pergi ke jepang, acha pun turut mengantarkanku ke bandara, dia pun menahan air matanya sebenarnya aku tak sanggup meninggalkannya
“dri jaket kamu bawa enggak?”
“oh bawa dong cantik” jawab ku sambil mencubit pipinya
“ih kamu sakit tau”
“ya udah aku pergi dulu yah”
“hati hati yah disana, awas kalo godain cewek jepang kaya miy*bi”
“hehehe”
Akhirnya aku pun pergi dan aku akan kembali nanti untuk menikahi acha

Cerpen Karangan: Andrian Dwi Novesal
Facebook: Andrian Novesal

Namaku: Andrian Dwi Novesal
Tempat tanggal lahir: Brebes 24 November 1998
Tinggal: Bogor
Hobi: Menulis

Cerpen Cinta Gugur Sakura merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Perasaan Sahabatku, Hasan (Part 3)

Oleh:
Sebersit cahaya berwarna kuning ke-merahan terlihat menyembul dari ufuk timur, perlahan menyebar dan mengeluarkan sebuah bola raksasa yang begitu terang dengan sinar kuningnya yang menyilaukan setiap mata ketika melihatnya.

Cinta Penuh Kegalauan

Oleh:
Sms antara beiby(cowo) dan cinta(cewe) : B : cintaa.. C : yaa bebz? B : kok smsku dibalesnya lama banget ? C : abiz bobo bebz.. B : ohh..

Budayaku Di Langit Rusia

Oleh:
Kilauan matahari belum terlihat dari langit utara, angin dingin berhembus manerbangkan dedaunan basah, gumpalan kapas salju turun beriringan, beberapa suara merdu burung masih terdengar walau dingin menerpa bumi ini,

Kebijaksanaan Sebuah Kisah

Oleh:
Pemuda itu berjalan menyusuri trotoar menuju kedai kopi yang biasa dikunjungi kala sore hari, kali ini kepalanya tertunduk dengan kedua tangan menyusup di saku celana twis nya, cuaca sore

Persimpangan

Oleh:
Persimpangan itu terdengar seperti “banyak jalan yang harus kau pilih dengan tepat”. Sekali kau berbelok ke arah yang salah, susah untuk kembali lagi. Hal seperti itu yang aku alami

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *