Cinta Kasih

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 25 September 2017

Hai gue helsyah, gue gak pernah nyangka kalau gue bakalan jumpa sama cowok yang super keren. Dia ganteng, baik, dia pinter, dan dia juga taat agama. Kurang apalagi coba, gue sekelas sama dia tapi sepertinya dia gak tertarik untuk temenan sama gue tapi saat gue ngerjain tugas biologi di perpus tiba-tiba dia datang nyamperin gue

“Hai boleh gabung?” ucapnya dengan sopan dan santun sama gue. “Boleh” ucapku dengan cuek sambil terus memandangi bukuku padahal hati gue udah seneng banget karena dia mau gabung sama gue. Gue memang suka baca buku di perpus di tempat yang paling sudut karena gue gak suka keramaian.
“Kamu gak suka gabung sama cewek yang lain?” tanya fandi ke gue, “Gue gak suka keramaian” sahut gue masih dengan sikap cuek.
Sejak saat itu fandi jadi sering nyamperin gue di perpus, gue sama dia jadi sahabatan.

Saat pagi jam belajar biologi kami semua seneng banget karena kelas kami akan pergi kemping di daerah hutan lindung bogor, saat kami berangkat guru memperbolehkan kami untuk mengajak satu teman atau keluarga saat mama tahu hal itu mama langsung nyuruh gue untuk mengajak lila sepupuku aku gak suka sama dia karena dia orang yang super centil dan ribut, pasti dia akan sangat menyusahkan gue nanti.

“Aku gak mau ajak lila ma!” ucapku kesal, “Lalu kamu mau ajak siapa?” tanya mama, “Helsyah kan udah besar ma lagian lila pasti cuma bisa nyusah in helsyah aja, helsyah kemping buat belajar ma bukan main-main” Ucapku “Ya udah kalau gitu kamu sama andi aja ya!” ucap mama memberi saran. “Apa?, andi? Plis ma helsyah pergi sendiri aja titik” ucapku dan langsung pergi meningalkan mama di ruang tamu sendiri.

Tiba saatnya berangkat kemping, gue udah posisi duduk di bus tapi saat melihat wajah andi yang datang menghampiri gue membuat gue jadi gak semangat lagi untuk mengerjakan tugas ilmiah nanti. “Hai helsyah” sapa andi dengan wajah yang berseri, “Kamu ngapain di sini?” ucapku ketus. “Kan tante yang suruh aku ikut sama kamu, biar ada yang jagain kamu” jawab andi dengan penuh percaya diri. Gue langsung diam dan hanya memandangi ke arah luar kaca.

Saat tiba di tempat kemping gue hanya diam sedangkan andi sibuk mendirikan tenda untuk menggantikan tugasku. Temen-temen cewek gue pada seneng andi yang gantikan tugas gue karena andi lumayan ganteng, andi melihat gue dan nyamperin gue “Kamu duduk aja syah aku udah gantiin tugas kamu biar kamu gak capek” Ucap andi, tiba-tiba fandi datang dan langsung merangkul pundakku “Hai helsyah” ucap fandi padaku “Eh, jangan rangkul gitu donk” ucap andi yang tampak cemburu. “Emangnya kamu siapanya helsyah?” tanya fandi. “Gue calon pacarnya helsyah” ucap andi, “Oh… Ayo kita ke sana syah!, di sana ada sungai” ucap fandi sambil menarik tanganku andi tidak tinggal diam dia mengikuti kami dari belakang.

Saat malam tiba ini lah hal yang paling gue suka karena kami makan bareng, nyanyi bareng, dan becanda bareng. Fandi menyanyikan lagu untukku yang berjudul “Sahabatku cintaku – dari soyqy”. Suara fandi lumayan juga, gue sangat menikmati lagunya.
“Gimana syah bagus gak” tanya fandi padaku saat lagunya selesai. “Iya bagus kok suara kamu lumayan juga” sahutku, “Oh, thanks ya” ucap fandi dengan wajah yang kecewa, guru tahu kok sebenarnya fandi itu tadi nembak gue dengan lagu itu tapi gue pura-pura gak ngerti aja karena gue gak mau fandi sedih dan kecewa.

Saat pagi tiba kami sarapan dengan makanan yang seadanya aja, dan tiba saatnya pak jack memberikan arahan tentang tugas-tugas ilmiah yang harus kami kerjakan. “Sekarang bapak mau bilang kalau kalian harus cari hewan yang bisa kalian presentasikan struktur hidupnya di sekolah nanti, kalian ambil gambarnya dari semua arah mengerti!!!” ucap pak jack menjelaskan tugas kami. “Satu lagi, kalian harus ambil foto dengan teman sekelompok kalian di dekat hewan yang kalian teliti tersebut oh iya kalian jangan lupa bawa makanan ya dan jangan lupa bawa bawa air jangan sampai kalian dehidrasi di perjalan nanti mengerti” tanya pak jack “iya pak” sahut semua siswa dengan serentak.
“Nah ibu ani akan bagi kelompoknya” ucap pak jack. Saat pembagian kelompok selesai bu ani memberikan sedikit arahan “Ibu cuma mau bilang kalau teman atau saudara yang kamu bawa tidak boleh terlibat dalam tugas ini yang berarti semuanya teman yang dibawa harus tinggal di tenda aja!!!”

Gue memang ditakdirkan untuk bersama dengan fandi buktinya kami selalu aja sekelompok kalau ada tugas kami selalu bareng. Andi dan sinta sepupu fandi dan teman dari teman sekelas kami tinggal di tenda sedangkan kami langsung pergi ngerjain tugas kami.
Gue dan fandi pergi ke arah utara, kami melihat ada tumbuhan langkah yaitu bunga anggrek hitam, kami langsung mengabadikan momen itu dan mengambil sedikit sample untuk kami teliti, setelah itu kami terus berjalan mencari hewan yang paling menarik dan akhirnya kami ambil gambar laba-laba yang paling unik. Kami foto bareng dan kami langsung cari objek yang bagus untu berfoto karena tugas kami akan kami kerjakan bersama di rumah,

Tiba-tiba saat di perjalanan kami mendapat hambatan saat fandi melihat ular besar di depan kami gue gak langsung pergi tapi gue malah mengabadikan momen tersebut, fandi langsung menarik tanganku dengan sangat cepat, kami berlari tanpa tujuan dan pada saat kami mulai merasa lelah kami berhenti untuk beristirahat sejenak. “Kamu gila ya ular sebesar itu kamu ajak selfi” ucap fandi dengan nafas yang terengah-engah, “Kan keren, jarang-jarang ada momen beginian” ucapku. “Ini yang buat aku makin cinta sama kamu” ucap fandi.

Tiba-tiba saja gue ngelihat ada seekor ular yang melingkar di atas pohon tepat di dekat fandi, saat gue ngelihat ular itu hendak mematuk pundak fandi, gue mencoba untuk menyelamatkan dia dari ular itu dengan mendorongnya jauh dari ular itu tapi, malah gue yang kena patuk ular itu.
“Helsyah kamu gak apa-apa kan” tanya fandi dengan wajah yang sangat cemas, dengan sigap fandi merobek lengan bajuku dan langsung menghisap bisa ular itu. “Kamu ngapain?” tanyaku dengan agak malu, “Kalau dibiarkan gitu aja nanti bisanya menyebar kamu bisa jadi lemah/lumpuh” ucap fandi sambil mengikat kan sapu tangannya ke lenganku.

Kami terus berjalan ketika kami hampir sampai di tempat kemping gue malah pusing dan jatuh pingsan, fandi mengangkatku ke tenda dan ibu ani memberi obat penawar racun untuk diminum oleh fandi dan gue.

Saat gue buka mata gue udah ada di rumah sakit dan di samping gue ada fandi, andi, mama, dan juga papa.
“Kenapa helsyah dibawa ke rumah sakit ma?, mama kan tau helsyah benci bau rumah sakit”. “Tapi fandi dan andi yang bawa kamu ke sini” ucap mama dan papa “kenapa kamu gak mau sembuh?” tanya andi dan fandi.
“Cie cie dah kompak niye” ucapku menggoda andi dan fandi
“Iya donk kita udah sepakat akan jadi sahabat kamu aja” ucap fandi “Iya syah, makanya kamu cepat sembuh ya” sahut andi yang setuju dengan pernyataan fandi.

“Cinta itu gak bisa dipaksakan Jadi mengalahlah untuk jalan terbaik”
Helsyah (helen elinsyah)

Cerpen Karangan: Helen Elinsyah Sinurat
Facebook: Helen Elinsyah Sinurat
gue cewek yg suka berimajinasi

Cerpen Cinta Kasih merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Love Phobia

Oleh:
Seorang wanita duduk di tepi danau. Rambutnya jatuh tepat di pundaknya yang mungil. Aku duduk sekitar satu meter dari dia. Ia menoleh dan tersenyum dengan sedikit dipaksa. “Kenapa? Lagi

Ketemu Jodoh Di Gereja

Oleh:
Namaku Dea Wijaya, umur aku 17 tahun, aku bersama keluarga baru saja pindah rumah di sebuah kota, aku anak pertama dari dua bersaudara, aku mempunyai adik bernama Andre Wijaya,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *