Dia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 8 May 2013

Malam ini entah mengapa mataku begitu sulit tuk mengatup. Dalam pikiranku hanya penat dengan 1000 macam masalah yang tak berakar. Akhirnya ku bangun dan mengambil buku harian. Ku buka lembaran demi lembaran yang telah penuh dengan tulisan masa silam sambil sesekali ku baca untuk mengenang.

Aku bingung akan perasaan yang aku rasa malam ini mengapa tiba-tiba terlintas wajah seseorang dalam pikiranku. Akupun bertanya dalam diriku sendiri dan tak menghiraukan rasa heranku, “Apa ini yang aku pikirkan hingga tak bisa tidur?”. Aku sedikit bingung kenapa harus dia yang aku pikirkan. Sebut saja dia Rafa, cowok yang sudah 3 bulan’an ini jadi pacarku. Baru kali ini aku ingat dia. Sejujurnya dari awal jadian nggak pernah aku pikirin dia, malah aku emang nggak mau mikirin dia. Aku nggak pernah mau tahu sedikitpun tentang dia dan emang nggak pernah nyari tahu tentang dia karena dia extra lebay dan sebenarnya aku nggak pernah suka sama dia walaupun sudah 3 tahun dia suka sama aku.

Hubungan kita ada tanpa rencana hanya saja saat itu dia kembali hadir pada waktu yang tepat pada waktu aku butuh seseorang untuk bikin mantanku yang resek itu jadi panas dan nggak enak makan juga. Abisnya semenjak putus dia sering gebet cewek teman sekelasku yang otomatis tiap hari donk aku lihat dia. Keinginankupun tercapai buat bikin mantanku jealous tapi sekarang aku malah bingung caranya buat pisah sama si Rafa yang extra lebay dan begitu cintanya sama aku. Dia terlalu baik buat aku malah dia lebih baik dari mantanku. Dia baik banget, perhatian, selalu ada, selalu bisa, setia, pengertian dll, pokoknya semua serba lebih dari mantanku tapi itu pun nggak pernah bikin aku suka sama dia.

Tiap hari kita bareng, tiap hari kita ketemu, tiap hari dia antar jemput aku dan sebenarnya nggak pernah ada niat buat bikin dia jadi supir pribadiku. Dia yang nawarin dan nggak apa-apa donk toh aku ceweknya. Maybe menurutku itu nggak apa-apa dan bukan manfaatin dia tapi kalau dia mikirnya beda ya maaf. Tapi semua itu nggak akan ngerubah rasa di hatiku yang masih saja nihil buat dia. Rasa senang dan kegirangan begitu melihatnya tak pernah ku rasa. Debar-debar jantungku saat bersamanya tak pernah ada. Mengatakan sejujurnya akan perasaan ini akupun tak pernah bisa karena ku takut kehilangan orang yang selalu ada buatku saat aku butuh dan selalu menomorsatukan aku dengan yang lainnya serta nggak pernah bikin aku ngerasa kekurangan dari segala hal hilang. Tapi kian hari aku malah kasihan lihat dia yang begitu baiknya sama aku dan aku nggak mau terus-terusan begini.

Udah 1 minggu kita SMA, 1 minggu pula kita nggak saling tukar kabar dan nggak bisa ketemu kaya’ dulu karena kita beda sekolah. Awalnya aku biarin dan ngerasa biasa aja tapi makin hari aku malah kepikiran dia karena baru sekarang dia gini. Walaupun gengsi akhirnya aku hubungi dia duluan tapi responsnya nihil. Aku bingung juga sih. Tapi lama-lama aku capek jadinya aku biarin deh sampai 1 minggu lamanya dan sampai 6 bulan ini. Aku udah hubungi dia tapi nggak bisa-bisa, nyari tahu tentang dia keteman-teman SMPnya, teman-teman lesnya sampai keteman-teman SMAnya tapi itu belum bisa juga bikin aku ketemu dia.

Dan kemarin tepat di hari ultahku dia datang, aku lihat dia di depan sekolah. Betapa girangnya hati. Teman-temanku udah pada olok-olok aku dengan sebutan Rafa dan berfikir seperti yang aku kira. Aku kira dia datang sebagai kado terindah di hari ultahku seperti tahun lalu dia datang dengan misteri yang mengesankan. Tapi kenyataan berkata lain, dia datang bukan buat aku tapi buat cewek lain yang nggak lain teman 1 sekolahku. Tahukah dia bahwa saat ini aku begitu mencintainya dan aku benar ngerasa sakit melihat kejadian itu.

Cerpen Karangan: Fani Desy Lestary
Blog: archifaniblog2013.wordpress.com
ini sebenarnya nyomot dibuku harianku pas kelas X SMA. jadi, ceritanya sekarang aku sedang mengenang masa laluku. wkwkwkk..

salam…
fani

Cerpen Dia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hati Yang Tersakiti

Oleh:
Pada suatu malam yang indah sama halnya dengan hatiku yang juga lagi indah, aku berkenalan dengan seorang pria tampan, pria itu adalah teman dari pacar temanku. Seorang pria yang

Drama Cinta

Oleh:
“hai teman-teman,” terdengar suara Huda ketua kelas di kelasku menyapa semua siswa yang berada di kelas, mendengar suara itu semua yang berada di dalam kelas menghadap ke Huda semua,

Cinta Suciku

Oleh:
Ini adalah kisahku yang mempercayai bahwa dia adalah CINTA SUCIKU yang akan kembali kepadaku. Aku senang bisa mendapatkannya kembali, karena kami sudah lama berpacaran dan hubungan kami kandas karena

Masihkah Ada Aku di Hatimu?

Oleh:
Aku masih ingat bagaimana pertemuan awal kita. Saat itu, memang kita sedang tidak duduk bersebelahan, namun kau berada tepat di belakangku sambil menatapku menuliskan sesuatu di kaca saat kaca

Harapan Kosong

Oleh:
Semua berawal ketika di parkiran, aku bertemu dengan dia. Tak ada perasaan yang aku rasakan, hanya biasa dan sebatas teman yang sering dilihat tetapi tidak pernah saling menyapa. Entah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *