Cinta Musim Gugur

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Korea, Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 12 June 2013

Hari ini hari pertamaku melihat musim gugur, sungguh pemandangan yang sangat indah, jatuhan daun sakura yang cukup indah menghiasi jalan jalan di kota seoul, ku buka jendela apartemen untuk merasakan semilir angin sejuk yang menghujam tubuh, banyak anak anak bermain merasakan musim gugur yang indah ini.
“aitakatta, aitakatta, aitakatta” bunyi benda kecil disampingku.
“hallo, good morning! Ada perlu apa rick?” tanyaku membuka pembicaraan.
“hallo christ kita ke gyongju yuk?” ajaknya.
“ngapain?” tanyaku.
“sudah ikut aja, nanti pasti seru deh!” balasnya.
“boleh, tapi jemput aku ya di depan apartement!”
“oke sip dah, mending kamu siap siap aja! Nanti aku datang jam 9.30 oke! Bye”
“bye”.

“Ayo!” ajak dia menaiki sedan tuanya.

— Di gyongju —
“Wow keren banget nih tempat, baru kali ini melihat tempat seindah ini” gumamku.
“eh tau gak katanya tempat ini tempat paling romantis di korea, mungkin aja ada cewek yang ngejomblo!” ujarnya.
“ah pikiran kamu, cuma cewek, cewek dan cewek… aja!” balasku.
“hahaha, iya… iya! Eh ke sana yuk” ajaknya menunjuk ke salah satu pohon terbesar di sana.
“kamu kesana aja, kalau aku mau lihat lihat tempat ini dulu aja!”
“ya sudah aku pergi dulu aja ya!”

Akupun menyisiri jalan setapak yang tidak terlalu kecil, tapi indah, banyak pohon di sekitar yang daunnya mulai menguning dan berjatuhan indah.
“brukkk” aku menabrak seseorang karena saking asiknya melihat daun yang berjatuhan.
“joesonghabnida! (artinya maaf)” ucapku gugup.
“no problem!” balasnya sambil tersenyum.
Langsung kurapihkan bukunya yang terjatuh di jalan tersebut.
“aduh kenapa bisa begini!” ucapku tak sadar.
“dugg!” benturan kepalaku dan kepalanya.
“im sorry!” kataku sambil memberikan bukunya yang terjatuh.
“no problem! kamu orang indonesia juga?” tanyanya, tapi aku tidak menjawab tapi tetap memandangi wajahnya yang mirip seperti artis korea namanya “park jin hee”.
“hello! Are you indonesian people?” tanyanya melambaikan tangan di hadapanku.
“oh, oh! Iya aku orang indonesia, kamu juga?” tanyaku dengan canggung.
“iya!, kenalin aku Stevi!” jawabnya mengulurkan tangan.
“aku christ, panggil aja Min Zai!” membalas jabat tangannya.
“hah! Kenapa panggilannya Min Zai?” tanyanya bingung.
“yah karena…! Apa ya? Aku bingung :D” balasku sedikit canggung.
“hihihihi…! Kamu lucu :), memang kenapa bingung?” tanya stevi.
“karena, karena, karena ka..muu cantik!” jawabku sedikit malu.
“hahaha iya deh aku memang cantik!” pipinya memerah. “eh kita duduk di bangku itu aja!” ajaknya ke bangku yang kosong.

Kamipun bercerita tentang diri masing masing, saling bercanda, dan lama lama aku semakin suka pada stevi, sikapnya yang lucu, cantik membuatku betah lama lama mengobrol dengannya.
“aku mau curhat nih!” kataku.
“curhat apaan?” tanyanya.
“gini nih, aku selama ini belum pernah jatuh cinta sama cewek, tapi entah kenapa aku bisa jatuh cinta sama kamu!” ucapku tak sadar karena perasaan yang menggebu gebu.
“ah, aku jadi malu :)” balasnya.
“hehehe, aku memang cowok yang aneh! Oh ya kamu lihat daun yang jatuh itu?” tanyaku menunjuk sehelai daun.
“iya, emang kenapa?”
“jika diibaratkan kamu sehelai daun itu, aku tak akan membiarkanmu jatuh ke tanah tapi jatuh ke hatiku!” ucapan gombal jatuh dari bibirku.
“haha, kamu gombal deh, jadi malu!” balasnya sambil mencubit lenganku.

Ini adalah musim gugur pertamaku dan yang paling terindah, dimana daun daun sakura berguguran tetapi cintaku padanya tak pernah gugur hingga saat ini dia yang menjadi pendampingku.

Cerpen Karangan: Christmemory
Blog: cerpenispemula.blogspot.com
fb : christ memory
twitter : @christmemory13

Cerpen Cinta Musim Gugur merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gila Ramalan

Oleh:
Menurut kalian salah gak sih kalau gue itu tergila-gila sama ramalan? Ehm engga kan ya? Perkenalkan gue cika si ratu ramalan. Temen-temen gue ngasih julukan tersebut ke gue karena

Mengalah

Oleh:
Hari ini tepat satu hari setelah usia hubunganku dengan dia berjalan 32 bulan. Dengan kata lain hampir 3 tahun sudah aku menjalani hubungan ini. Suka dan duka pasti sudah

Singgahan Terakhir

Oleh:
Tempat yang selalu ingin kutuju adalah kamu Naungan terakhir yang ingin aku sambangi adalah kamu Waktu yang ingin kuhabiskan yaitu saat saat aku bersama sama dengan dirimu Well well

Wanita Yang Terjebak Dalam Drama

Oleh:
Siang itu mendadak saja gelap menyelimuti bilik kamarnya, hanya sekilas, sebelum ia berada di dalam pendopo keagungan istana. Adalah bisa juga disebut ritual rutinitasnya. Kegelapan itu digunakannya memanggil keharmonisan

Cinta Itu Absurd

Oleh:
Sepulang dari pemakaman Reza Ramadan, Ibnu langsung pulang ke kos-kosannya, di pemakaman dia melihat Nisa Nurgus tak kuasa membendung air matanya, padahal yang meninggal bukanlah orangtuanya, bukan juga keluarganya,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *