Cintaku Tidak Sia Sia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 5 September 2017

Seperti biasa, rutinitasku setiap hari adalah berangkat pagi-pagi sekali untuk melakukan ritual pagiku di sebuah loker milik seseorang. Seseorang yang telah berhasil membuatku begitu tergila-gila padanya, meskipun aku tak pernah menunjukkan perasaan itu pada siapa pun. Yah bisa dibilang cinta diam-diam.

Aditya, itulah nama pangeran yang diam-diam kusuka. Pangeran? Benar, dia adalah pangeran di sekolahku. Aditya begitu populer di sekolah. Berwajah tampan dan berprestasi di sekolah, berhasil membuatnya mendapat gelar Prince of School. Dia juga merupakan kapten basket di sekolah sehingga menambah poin plus lagi untuknya. Oh.. Mr. Perfect.

Begitu berbedanya dengan diriku ini yang hanya gadis kutu buku. Ah, sebenarnya aku juga berhasil mendapat gelar di sekolah. Namun berbanding terbalik dengannya yang bergelar ‘Prince’, gelar gadis ‘Nerd’ telah lama kusandang mengiringi gelar Aditya.

Hal itulah yang membuatku tak berani menunjukkan rasa sukaku pada semua orang. Seringkali aku berharap dia pun memiliki rasa yang sama denganku. Tapi hal itu sangat mustahil. Mana mungkin Prince bisa bersanding dengan gadis Nerd? BINGO!

Kulangkahkan kakiku meninggalkan area loker dengan segera karena takut ada yang melihat. Hampir saja aku memasuki kelasku kalau tidak ada yang berteriak dari belakang.
“Hey!”
Kutolehkan kepalaku ke belakang. Terlihat seorang cowok sedang berlari menuju ke arahku. Bukan bermaksud percaya diri atau apa, hanya saja tidak ada orang lain selain aku di sini.

Oh Tuhan, baru kusadari bahwa cowok itu adalah Aditya setelah dia berdiri di depanku. Aku panik luar biasa. Jantungku berdegup kencang, setetes keringat mengalir di pelipisku, dan tanganku tak berhenti bergetar saking paniknya. Apakah dia tau yang kulakukan di lokernya tadi?

“Apa yang kau lakukan di lokerku tadi?”
JDARR!
Benar kan, dia mengetahuinya. Aku harus jawab apa Tuhan?
“A-aku.. m-maaf.. a-aku.. a-aku hanya..”
“Mengirim surat cinta?” potongnya karena mungkin dia muak mendengarku berbicara lambat dan terbata pula sembari menunjukkan surat yang kumasukkan ke lokernya tadi.
Oh.. kenapa harus dia yang melihatnya? Aku tidak berani menjawabnya. Menatap matanya pun aku tidak berani.

“Kenapa diam? Hey Malia,”
Tunggu, itu tadi apa? aku tidak salah dengar? Malia? Bukankah itu namaku? Dia tau namaku? Kuberanikan diri untuk menatap matanya.
“K-kamu tau namaku?”
Dia tertawa kecil. Oh.. membuatku semakin terpesona padanya.
“Aku tau apa yang kau lakukan setiap pagi di lokerku.” jawabnya enteng.
“A-apa?” aku merutuki diri sendiri yang selalu terbata ketika berbicara.
“Kau tau? Sudah lama aku memperhatikanmu. Kamu berbeda dengan gadis lainnya. Semua gadis di sekolah ini mengidolakanku, yang aku sendiri tidak tau kenapa mereka mengidolakanku. Setiap bertemu denganku, mereka selalu berteriak padaku. Tapi aku heran, hanya kamu yang tidak berteriak ketika bertemu denganku. Kamu selalu menunduk ketika berpapasan denganku. Aku pun menjadi tertarik padamu hingga aku mendapatimu memasukkan surat cinta di dalam lokerku. Ah.. ternyata kamu juga menyukaiku. Tapi tidak menunjukkannya pada orang lain. Dan aku suka itu.” terangnya panjang lebar.

Aku ternganga mendengar penjelasan panjang darinya. Sungguh, aku tidak menyangka. Apa yang dikatakannya tadi? Dia suka?
“A-apa?” dan untuk kedua kalinya aku mengucapkan kata itu.
“Aku. suka. kamu.” katanya pelan-pelan.
“Jadi, apa kamu mau jadi kekasihku?” lanjutnya.
Oh Tuhan! Mimpi apa aku semalam.
Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi selain mengangguk. Tak terasa air mataku pun ikut menetes saking bahagianya.

“Terima kasih” ucap Aditya padaku sembari memelukku. Aku pun membalas pelukannya.
Terima kasih Tuhan. Engkau telah membuat kisah cintaku bahagia.

Cerpen Karangan: Anhar Restu
Facebook: Anhar Restu
Hai.. Saya Anhar Restu. Saya mohon maaf jika ada typo dalam cerita saya karena saya juga manusia yang tidak sempurna. Terima kasih telah memberi kesempatan saya untuk mencurahkan inspirasi saya dalam bentuk cerpen ini. Gomen and Arigatou!

Cerpen Cintaku Tidak Sia Sia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


PDKT

Oleh:
Matahari kali ini sungguh terik. Dari ketinggian matahari tersenyum. Pake kacamata pula. Budi yang diliatin terdehidrasi dengan sempurna. “Bro… kenapa lo broo? Panas-panas gini malah bengong..” Sapa gue kepada

Menunggumu Bicara

Oleh:
Aku Menatap keluar jendela, kusandarkan tubuhku di sisi jendela. Hujan sore ini begitu deras, udara dingin masuk lewat ventilasi jendela. Aku melipat tanganku di dada, lalu aku berjalan ke

Kebodohan Ku

Oleh:
“kau masih menyukainya, benar kan?” Suara itu membuyarkan lamunanku. “mungkin. Tapi rasa kecewa ini jauh lebih besar jika dibandingkan dengan rasa suka itu.” jawabku dengan wajah datar. Gadis berambut

Percakapan Tiga Setengah Jam

Oleh:
Tiga jam berlalu sejak kami saling duduk berhadapan di antara hamparan kartu, uang, kulit kacang dan gelas-gelas wine kosong. Wajah Greg memerah sambil kedua alisnya bertaut, memandang hampa pada

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *