Diary Chelsea

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 12 November 2013

Chelsea, itulah namaku. Aku terlahir dari keluarga kecil bahagia. Ayah, ibu dan adik. Ketiga orang itu, orang terhebat dalam hidupku.

Pagi ini, aku kesal. Atau bahkan setiap pagi. Aku kesal! Kenapa matahari cepat sekali memaksa aku untuk bangun? Matahari tak mengerti, capek yang aku rasakan! Astaga, aku berucap apa tadi? Ooh… Aku salah.. Maafkan aku, Tuhan… Inilah aku. Anak yang belum mengerti waktu. Aku bergegas ke kamar mandi. Nampaknya, nanti aku telat masuk sekolah. Hari sekolah pertama. Aku telat? Apa yang terjadi?! Mengapa ayah dan ibu tak membangunkan aku tadi pagi? Aku bangun jam enam! Aku tak mau menguras waktu, hanya untuk berkata terus terusan! Ayo Chelsea.. Ke kamar mandi!!!

Aku sudah mandi.. Aku berdandan dahulu. Tapi, apakah waktuku cukup? Chelsea, kau memang anak yang lelet! Daripada berdandan, lebih baik sarapan!

“ibu kenapa tidak membangunkan aku tadi?” aku kesal! Kesal sama ibu! Sudah tau, aku ini anak lelet! Tapi, ibu tak mau membangunkan aku!!
“sudah seharusnya kau mandiri nak! Memangnya, urusan ibu hanya membangunkan kamu saja? Urusan ibu banyak! Kalau kamu lelet terus, bagaimana bisa mandiri? Disiplin sendiri? Sudah ayo makan!” nasehat ibuku. Ooh, ternyata aku yang salah? Baik lah ibu.. Aku minta maaf padamu. Aku janji, akan lebih baik lagi!

Aku pergi ke sekolah. Tapi, kenapa tidak ada rasa semangat pada diriku? Padahal, aku sendiri yang ingin sekolah disini! SMP Cendana. SMP swasta yang paling diminati di kotaku. Aku berangkat, naik mobil ayah. Beliau bekerja sebagai guru di SMP ku juga. Ibuku bekerja sebagai tukang jahit. Adikku baru kelas 3 SD. SD adikku tak jauh dari SMP ku. Kalau berangkat, aku, ayah dan adik. Ibuku tinggal di rumah. Menjahit baju pesanan orang orang.

Rasa deg degan mulai terpancar di dadaku. Aku mulai merasakan sekolah baru. Aku berfikir, apakah sekolah baruku seperti SD dulu? Tidaklah!! SD itu kecil! Aku sudah besar! Sudah remaja!
“bye ayah!” aku mencium pipi ayahku. Mencium pipi adikku. “bye adek!”. “hati-hati sayang” nasehat ayahku.

Aku masuk ke kelas 7A. Tampak anak anak yang ceria. Tak sepertiku. Aku duduk di belakang sendiri. Meletakkan tas biruku. “duduk di depan dong kawan! Penuhi dahulu bangku depan!” ucap salah seorang anak, yang belum aku kenali. “baiklah. Aku akan duduk di samping tas warna hitam itu.” ucapku, menuruti perintah (dia). “nama kamu siapa kawan?” tanya anak itu lagi, kepada ku. “aku Chelsea” jawabku singkat. “ooh, aku angel.” anak itu tersenyum manis kepadaku. Rupannya, ada anak yang langsung mau berteman baik padaku. Aku membalasnya dengan senyum juga, aku mengajak berjabat tangan kepada anak itu. “aku ingin bertanya sama kamu angel. Sebenarnya, milik siapa tas ini?” aku bermaksud menanyakan, siapa tas di sampingku. “ooh, aku pun tak tau.” teet tet te.. Bunyi bel tanda masuk sekolah. “ya sudah angel, kamu duduk sana, sudah masuk!”
aku menyuruh angel untuk duduk. “baiklah chelsea.” anak itu senyumannya sangat manis. Aku suka dengan anak itu.

Teman sebangkuku datang? Siapa dia? Dia cowok? Aku merasa risih kalau seperti ini! Ooh tapi tak apalah, angel juga demikian. Dia deket sama cowok juga.

“namakamu siapa cantik?” tanya cowok itu kepadaku. Cantik? Apa aku cantik? Aku tersipu malu. Aku merasa merinding.
“aku chelsea” aku singkat saja jawabnya! Aku tak mau tanya nama anak itu dahulu.
“ooh aku bagas.” anak itu menjawab. Bagas? Dia namanya bagas? Dia tampan! Tapi. Aku masih smp tak boleh lah!

Istirahat pertama tiba. Aku ingin mengajak angel untuk keluar. Menuju kantin.

Aku sudah membeli jajan. Bersama angel di kelas, aku makan jajan bersama. Tiba-tiba aku kaget. Kenapa ada banyak surat di tas aku? Aku meminta angel untuk membukanya. “angel, banyak sekali surat ini.. Dari siapa saja? Kertas beda. Pasti tak hanya seorang yang ngasih ini!” ucapku kepada angel. “oke kita buka yuk sama-sama. Bolehkan aku ikut membuka?” tanya angel padaku
“tentu ngel.” aku tersenyum kepada peri cantik, angel. Satu persatu surat kubuka. Astaga, 10 surat, isinya, semua cowok nembak aku? Oh My God! Apa yang harus kulakukan? Hati kecilku ini berkata, aku terima sajalah Bagas, teman sebangkuku. Karena aku juga suka sama dia. Dan cowok yang aku kenal hanya dia. Bel masuk telah bunyi. “angel makasih ya, udah bantuin.” ucapku pada angel. “ia chelsea.. Ku ucapin selamat ya..” angel lagi-lagi menarik aku, dengan senyum manisnya. “makasih ngel.” aku juga, terseyum pada angel.

Oh My God, cowok ganteng datang. Bagas datang. Gimana? Apa yg aku katakan? “how chelsea?” kata Bagas. “okey.” kataku singkat. Aku jadi princessnya Bagas. Tapi, apa reaksi teman-temanku setelah mendengar kalau aku pacaran sama Bagas? Semoga mereka tetap positif thinking. “yakin?” ucap bagas padaku. “ya” aku berkata singkat.

Hari pertama sekolah, langsung seperti ini. Aku bahagia banget. Kutulis diary ini di buku harian aku. Andai hal ini tak terjadi, tak akan kutuliskan di buku diaryku.

Cerpen Karangan: Firsta Putri Paradina
Facebook: Firsta Putri Paradina
add me guys Firsta Putri Paradina
thanks

Cerpen Diary Chelsea merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kisah Kamis

Oleh:
Siang itu begitu panas, sementara Kris sedang melajukan motornya ke kantor pajak. Hari itu dia dituntut untuk menyelesaikan laporan bulanan pajak. Namun sialnya hari itu laporannya ditolak oleh kantor

Mungkin Kau Akan Menyadari

Oleh:
Pagi yang cerah aku terbangun dari tidurku, kubuka tirai jendela kamar dengan senyuman hangat sang mentari. Hari ini adalah hari minggu. Yupz, tepat sekali hari ini adalah hari libur.

Caraku Menyayangimu

Oleh:
Namaku Roman. Saat ini, aku sedang menempuh pendidikan di Ame University jurusan Ilmu Hukum semester awal. Memang sih sebutannya maba, tapi walaupun maba, aku sudah tiga bulan lebih disini

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Diary Chelsea”

  1. Afiah Puput says:

    Wahahahah:D
    GOD JOB! Ey!

  2. ernestin says:

    Ceritanya menarik loh.. Tetapi buatlah yg lebih baik lagi.. Kembangkan prestasimu..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *