Cinta Sejatiku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 3 October 2016

Hari itu adalah hari yang sangat indah dan tampak satu persatu siswa memasuki ruang kelas mereka masing-masing terutama di kelas 1X-c. Saat itu Alya masuk ke kelas dan saat dia duduk di bangkunya terlihat sekuntum mawar merah dan coklat ada di laci mejanya “milik siapa ini?” katanya terheran Riska teman Alya pun yang saat itu ada di sampingnya sontak mengambil mawar dan coklat itu seraya berkata “wow… ternyata temanku diam-diam mempunyai penggemar rahasia ya!!”. Kelas pun menjadi ribut dan setiap orang menduga duga siapa yang memberi mawar dan coklat itu kepada Alya

Disaat yang sama masuklah Reno and the geng… Reno adalah pacar Alya. Reno yang baru datang dibuat kaget dengan semua teman sekelasnya karena dengan serentak teman-temannya berkata “o..o..oh.. jangan-jangan Reno ni…” semua siswa yang sudah datang menyangka bahwa Reno yang memberi Alya mawar dan coklat itu… Reno yang penasaran langsung mendekati Alya dan bertanya apa yang terjadi dan Alya pun menceritakan semuanya. Reno merasa semakin heran karena bukan dia yang memberi Alya mawar dan coklat “Tapi itu bukan aku!” sahut Reno
“lalu siapa?” sambung Alya

Disaat yang sama bel pun berbunyi dan Rafli salah satu murid di kelas itu pun masuk. Saat Rafli masuk Reno langsung berfikir bahwa Rafli la yang memberikan mawar dan coklat itu pada pacarnya karena memang Semua orang tahu bahwa Rafli Sangat mencintai Alya tapi cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. “jangan-jangan dia orangnya” kata Reno dalam hati seraya melirik ke arah Rafli dengan ekpresi sedikit marah.

Tak lama kemudian guru datang dan mereka pun belajar dan Tak lama kemudian pun bel berbunyi menandakan waktu pulang sekolah. Saat pulang sekolah Roni berniat untuk melabrak Rafli “Hei..” seraya mendorong Rafli “ini pasti dari loe kan?” kata Roni dan menunjukan mawar dan coklat itu kepada Rafli. “sayang kamu kok malah nuduh dia sih gak mungkin banget lah itu dia.. mana punya uang dia buat beli bunga dan coklat ini” sahut Alya.. Memang di kelasnya Rafli di anggap sebagai murid yang paling miskin karena dia selalu tampil dengan sederhana dan terlihat cupu… “iya ya yank mana mungkin dia orangnya.. ya udalah ayo kita pulang” kata Reno seraya mengandeng tangan Alya dan pergi diikuti dengan teman temannya…

Hari silih berganti setiap hari Alya selalu mendapat Mawar dan coklat itu, tetapi Alya tidak memberi tahu Reno soal hal itu karena takut Reno akan marah… Hingga suatu hari guru memberi tugas kelompok kepada mereka dan saat pembagian kelompok pun Reno, Alya, Danu, Riska dan Rafli satu kelompok.
Saat tiba mengerjakan tugas kelompok hanya Rafli yang mengerjakan tugas itu.. “Hei kalian jangan pacaran aja donk, kalaw kalian kayak gini ya udah aku tinggal yang penting aku udah ngerjain tugas aku bye!!” kata Rafli seraya ingin meninggalkan mereka “eh loe mau kemana loe itu harus ngerjain semua tugas ini sampai selesai enak aka loe mau pergi aja” sahut Reno
“maaf tapi tugasku udah selesai” kata Rafli melanjutkan langkahnya, tapi Sigap dari belakang Reno dan Danu menghajar Rafli yang menolak untuk mengerjakan tugas hingga akhirnya Rafli pun babak belur dan tidak sekolah selama beberapa hari dan saat Rafli tidak sekolah mawar dan coklat tidak ada lagi.. Dan Alya menyadari bahwa Rafli lah orangnya.. hingga suatu hari Alya mengajak Rafli bertemu, disitu itu Rafli sangat senang dan bersemangat untuk menemui Alya tapi apa daya Alya malah mengembalikan semua pemberian Rafli “Apa ini Al?” tanya Rafli heran “alah gak usah sok gak tau deh loe semua ini dari loe kan asal loe tau ya gue gak bakal pernah suka sama loe karena dari pertama gue ngeliat loe gue udah benci sama loe dan ingat jangan pernah deketin gue lagi” tegas Alya seraya meninggalkan Rafli, mendengar semua perkataan Alya Rafli merasa sedih dan frustasi dan hari itulah hari terakhir mereka bertemu.

Selang 2 tahun kemudian Alya mengalami kecelakaan dan dia harus kehilangan satu kakinya dan yang lebih menyedihkan lagi Reno pun meninggalkannya.. Semenjak itu Alya tidak pernah ke luar rumah dan tiba-tiba dia mengingat Rafli “kenapa aku memikirkannya, dia pasti tidak memikirkanku lagi” kata Alya seraya menangis dan saat itu ada seorang pria tampan yang mendatanginya dan membawa bunga mawar dan surat yang bertulis “WILL YOU MARRY ME?” Alya memandang pria itu dan sesekali untuk mencoba mengingatnya “Rafli!!” kata Alya “ya ini aku” sahutnya “apa maksud semua ini?” tanya Alya “aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu serta ingin menikah denganmu.. aku akan menerima kamu apa adanya” jelas Rafli “ARE U SURE?” tanya Alya lagi “yes.. I LOVE U” sahut Rafli seraya memeluk Alya dan Alya pun berkata “Love U Too” dan akhir cerita mereka hidup bersama bahagia

SEKIAN

Cerpen Karangan: Mila Sani
Facebook: Mila Sa Ni
My name is Mila sani
twitter: @mila_sn15

Cerpen Cinta Sejatiku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Winda

Oleh:
Kos winda masih tampak sepi.Gerbang pintunya masih terkunci rapat dan tampak orang-orang berlalu lalang lewat depan kos.Selang beberapa menit kemudian ada seorang perempuan yang membuka pintu kos dari dalam

We Are Player

Oleh:
Kita adalah player. Sesama pemain yang tak punya hati dalam memainkan perasaan orang lain. Berawal dari pertemuan kecil yang membuat kita menjalankan game ini. Game konyol dengan hati sebagai

Irrational Love

Oleh:
Cinta itu buta, banyak orang yang dibuat buta karena cinta, kata orang-orang. Entah cintanya yang buta atau orangnya yang buta. Cinta bisa membuat orang jadi gila, tapi, bagaimana kalau

Aku Dan Dia

Oleh:
Dia suka lihat film action, aku suka lihat film horror. Tapi saat fast and furious keluar, aku ikut nonton menemaninya. Dan banyak dari film horror yang sudah aku lihat,

Belahan Jiwa Di Desa

Oleh:
Aula ini panas sekali, aku berdiam menunggu giliran untuk menyanyi, ini bukan lomba pertama yang pernah aku ikuti tapi rasa grogi itu masih ada dalam hatiku. Saat pembawa acara

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *