Cinta Siswa Pindahan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 2 January 2018

“Rara!” panggil salah seorang sahabatku yaitu riska “Ra! apa tugas matematikamu udah selesai?” tanyanya padaku.
“Sebentar!” kataku sambil membuka ranselku yang belum kuletakkan di bangku, “Ini!” lanjutku sembari memberikan buku tugas matematikaku.
“Kamu tau aja” katanya dengan senyum malu.
“Ya iyalah, udah 2 tahun lebih kita bareng masa aku gak tau kamu sih, ini kan kebiasaan kamu” kataku yang sudah sangat mengenal sifatnya.
“Hehe…” balasnya.

Hay aku Vara Angelina aku masih berumur 15 tahun dan duduk di bangku smp kelas IX, aku salah satu siswa teladan dan berprestasi di sekolahku, tak heran bila temanku sering mencariku untuk melihat tugasku, termasuk Riska.

Semua sahabatku sekarang sudah mempunyai kekasih tinggal aku sendiri yang masih sendiri. Aku memang sudah pernah menjalin hubungan dengan salah seorang teman kelasku tapi aku memutuskan hubunganku dengannya karena merasa kecewa dengannya. Sekarang aku tidak memikirkan masalah ini, tetapi sahabatku selalu berusaha mencari seseorang yang cocok denganku. Sampai suatu hari.

“Hay!” terdengar suara sesorang pria menyapaku “apa aku ganggu?” tanyanya.
“Gak kok,” jawabku tanpa memalingkan wajah dari buku yang sedang kubaca.
“Oh ya, ruang kepala sekolah di mana yah?”
“Di lantai dua bagian depan, cari aja ruangan yang ada tulisan ruang kepala sekolah” jawabku sambil menunjuk ke arah lantai dua, dan aku baru memperhatikan bahwa dia bukan salah satu siswa di sekolahku “kamu siswa baru ya?” tanyaku memastikan.
“Iya, aku ikut ayah yang dipindah tugaskan ke kota ini”
“Ohh..” jawabku.
Tak terasa bel pun berbunyi “Aku masuk kelasku dulu ya”
“Ok, aku juga mau ke ruang kepsek”
“Ok” perbincangan pun berakhir dan aku segera masuk ke kelas.

Tak lama kemudian guru pun masuk diikuti seorang pria cool yang tak asing bagiku, ya ternyata dia pria yang bertanya ruang kepsek padaku tadi.
Bu Santi yang mengajarkan pelajaran matematika itu pun langsung mulai menyapa kami “Selamat pagi!”
“Pagi bu!” jawab kami serentak.
“Perkenalkan ini Ricky Ardiansyah siswa baru di kelas ini”
“Halo semua, salam kenal”
“Halo” jawab kami serentak.
“Ya sudah Ricky sebaiknya kamu cari tempat kosong!” lanjut bu Santi.
“Baik bu!” jawabnya patuh.

Setelah bel pulang berbunyi, aku langsung merapikan buku yang berserakan di mejaku.
“Ra! aku duluan yah, aku ada janji dengan Agus” kata Riska pamit.
“Ya udah”

“Hay, kamu sendirian?” tanya Ricky yang sudah akrab denganku.
“Iya nih, temen aku udah pada balik sama pacarnya”
“Trus pacar kamu ke mana?”
“What? pacar? aku gak punya pacar kali”
“kalau gitu aku boleh daftar dong”
“Apaan sih kamu becanda mulu”
“Hehe..! ya udah aku anterin yuk!”
“Ah gak usah ntar ngerepotin lagi”
“Gak kok, yuk bareng aku ajah”
“Beneran nih?”
“Bener!”
“Ehmm…”
Kemudian ia menarik tanganku “Ah kelamaan” ia menarik tanganku hingga ke mobil miliknya dan membukakan pintu untukku. Aku memberi alamat rumahku padanya dan tak lama kemudian kami pun tiba di rumahku.

“Stop! itu rumahku” sambil menunjuk rumah megah di seberang jalan. “Gak mampir dulu?” tanyaku.
“Gak usah, usah lain kali ajah”
“Ya udah, makasih yah”
“Ok”
Ia pun mulai menjalankan kembali mobilnya dan menjauh dariku.

Sejak saat itu kami pun mulai saling mengenal, dan mulai tumbuh perasaan suka. Sampai suatu hari ia mengajakku jalan ke pantai.

“Ra!”
“Ya?”
“Aku mau ngomong sesuatu ke kamu”
“Ngomong aja kali”
“Sebenarnya aku suka sama kamu sejak kita pertama bertemu tapi aku mau mengenal kamu lebih jauh sebelum aku nembak kamu”
“Trus?” Aku pura pura biasa saja ketika ia mengatakan hal itu padahal aku sangat senang.
“Aku udah dapat apa yang aku mau, sekarang aku mau nanya ke kamu, kamu mau gak nerima aku jadi pacar kamu?”
“Ricky sebenarnya aku juga suka sama kamu”
“Jadi kamu mau nerima aku?”
“Ehm…” aku hanya mengangguk karena malu.

Sejak kami berhubungan banyak yang iri dengan hubungan kami yang begitu mesra dan jarang bertengkar. Kami akhirnya berpacaran hingga lulus SMA dan merencanakan pernikahan kami.

Cerpen Karangan: Faradilla Yusuf
Facebook: Faradilla Yusuf

Cerpen Cinta Siswa Pindahan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Biarkan Aku Membalas Kebaikanmu

Oleh:
Pria itu berjalan perlahan dengan tumpukan kayu bakar di punggungnya. Berat memang, tetapi ia tidak boleh kedinginan malam ini. Ia terus melanjutkan langkahnya, walau mulai tampak kepayahan. Menapaki jalan

Bukan Hanya Sekedar Saudara

Oleh:
Semilir angin segar berhembus melalui celah-celah kaca jendela yang memang sengaja terbuka agar angin dapat masuk, berbagai pemandangan indah yang kutemui dari perjalananku kali ini menambah semangatku untuk segera

Cinta Tak Semestinya

Oleh:
Sudah satu jam ini aku menunggunya. Namun ia belum datang juga. Hujan di luar sana kembali deras ,sesekali diiringi kilatan petir yang menggelegar. Aku semakin khawatir. Ku bergegas merogoh

The Power of Love

Oleh:
Aku masih mengingatnya. Sepuluh tahun yang lalu, di puncak bukit itu ada sebuah pohon beringin yang rindang. Sulurnya menjulur ke bawah, berwarna kecokelatan di pangkalnya. Dulu aku dan teman-teman

Sambut Bahagia Kita

Oleh:
Suara alunan musik jazz menemani malam bryan dalam dingin malam, bryan menarik selimut sehingga menutupi dada sampai ujung kakinya. Malam ini terasa dingin tapi pikiran bryan terasa panas, karena

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *