Dilema

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 27 December 2014

“Ttit… tit… tit… tit…” suara handphone ku berbunyi.
“Hmmm… siapa ya yang ngesms ku, mungkin dari my chiby” kataku dalam hati sambil berjalan ke kamar untuk mengambil handphone.
“Desta, kenapa gak latihan marching band? dulu kakak cuman bercanda kok Des, jangan dimasukan ke hati” pesan baru dari kak Alex.
“Hahahaha…” ketawaku.
“Gak apa-apa kok kak, kan tadi desta nya latihan dulu baca puisi di sekolah, jadi gak latihan deh. kakak kangen yah sama desta? haha…” balasku bercanda sambil mau buat dia GR.
“iya kakak kangen sama desta. hahaha… tuh bass drum yang kangen banget sama desta” balas kak Alex.
“Ciyus kangen sama desta? hahaha… bass drumnya apa orang nya?” balasku bercanda lagi.
“Ciyus Des, kakak kangen sama desta. hahaha… bass drum nya des yang kangen sama kamu. hahaha…” jawabnya tengil.
“Miapa? kirain orangnya yang kangen sama desta. hahah” balasku sambil tertawa terbahak-bahak.

“Cielah yang lagi bahagia, sampai ketawanya kayak gitu. lagi smsan sama siapa sih?” Tanya yuna saudaraku sambil menghampiriku.
“Apa sih… siapa yang bahagia? Cuma lucu aja ngejailin si kak Alex. aku mau bikin dia GR aja” jawabku sambil ketawa-tawa.
“Alex tuh siapa Des? eh tuh hp kamu bunyi lagi” Tanya yuna.
“Kak Alex tuh pelatih marching band desta yun” jawabku.
“Oh… kirain siapa des. ya udah aku mau nonton dulu yah sama bunda. dah” kata yuna.
“Ya udah gih nonton aja” jawabku jutek sambil baca sms dari kak Alex.

“Mie ayam. hahaha… beneran des kakak sayang sama desta. kakak pengen banget jalan sama desta. tapi bakalan ada yang marah gak yah?” balas kak alex.
“Pasti ada lah yang marah kak” jawabku polos.
“Desta sudah punya pacar yah? pacar desta kelas berapa sih?” Tanya kak Alex.
“Iya sudah kak. kelas XII kak” jawabku polos dan jujur.
“Oh… desta kangen gak sama kakak?” Tanya kak Alex serius.
“Iya desta juga kangen sama anak-anak marching band” jawabku gak nyambung.
“Desta kakak sayang sama desta, desta sayang gak sama kakak?” Tanya kak Alex lagi.
“Tuhan… aku bingung harus jawab apa. kalau aku jawab enggak takutnya dia sakit hati dan kalau aku jawab ya berarti aku membohongi diri aku sendiri dan aku mengkhianati my chiby” kataku dalam hati sambil memandangi langit yang kosong dari jendela.

Malam itu kau sangat bingung sekali. aku harus menjawab apa kepada kak Alex. Kak Alex memang laki-laki yang baik, ramah, perhatian, sopan, disiplin dan kadang-kadang menjengkelkan. Aku sudah anggap dia sebagai kakak kandungku sendiri yang selalu ada untukku. tapi, kenapa dia bisa ngomong gitu sama aku? emang apa sih bagusnya aku sampai-sampai dia bisa suka sama aku. padahal tidak ada satu pun yang menarik dari diriku. Aku hanyalah gadis biasa yang tak punya apa-apa.

Malam semakin larut, aku masih saja memikirkan sms dari kak Alex. Heningnya malam itu membuatku gelisah dan dilema. Melihat langit yang penuh dengan miliaran bintang, satu bulan dan benda-benda langit lainnya yang membuat diriku tidak mau tidur. Padahal, besok ada ulangan matematika yang akan menghampiriku. Tetapi aku harus semangat agar sukses hari esok dan tidak perlu memikirkan hah-hal yang tak penting bagi diriku. Pasti, itu semua hanyalah cobaan yang akan mencoba menghancurkan diriku, mentalku dan perasaanku.
“tok… tok… tok…” suara pintu kamarku
“masuk” kataku kaget
“Des kamu kenapa? keliatannya lagi bingung banget” Tanya Yuna heran
“gak apa-apa kok Yun. cuman pusing doank” jawabku bohong
“jangan bohong Des, aku tahu kamu sedang memikirkan sesuatu kan?” Tanya Yuna
“hmmm… iya Yun aku lagi mikirin kak Alex dan kak Indra. Kenapa ya mereka bisa suka sama aku? padahal gak ada satu pun yang menarik dari diriku.” jawabku bingung
“jangan ngomong gitu des, mungkin mereka punya pandangan lain terhadap dirimu. pasti mereka punya alasan kenapa mereka suka dan sayang sama kamu” kata Yuna menguatkan hatiku sambil membelai rambutku sampai aku terlelap tidur.
Tak sadar aku tertidur di pangkuan Yuna dengan hati yang dilema.

Cerpen Karangan: Desta Natalia
Facebook: Desta Natalia Al_giza
Nama desta natalia sekoah di sman 2 kota sukabumi

Cerpen Dilema merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bismillah Eonni

Oleh:
Aku seorang yang senang menjelajah dunia. Aku menyukai segala hal berbau keindahan. Aku suka foto sampai suatu hari perjalanan berhenti di Kota Seoul. Kota yang sangat diindamkan oleh adikku

Seruan Adzan Pemanggil Cinta

Oleh:
Kerumunan siswa dan siswi yang berjalan menuju mushola sekolah SMAN 2 Batu sangkar untuk menunaikan sholat berjamaah siang itu membuatku gerah. Akhirnya aku memutuskan untuk duduk di salah satu

Embun dan Daun

Oleh:
“Embun nggak butuh warna buat bikin daun jatuh cinta.” – Malaikat Tanpa Sayap Sepertinya itu quotes yang tepat untuk menggambarkan sesosok pasangan yang kini tengah aku perhatikan. Nggak seharusnya

Waktu Di Balik Senja (Part 5)

Oleh:
“Ray..” panggil Devan. “Lo gak apa-apa kan?” tanyanya lagi. “Enggak, emang gue kenapa?” “Kenapa kemaren gak masuk? Ada masalah sama Adit? Atau sama Bara?” “Apaan sih, gak ada kok.

Lebih Dari Sahabat

Oleh:
“Sini bukunya Ndi!! Balikin cepet!! Ihh.. Rendiiii…” Aku masih berlari mengejarnya. Rendi Pratama, sahabatku yang sangat menyebalkan. Tiap hari kerjanya mengusik hidupku. Ini nih contohnya, ngambil-ngambil buku orang. “Dasar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *