Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Miracle

Putih… Balutan putih tenang Bergeming, Terpaan angin menggoda Bergeming, Tangan rengkuh menggapai haru Bergeming, Langkah kakinya kian mereda, jauh dari kata cepat. Kaki jenjang itu menghentak tanah dengan keras. Hanya...

Surat Tinta Cokelat

“Fred, cepetan. Udah jam setengah tujuh nih. Elo nggak tahu…” kata-kata Feri terhenti ketika kakaknya, Ferdi; remaja berkulit cokelat muncul dari pintu rumah. “Iya-iya. Eh, kuncinya mana?” Ferdi dengan muka tanpa...

Pengagum Rahasia

“Jangan kau katakan aku lemah jika kau hanya melihatku ketika aku sedang menangis tersedu-sedu” kalimat itu ku katakan kepada sahabatku, Maryam. Maryam kerap kali disapa Mary oleh orang-orang sekampung. Aku dan Maryam...

Ketika Cinta Jatuh Cinta Lagi

Hanya kamu yang bisa membuat aku jadi tergila-gila…kata-kata itu berulang-ulang terdengar ditelingaku sampai membangunkanku dari tidur lelapku. Ternyata itu nada dering dari handphonenku yang ku save khusus untuk kekasihku,...

Waktu

Waktu sudah menunjukkan pukul 10.30, waktu yang sudah begitu gelap. Tapi yang namanya kota Jakarta tidak pernah sepi dengan suara bising kendaraan terkecuali hari raya idul fitri. Kiran yang sedari tadi terlihat sedang menunggu...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply