Cinta Yang Tetap Tinggal

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 12 May 2018

Hy sayang, apa kabar? Kau baik bukan. Aku sedang memikirkanmu di sini. Menikmati setiap hembusan angin yang membuat tubuhku menggigil. Apa kau masih ingat? Dahulu kau mencintaiku bukan? Sekarang apa kau masih mencintaiku?. Tangisku pecah seiring datangnya hujan malam ini. Aku menunggu purnama, tapi mengapa ia tak hadir di langit malam ini?. Apa purnama itu sudah hilang? Seperti dirimu yang sudah hilang dari kehidupanku.

“Aska!!!” teriak Fafa yang membuyarkan lamunanku.
“Aaa.. Kau ini! Menyebalkan!” bentakku.
“Ngapain kamu ngelamun di sini? Banyak nyamuk tau nggak” katanya. Lalu Fafa duduk di sebelahku sembari menatap wajah senduku.
“Bukan urusan kamu” jawabku dengan muka datar.

“Kamu lagi mikirin akmal” tanyanya tiba-tiba.
“Nggak usah sebut nama itu!” kataku mengancam.
“Udah deh.. Nggak usah mikirin dia! Belum tentu kan akmal mikirin kamu” ocehnya yang membuat hatiku semakin panas.
“Aku bilang nggak usah sebut nama dia!!!” bentakku.
“As.. Aku mengenalmu sudah dari kecil. Aku tau kamu, aku paham kamu.. Sebelum ada akmal kamu ceria, kamu periang, kamu.. Kamu.. Pokonya dulu kaku nggak kaya gini. Ayoo.. Lupain akmal..” celotehnya panjang lebar.
“Aku sudah lupain akmal” jawabku tanpa menolehkan wajahku pada Fafa.
“Nah gitu donk.. Ya udah.. Aku mau masuk dulu.. Mau Ngedota dulu” Fafa pun beranjak dari duduknya dan meninggalkanku.

Lihat sayang! Aku berbohong. Aku mengatakan padanya bahwa aku sudah melupakanmu. Lantas apa arti cinta yang masih ada di dalam hatiku? Mungkin kau sudah tak menyimpan cinta untukku lagi.. Tapi bolehkah aku tetap mencintaimu seperti dulu? Seperti sekarang? Dan sampai nanti. Aku memang bodoh. Aku mempertahankan cinta yang tak berpihak kepadaku. Aku berteriak memanggil pelangi, namun badai berlarian membuatku jatuh. Itulah aku. Itulah cintaku. Biarlah rinduku melebur diterpa hujan malam ini. Hujan yang sama sekali tak kurindukan. Aku akan tetap menyimpan cinta yang masih tertinggal ini. Hingga suatu saat aku terbangun dari tidurku tanpa mengingatmu lagi.

Cerpen Karangan: Astri Kaniasari
Facebook: Astri Kaniasari

Cerpen Cinta Yang Tetap Tinggal merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pengganti Papa

Oleh:
“Pa, kenapa papa ninggalin Ariqa secepat ini Pa? Ariqa sayang banget sama papa” Aku hanya bisa menangis sambil memandang makam papaku. Kini aku hanya tinggal bersama mamaku yang sedari

Sunny Dan Matahari

Oleh:
“Memangnya ada hal apa, Ta? kenapa kau memanggilku ke mari?” tanya Sunny pada sahabatnya, Ata. “Aku ingin menunjukkan sesuatu, Sun. Coba kamu lihat ke depan,” “Wah, sunset! bagus banget!”

Sebuah Rasa

Oleh:
Di suatu taman tempat yang biasa kudatangi untuk merenungi hariku dan tempat yang menjadi objek fotografer. Aku melihat sosok anak kecil yang cantik, manis dan lucu. Kulihat ia sedang

Our Promise

Oleh:
“Auryn, nanti kamu nggak langsung pulang kan?” tanya seorang anak laki-laki. “Eh? I-iya enggak. Kenapa Va?” balas gadis bernama Desviana Auryn itu. “Aku… aku mau ngomong sesuatu. Tapi, nanti.

Pertemuan Yang Tak Terduga

Oleh:
“Yuk!!” Ajakku kepada Firda, sahabatku. Aku segera berjalan menuju ke kantin. “Eh.. kamu beli aja. Aku tunggu di sini!” Kataku. Aku malas harus antri hanya untuk membeli jajanan di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *