Cinta itu Logika

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 1 April 2017

Akhirnya kini aku belajar mencintai Nandha. Wanita yang tak kuhiraukan cintanya. Mungkin dia yang bisa menerimaku apa adanya. Dulu aku percaya cinta itu tak ada logika. Kebodohan memang jika cinta tak ada logika. Prinsip inilah yang buat aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi, tenggelam dalam lautan dalam, tersesat tampa tau arah jalan pulang dan jadi butiran debu. (lagu butiran debu)

Pengalaman pahit mencintai tampa logika, Dewi harusnya aku sudah tahu dari sifatnya bahwa dia wanita yang lincah tapi mataku tertutup karena cinta. Aku mencoba untuk percaya namun akhirnya logikaku ternyata benar. Dia menduakanku membuat hatiku hancur. Itu bukan yang pertama aku diduakan, semua aku sadari tapi karena cinta begitu ingin memiliki membutakan mataku.

Di akhir cinta ini aku merasaka sakit yang tak terhingga. Aku jatuh cinta untuk kesekian kali, kuberikan kasih sayangku seutuhnya. Aku selalu ada disaat dia membutuhkanku dan hebatnya disela pengorbananku dia selipkan kata yang menyakitkan dan tindakan yang menyakitkan. Misal ketika aku menjemputnya dan motorku mogok dia pergi meninggalkanku dengan caci maki. Bodonya lagi bagiku cinta adalah pengorbanan. Mungkin hingga tak terhitung cara dia menyakitiku. Ikhlas saja menurutku.

Lagi-lagi lagu butiran debu berlaku padaku. Cinta itu logika aku harus merubah semua liriknya jadi “aku terjatuh dan aku bangkit lagi, aku takkan tenggelam karena aku bisa berenang, aku takkan tersesat karena aku bisa bertanya, aku tampamu biasa saja”. Ya harus kutinggalkan wanita setengah iblis ini. Sementara ada wanita yang dengan tulus mencintaiku. Di mana logikaku? sebenarnya ini juga sebuah pembuka mata untuk mengertikan semua ini.

Banyak yang salah memilih pasangannya karena menyakini cinta itu buta. Ada yang jadi korban KDRT karena cinta buta. Dia tahu cowoknya preman tapi cintakan buta. Itu segelintir contoh. Bisa kita mengamati sendiri ketidak adilan cinta karena cinta itu buta. Gunakanlah logika amati, bebet, bibit dan bobot demi kebahagiaan kita. Aku sadar lebih baik selingkuh saat pacaran dan setia ketika telah menikah daripada setia ketika pacaran dan selingkuh ketika menikah.

Cerpen Karangan: S Ibrahim
Facebook: Baim Sabtu Ibrahim
Panggil saya Baim, saya suka menulis apa yang ada di pikiran saya. Semoga pembaca terhibur. fb saya Baim Sabtu Ibrahim.

Cerpen Cinta itu Logika merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Home Way

Oleh:
“Selagi kami masih memakai bahasa yang sama, dan bahasa itu adalah cinta” “Khalil Gibran” Tanda Tanya terlihat jelas melalui kerut alis seorang gadis hijab sebelum sontak menoleh. “maaf, tadi

Perpisahan Sementara

Oleh:
Pagi cerah membuat semua orang beramai-ramai berolahraga. Dari yang tua hingga yang muda pun ikut merasakan udara pagi yang sejuk ini. Setelah selesai berolahraga, Aku dan temanku Edo beristirahat

Cinta Berlapis Permen Karet

Oleh:
Pagi itu merupakan hari yang sangat cerah untuk bersekolah, Putra pun langsung berangkat dengan motor kesayangannya ke sekolah secepat kilat seperti menantang maut. Sesampainya di parkiran sekolah, putra melepas

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *