Drama Queen (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 16 December 2014

Cinta itu indah, cinta itu kadang buta, cinta juga kadang menjadi misteri dan cinta pasti mempunyai akhir. Mungkin ada kalanya akan menjadi manis atau pahit. Tapi cinta itu ibarat warna-warna pelangi yang cerah menjadi satu. Bukan cinta namanya kalau gak ada objeknya. Hidup memang singkat. Mungkin kalau kita bisa ditakdirkan untuk bersama selamanya, pasti hidup ini akan terasa lebih indah. Makasih buat semuanya dan maaf karena kita memang bukan ditakdirkan untuk bersama.

Siang itu, tepatnya jam istirahat tiba. Ratu dan Rena sedang menikmati makan siangnya di kantin. Sambil diselingi dengan canda tawa mereka, sanda guraunya, dan kadang kejahilian mereka membuat suasana di kantin terasa heboh karena ulah mereka berdua. Yah, mereka adalah sahabat yang sangat akrab.

Mereka berdua bisa dibilang orang terpopuler di sekolahan. Karena kepopuleran mereka, banyak sekali siswi Di sekolahnya ingin bergabung bersama mereka berdua. Tetapi, ada satu alasan Ratu yang gak mau sama sekali menerima permintaan mereka. Karena menurutnya dibalik kepopulerannya ini, ada sebuah rahasia yang menurutnya hanya Renalah yang bisa mengetahuinya dan hanya Rena jugalah yang Ratu percayai buat menyimpan rahasia terbesarnya itu.

Senin pagi, suasana sekolah begitu sangat ramai. Karena kehadiran anggota siswa dan siswi yang baru. Ini adalah hari pertama mereka melaksanakan MOS. Sementara Ratu yang gak suka sama kehadiran anak atau siswa baru hanya melihat mereka dari lantai dua. Awalnya, Ratu pernah ditunjuk untuk membantu anak OSIS buat menjadi panitia MOS tahun ini. tapi, Ratu menolaknya mentah-mentah karena menurutnya semakin banyak anak Baru, semakin banyak juga orang yang “gak penting”

“pagi Tu…., ke bawah yuk? Ada adek kelas yang ganteng loh”
“ogah ah, males banget ngeliat mereka. GAK PENTING!!”
“yee, dibilangin malah gak mau. Ya udah, awas lo yah naksir adek kelas”

Ratu yang dari tadi emang gak mau diganggu karena lagi bad mood, langsung ngejar Reni yang emang dari tadi sudah nyari gara-gara sama dia. Pas sampai bawah, gak sengaja ada adek kelas yang nabrak Ratu. Mereka pun sama-sama jatuh dari tangga, yang ketinggiannya sudah mendekati lantai bawah.
“AwwWw, duuuhh…”
“Maaf maaf, lo gak papa kan? Sini gue bawa ke UKS” spontan orang yang nabrak Ratu berdiri.
Dia ngulurin tangannya buat bantu Ratu berdiri. Sambil menopang Ratu, adek kelas itu membawanya pergi ke ruang UKS. Kondisi dia sendiri sebenarnya gak parah, Cuma kondisi Ratu ini nih yang lumayan. Abisnya, tadi pas Ratu mau turun, di tangga mereka berdua gak sengaja tabrakan. Karena Ratu tadi sempat lari, yah jadi Ratu yang jatuhnya lumayan sakit.
“gak papa kan lo? Sori tadi gue gak sengaja”
“elo sih, kalo jalan liat-liat dong lo. Sakit banget tau gak sih!!”

Ratu hanya bisa terbaring lemas gak bisa buat apa-apa selain ngeliatin anak-anak PMR ngasih bantuan dan obat-obatan ke dia.

“Tu, lo gak papa? Mana yang sakit?” tiba-tiba di balik pintu datang Rena dengan muka yang cukup khawatir.
Adek kelas yang tadi nabrak Ratu, Cuma bisa berdiam diri di tempat sambil ngeliatin keadaan Ratu yang emang lagi diobatin.
“eh lo, kenapa bisa sih lo sama Ratu tabrakan kayak gini?” Rena yang baru masuk ruang UKS langsung mengintrogasi adek kelas itu dengan muka marah.
“niatnya tadi gue lagi dihukum sama senior buat minta tanda tangan senior yang lain di atas, Cuma pas gue mau naik ehh gue ditabrak sama dia” sambil nunjuk Ratu.
“eh eh eh, gak sopan banget lo nunjuk-nunjuk gue kayak gitu! Ingat woi, gue senior lo”
Ratu yang gak suka ditunjuk-tunjuk kayak gitu akhirnya marah dan mulai sedikit emosi sama adek kelas yang songong tapi baik ini.
“udah-udah. Elo! Lain kali jangan lo ulangin, lo emang gak tau yah siapa kita?!”
“gak, emang lo berdua siapa? Kalo gue perhatiin kalian berdua bukan panitia MOS kan?”
“yah yah yah… songong banget nih anak. Kita berdua ini RERA, cewek terpopuler di sekolahan” sambil ngeliatin gaya khasnya yang biasa ia tunjukkan untuk memperkenalkan dirinya sebagai cewek terpopuler disini.
“Oooo” dia lalu akhirnya memutuskan untuk pergi dari tempat itu.

Tiga minggu telah berlalu dari hari pertama MOS dilaksanakan. Semua aktivitas yang biasa dilakukan telah berjalan seperti biasanya. Ekstrakulikuler pun telah lama berjalan dan anggota-anggotanya banyak yang termasuk anak baru atau junior.

Selain ekstrakulikuler yang banyak diminati para junior, gang RERA juga sangat banyak diminati adik-adik kelas terutama kaum hawa. Namun sayang, karena alasan Ratu yang masih sekarang belum pernah hilang dia masih gak mau menerima anggota gang walau hanya seorang saja.

Pagi itu, tepatnya cuaca dikala itu sedang tidak bersahabat dan membuat Ratu sedikit datang terlambat. Pada saat dia sedang terburu-buru berajalan di koridor sekolah, gak sengaja dia disenggol sama seseorang yang emang Ratu juga gak sempat lihat siapa orang yang senggol dia sekencang itu sampai Ratu hampir jatuh. Orang itu juga kelihatannya lagi buru-buru, karena pembelajaran sudah dimulai.
“Woii!! Iss, songong banget sih!” pas Ratu manggil, orang itu gak nengok sama sekali, malah dia cuek dan tetap fokus jalan.

“eh, Ren. Lo tau gak siapa yang ngirim ini ke gue? Kok dari dulu gak ada tanda pengirimnya sih?” Ratu yang saat itu sedang memegang kotak berbentuk Love yang isinya selalu berbeda-beda. Entah itu cokelat, gelang, kalung, biasanya hanya sepucuk surat yang Ratu sendiri juga gak tau maksudnya apa. Hanya bisa melihatnya dengan tatapan penuh kecurigaan.
“yah penggemar rahasia lo, siapa lagi coba? Kan lo cewek terpopuler disini, jadi yah wajar-wajar aja kalo itu pasti ada” sambil nunjuk kotak yang dipegang Ratu.
“iya, tapi siapa? Udah tiga bulan loh ini selalu ada di laci gue, bikin penasaran gue banget”
“yah mana gue tau. Kalo gue tau juga, pasti udah lama kali gue bilangin ke elo” Rena yang saat itu juga penasaran hanya bisa mengangkat kedua bahunya tanda dia “emang bener-bener gak tahu”.

TETETTETETTT…
Bunyi bell pulang sekolah telah dibunyikan, Rena yang awalnya mau pulang bareng sama Ratu ternyata gak bisa. Karena tadi, Rena sempat ditelpon sama Papanya kalo hari ini dia lagi ada acara keluarga. Jadi,
Rena tidak bisa pulang bareng deh sama Ratu.

Di halte Bis yang lumayan cukup jauh dari sekolah, Ratu yang sedang duduk tertutupi jaket hitamnya itu sedang asik mendengarkan musik dari hadphonenya. Dia gak sadar, ternyata ada seorang cowok yang memang dari tadi sudah ngikutin dia dari sekolah buat memata-matainya.

Ratu mulai menaiki Bis yang setujuan ke jalan rumahnya. Sampai sekarang, dia masih belum sadar kalau dia sedang diikuti. Cowok itu kemudian mendekatinya, walau jarak keduanya masih belum dikatakan sudah dekat. Cowok itu mengambil posisi duduk tepat di belakang Ratu.
Setelah memakan waktu cukup panjang, akhirnya Ratu turun dari bis yang tadi sempat ia tumpangi.

Ternyata, cowok tadi juga ikut turun dan masih mengikuti Ratu yang berjalan ditutupi jaket hitamnya itu.
Tepat sebelum Ratu ingin membuka pintu pagar rumahnya, cowok tersebut langsung merangkul dan menutup mulut Ratu dengan tangannya. Ia membawa Ratu ke samping rumahnya. Ratu sedikit meronta-ronta dalam rangkulan cowok itu.

Sampai pada akhirnya, cowok itu melepaskan rangkulan dan menurunkan tangannya yang sempat menutup mulut gadis itu.
Ratu ingin mencoba melarikan diri, namun tak sempat Ratu melangkah tangan cowok misterius itu sudah menahannya dan…

bagaimana nasib Ratu selanjutnya yah? wait next part aja yah 🙂

Cerpen Karangan: Annisa Sekar Lestari
Facebook: Annisa Sekar Lestari
hi, di cerpenmu.com ini saya mengirimkan cerita ku yang ke -5 tapi, baru cerita yang berjudul “Darama Queen” ini yang saya kirim. awalanya nulis cerita itu cuma iseng-iseng doang, tapi lama-kelamaan akhirnya menjadi hobi. jika kalian mau kasi komentar atau saran buat cerpen ku langsung aja kunjungi twitter ku di @nhisasekar 😉 ditunggu yah

Cerpen Drama Queen (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Without Me

Oleh:
Semerbak cahaya matahari pagi, masuk ke celah-celah kebahagian baru yang datang menyelimuti semangat baru beserta menggantikan secercah luka dengan kedamaian. “feb, cepetan udah nunggu temannya tuh!” teriak mamaku dari

First and Last Love

Oleh:
Pada suatu pagi di SMA Garnie International, ada seorang murid siswi bernama Putvi dipanggil Pak Frans. Pak Frans adalah guru matematika yang terkeren dan terbaik. Putvi adalah anak yang

Pengorbanan Terindah

Oleh:
Allahhuakbar allahhuakbar… Suara adzan terdengar jelas dari masjid di sekolahku. Bel istirahat pun berbunyi beriringan dengan suara adzan. Aku bergegas ambil wudhu. Di sana aku harus mengantri, karena banyak

Tara

Oleh:
Setahun yang lalu… Hari pertama masuk sekolah setelah MOS di SMAN 21… Pelajaran fisika. Seorang guru muda masuk ke sebuah kelas. “Selamat pagi anak-anak. Baiklah sebelum kita mulai pelajaran

Dia Mencintai Ku (Part 1)

Oleh:
Namaku Amel, usiaku 16 tahun, sekarang aku duduk di bangku SMA kelas dua. Aku memiliki 3 sahabat yang selalu setia menemaniku, Sariani, Nor dan juga Regas. Karena kekompakan dan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Drama Queen (Part 1)”

  1. LIFAH says:

    ceritanya oke…tapi,part 2 nya mana??? kecewa deeh 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *