Cinta Yang Buta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 17 April 2013

Apa lagi ini. Musibah macam apa lagi yang menimpaku. Mengapa aku begini, tanpa tersadari, hidupku telah di rampok olehnya secara halus tanpa adanya bukti untuk menjelaskan itu semua. Dan orang lain pun seakan hanya menjadi patung yang menghiasi kehidupanku yang kelam ini.

Hari ini aku bertemu dengannya. Aku berusaha untuk membuat pertemuanku denganya ini menjadi menyenangkan buatnya. Aku berusaha untuk mengikuti segala kemauannya. Aku tidak ingin membuatnya kecewa. Tetapi semakin kemauannya di ikuti, dia seakan menjadi seperti harimau yang setiap saat akan memangsa apa yang dia lihat. Dunia yang tadinya sangat indah, akhirnya berubah menjadi mencekamkan setelah aku berdua dengannya.

Dalam situasi yang mencekam seperti ini. Aku seperti kebingungan, aku tidak tahu harus berbuat apa. Mulut ku yang tadinya menjadi wadah untuk aku mengucap apa yang aku mau, mendadak seperti ada sesuatu yang mengganjal, sehingga suaraku tidak dapat keluar seperti biasanya.

Inilah dunia yang paling aku takuti, sejak kenal denganmu, hidupku seakan hanya menjadi robot yang dapat engkau kendalikan begitu saja. Aku sudah muak dengan dunia ini, aku ingin bebas. Tetapi aku sudah terlalu lama masuk di perangkap mu yang telah kau susun secara sistematis dan terinci, terlalu bagus untuk perangkap yang licik seperti ini.

Keesokan harinya, aku tidak mendengar kabar darimu. Apakah dunia sudah tidak berjalan lagi seperti biasanya, ataukah kamu sedang mati suri. Tapi hal itu membuatku senang tujuh keliling. Gembiranya bukan main. Kegembiraanku semakin meluap ketika aku melihat dia sedang asyik berjalan-jalan di taman dengan lelaki lain.
“Ini adalah waktu yang sangat tepat untuk memutuskan cintaku dengannya.” ujarku di dalam hati.
Akhirnya aku mencoba untuk medekatimu, tibalah saatnya aku mencoba untuk mengeluarkan bakat aktingku di sini, bakat yang belum pernah kau lihat sebelumnya, bakat yang terpendam di dalam diriku selama ini.
“Jill, jadi selama ini kau berselingkuh dengan si lelaki bejat ini. Mana janji kesetiaaan yang telah kau katakan padaku. Aku tidak menyangka, ternyata kesetiaanmu itu hanya di batas bibirmu saja”.
“Tapi sayang, lelaki ini bukan siapa-siapa aku, dia hanya adikku saja,”
“Alasan yang bagus untuk menutupi kisah cinta kalian. Mulai saat ini kita putus.”
“Dan untuk kau si lelaki yang aku kasihani, kamu sudah termakan rayuan busuk dari si cewek ini. Aku pernah merasakannya, aku pernah menjadi bagian dari hidupnya, dan selama itu pula aku menderita sampai sekarang. Kali ini aku ingin mengucapkan terima kasih kepadamu. Berkatmu aku dapat melepaskan ikatan batinku dengan si cewek ini.”
Aku pun bersalaman dengan si lelaki itu. Ku lihat dari raut wajahnya dia sangat senang. Seperti menang lotre yang hadiahnya cukup besar saja. Dia tertawa kecil sambil memandangiku. Karena berkatku juga dia akhirnya bisa bersama
Jill.
Tetapi berbeda dengan raut wajah jill. Kupandangi sesaat, dia menangis karena mendengar kenyataan ini, dia sebenarnya tidak ingin putus denganku.

Selepas bersalaman dengan lelaki itu, aku pun langsung pergi. Pergi untuk merayakan kebebasanku ini. Entah sampai kapan aku menikmati hal ini , mungkin sampai aku lelah dan larut dalam kegembiraanku ini. Dalam perayaan itu aku membayangkan raut wajah Jill saat pertama kali aku menyatakan cinta kepadanya, dan ketika aku memutuskannya. Sangat lucu dalam membayangkannya.

Cerpen Karangan: Aan
Facebook: Afgan Arigi

Cerpen Cinta Yang Buta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta SMA

Oleh:
Dari SD, aku selalu menyimpan perasaan ini. Dan kini, seseorang telah mengambilnya. Yaitu sahabatku sendiri. Oh ya, namaku Nafia. Aku duduk di kelas 3 SMA. Aku salah satu anggota

Orang Ke 3

Oleh:
“Maju Sar, MAJU! Lo gak mungkin disini terus” well, itu adalah salah satu kalimat yang sama sekali gak asing dalam hidup gue. Oh ya, nama gue Sarah. Cewek yang

Bye Canopus!

Oleh:
tetesan embun pagi memenuhi seluruh bagian kaca bis dengan rapih. Tak ada satu celah pun yang kering pagi ini. Semuanya terlihat damai, pojokan bis yang terisi banyak serakan sampah

Because Allah or Desire

Oleh:
“Aku tak pernah tahu bagaimana rasanya itu sebelum mengenalmu. Aku sudah lama mengenalmu dan mengapa di ujung hatiku sudah hampir bisa melupakanmu kau datang lagi memberi sejuta kenangan bagiku.

Kebahagiaan Sesaat

Oleh:
Sebulan ini rutinitasku begitu-begitu saja. Pergi sekolah, ikut pelatihan di ekstakulikuler PMR, dan malamnya begadang. Ya, inilah aku Nanda. Walaupun sesibuk dan secapek apapun kegiatan yang aku lakukan pada

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *