Dia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 21 January 2017

Sejujurnya aku ingin mengatakan apa yang saat ini aku rasakan. Apa yang harus kulakukan ketika diri ini merasakan rasa cinta yang dalam kepada seseorang. Yaitu kakak kelasku yang bernama Saifur, entah sejak kapan rasa itu mulai ada hingga membuatku jadi begini.

Apakah aku menyukainya saat aku pertama kali sakolah atau lebih tepatnya saat pertama kali mos. Kira-kira tanggal 31 Agustus 2014.

Sebenarnya waktu itu aku sangat takut, merasa ketakutan setengah mati tapi rasanya tak mau mati yang lebih tepatnya takut kena buli sama kakak kelas.

Pertama kali masuk ke ruangan mos, rasanya jantung ini mau copot, takut dan gelisah tak karuan. Aku pun disuruh memakai aksesoris yang banyak dan bisa dibilang orang-orangan sawah. Aduh malu banget…

Namun rasa gelisah dan ketakutanku pun hilang karena kakak kelasku amat baik dan jago bercanda, jadinya asik deh. Dan hari ini pun banyak permainan yang bisa kami mainkan tapi yang paling seru adalah menulis surat cinta untuk kakak kelas, waduh apakah harus!

Tanpaku sadari aku telah selesai menulis surat cinta tapi dan yang lebih anehnya kenapa aku bisa menulis namanya ‘saifur’ ke dalam surat cintaku, 5 menit waktu yang diberikan pecahlah suasana, belum sempat aku mengganti namanya eh kak Ayuk sudah mengambilnya ‘gawat’ apa yang harus aku lakukan!

Betapa malunya aku setelah surat cintaku dibaca pertama kali oleh Kak Ayuk, waduh salting nih aku, apa lagi kak saifur pun senyam senyum mendengar kata-kata yang tertulis di dalam surat cintaku, walah malunya aku…

Dan setelah Kak Ayuk selesai membaca surat cintaku pada kak saifur kak Saifur pun mengatakan ‘iya kakak mau dek kenapa tidak’ deg rasanya jantung ini mau copot, ini mimpi atau nyata ya?

Tak percaya semua teman-temanku menatapku tajam dan bersorak ‘cie cie’ malu banget deh rasanya. Dan tak lama kak Saifur pun mengampiriku dan berkata “kamu pinter banget sih buat surat cinta, makasih, ini buat kamu” kak saifur memberiku permen, betapa bahagianya aku karena itu pertama kalinya kak saifur berbicara padaku.

Mungkin pada saat itulah aku mulai mengagguminya, kemanapun aku pergi pasti bertemu dengan dia, apakah ini pertanda jodoh atau sebuah kebetulan belaka! Hanya Allahlah yang tau.

Rasanya sangatlah aneh mengapa wajanya itu selalu menghantuiku, ah mungkin sebentar lagi aku bisa gila. Senyumannya selalu bisa menggetarkan hatiku, namun beberapa bulan kemudian aku mendengar kabar bahwa ia telah jadian kepada temanku sendiri. Rasanya seperti ditusuk ribuan pedang, sakit sekali. Namun aku mencoba lkhlas mungkin dia bukan jodohku.

Cerpen Karangan: Sri Ambar
Facebook: Ambar

Cerpen Dia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Di Usia 24 Tahun

Oleh:
1 minggu menjalani masa usia 24 tahun, mulai kumaknai berbagai hal di hidupku yang indah. Salah satunya perasaan cinta. Sebuah perasaan yang wajar dimiliki kepada lawan jenis. Perasaan itu

Pria Yang Sangat Ku Cinta

Oleh:
Pagi yang cerah 20 maret 2014, sebut saja nama ku iva, aku memiliki kekasih fodi. Kita berpacaran 15 bulan lebih 7 hari. Awal pertemuan kita 1 desember 2012 saat

For You

Oleh:
Pagi ini seperti biasa Mila pergi ke sekolahnya. Di kelas ia merasa sedih dan tampak murung. Hari ini adalah hari habis dia diputusin sama pacarnya Edo, tanpa alasan yang

Pacarmu Bukan “Ninja”

Oleh:
Siang ini di kelas aku menatap keadaan di luar kelas dari jendela, minggu ini aku mendapat giliran duduk di bangku paling pinggir dekat jendela yang memang berukuran besar dan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *