Cinta Yang Berawal Dari Mimpi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 30 March 2016

Kicauan burung yang merdu, hembusan angin yang menerpa dedaunan, dan hamparan pesawahan yang indah. Itulah gambaran dari desa tempatku di lahirkan. Di tempat ini pulalah aku tumbuh menjadi seorang remaja. Rasanya waktu begitu cepat berlalu, dan tidak ku sangka sekarang aku sudah duduk di kelas 2 SMA. Menjadi seorang remaja itu ternyata tidak semudah yang ku bayangkan, karena banyak sekali hal-hal yang tak ku duga terjadi kepadaku. Salah satunya yaitu mengenai kisah asmaraku. Masih ku ingat, dahulu ketika aku masih duduk di Sekolah Dasar, aku pernah menyukai seorang pria. Tetapi aku tidak berani untuk mengungkapkan perasaanku, kepada siapa pun, termasuk kepada teman dekatku. Suatu ketika, teman dekatku yang bernama Dini mengungkapkan perasaannya.

“Rin, kamu kenal gak sama kakak kelas kita yang bernama Rian?”
Aku pun menjawab, “Iya, aku kenal Din, memangnya kenapa?” tanyaku penasaran, karena orang yang dia tanyakan itu adalah orang yang aku sukai. Dini pun menjawab, “Aku suka sama dia Rin, kayaknya dia cowok yang baik.” Betapa kagetnya aku saat itu, sampai-sampai rasanya hatiku hancur berkeping-keping.
Sakit rasanya ketika aku mendengar temanku menyukai pria yang sama denganku.

Aku tidak bisa melakukan apa-apa karena ini semua sudah terlambat. Aku hanya bisa memendam perasaanku sendiri. Aku berusaha untuk melupakan pria itu, aku ingin merelakan dia untuk teman baikku. Tetapi aku tetep tidak bisa melupakannya. Hingga beberapa tahun telah berlalu, ketika aku memasuki Sekolah Menengah Pertama aku kembali bertemu dengan pria itu, kini dia sudah berubah menjadi remaja yang tampan. Kulitnya yang bersih, hidungnya yang mancung, dan senyumnya yang indah membuat hatiku bergetar. Tetapi semua itu hilang ketika Dini datang dan menggenggam tangan pria itu. Ya, tidak bisa ku pungkiri hal yang aku takutkan pun akhirnya terjadi. Dini pun menjadi kekasih Rian.

Ketika itu terjadi, aku bingung harus bagaimana dengan perasaanku, apakah aku harus sedih atau aku harus bahagia? Demi menjaga perasaan teman baikku. Aku merasa tersiksa dengan perasaanku sendiri, aku pun memutuskan untuk menceritakan semua isi hatiku kepada sahabatku yang bernama Sheryl. Ketika aku menceritakannya, Sheryl terlihat heran, dia pun berkata, “Rini, kenapa selama ini kamu tidak menceritakannya kepadaku? Kenapa kamu memilih untuk diam dan memendamnya selama bertahun-tahun?” aku pun menjawab, “Sebenarnya aku tidak ingin ada orang yang mengetahui mengenai perasaanku ini, menurutmu apa yang harus aku lakukan saat ini?”

Dengan tegas Sheryl menjawab. “Kamu harus melupakannya!”
Dengan sedikit kesal, aku menjawab. “Aku sudah mencobanya Ryl, tetapi aku tidak bisa melupakannya.”
Dengan nada meyakinkan Sheryl pun menjawab, “Kalau begitu, kejar dia dan yakinlah kamu bisa mendapatkannya!”
“Tetapi sekarang dia sudah menjadi kekasih Dini, apa mungkin aku harus tetap mengejarnya?”
Sheryl menjawab, “Ya, bila kamu yakin kamu harus terus mengejarnya dan yakinlah bahwa Tuhan telah menyiapkan yang terbaik untukmu.”

Sejak saat itu aku menjadi semakin yakin dengan perasaanku, dan memutuskan untuk tetap mencintai pria itu. Tak lama setelah itu aku mendengar kabar bahwa Dini berselingkuh dengan pria lain. Saat itu aku merasa kecewa kepada Dini, kenapa dia harus menyakiti perasaan pria sebaik Rian. Dan kini akhirnya hal yang aku tunggu selama bertahun-tahun pun terjadi. Di hari yang spesial ini pria yang aku cintai datang membawakan kue ulang tahun dengan lilin berbentuk angka 17. Dia berlutut di hadapanku.

“Selamat Ulang Tahun,” dan juga ia berkata, “maukah kamu menjadi kekasihku?” sambil memberikan sebuket bunga mawar merah. Tanpa berpikir panjang aku pun mengambil bunga tanda aku menerima cintanya. Tanpa ku sadari aku meneteskan air mata, aku sangat bahagia, rasanya ini seperti mimpi. Ternyata apa yang Sheryl katakan itu benar, Tuhan pasti telah menyiapkan yang terbaik bagi orang yang mau berusaha.

Cerpen Karangan: Mila Safitri
Facebook: Milla Safiitry

Cerpen Cinta Yang Berawal Dari Mimpi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sirat Cahaya Cinta Masa Kecilku (Part 1)

Oleh:
Pagi itu, suasana begitu cerah. Embun yang masih belum mengering di dedaunan membasahi kerudung Annisa saat ia melewati jalan kecil itu. Tidak seperti biasanya, ia berangkat pagi-pagi sekali menuju

Retak Pecah Hancur

Oleh:
Kisah ini dimulai dari seorang wanita dan pria yang saling membenci satu sama lain walau mereka kenal dari SD (Sekolah Dasar) dan tak mengapa saat mereka bertemu mereka menjadi

Mantan Rasa Kawan

Oleh:
“Za” teriak seseorang dari pintu kamar gue, itu pasti vano. Dengan ogah ogahan gue ngebukain pintu buat dia. “Apa” “Gue kesepian, temenin gue yah” ucap vano sambil nyelonong masuk

Jodoh Yang Dihitung

Oleh:
Suatu malam yang diselimuti hujan rintik, aku dan ayah menyusuri jalan desa dengan membawa senter untuk menerangi jalanan yang licin lagi berbatu cadas. Aroma tanah bercampur rumput liar sepanjang

8 Sahabat Sejati

Oleh:
Siang itu hari minggu yang terik 4 sahabat sejati sedang bermain bersama, mereka sedang bermain lompat tali. Mereka adalah Askiya, Zahra, Aliya dan Devi, waktu sedang asik asiknya bermain

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *