Gara Gara Ban Bocor

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 21 December 2018

Pagi yang cerah aku bangun dan siap berangkat ke sekolah seusai mandi, perjalanan ke sekolah hawa sejuk menyapa, kulihat ia dari jauh melewati perempatan, ia adalah Santi.

Yap aku selalu mengaguminya dari jauh, namaku Adrian, aku kagum pada seorang wanita. ia adalah Santi yang selalu menggetarkan dadaku, aku tak tahu apa ia juga kagum padaku, perjalananku terhenti karena kekagumanku “sial aku terlambat!” lalu aku langsung tancap gas menuju sekolah.

Di sekolah aku memperhatikan buku pelajaranku yang berisi gambar, hobiku memang menggambar. bel istirahat berbunyi “yan kau tak mau ke warung?” tanya temanku “enak saja aku ikut!” sentakku, tiba di pintu aku menabrak seorang wanita GUbRaK!!! “maaf maaf” ucapku “gak papa kok” jawabnya, aku langsung turun tangan membantunya sampai buku yang ia bawa kembali rapi.

Aku kaget karena yang kutabrak adalah Santi orang yang selalu aku dambakan, aku melongo tak percaya “kamu mau ke warung ya?” tanya Santi membuyarkan lamunanku “…i…i..ya” jawabku grogi “bareng yuk?” ajaknya, sontak aku menampar pipiku “kamu kenapa?” Santi bertanya lagi “oh em gak papa kok.. boleh kalo kamu mau?” ucapku lirih “ok sekarang kamu ikut aku ke kantin” ucapnya, tanganku digandengnya menuju kantin.

Bel pulang sekolah berbunyi, aku mengambil motorku di parkiran, aku melihat Santi pulang menuntun sepedanya “sepedamu kenapa?” tanyaku “gak tahu nih bocor kayaknya?” ia bingung “ya udah biar aku benerin” ucapku.

“gimana bisa ndak?” tanya Santi “duh ini lubangnya gede harus dibawa ke tukang tambal ban” jelasku “emang kamu ndak bisa po benerin?, aku ndak bisa pulang nii?” keluhnya bingung “yowes biar aku anter kamu pulang santai wae uang tambal ban biar aku yang tanggung” jelasku menenangkanya, ia hanya mengangguk tanda setuju.

Aku dan Santi berboncengan sambil membawa sepedanya ke tukang tambal ban, hatiku benar-benar tak dapat menahan rasa cinta ini “kamu udah punya pacar belum?” tanyaku ragu “punya, emang kenapa?” ucapnya “se…se..s…sebenernya aku sayang sama kamu…” ucapku lirih “haaahh… kamu ndak bohong to?” tanya Santi “ya ndak to wong aku beneran kok… tapi kamu udah punya pacar” jelasku melas “iya aku udah punya pacar sekarang!” ucapnya “maksudmu??” tanyaku bingung “aku tadi bilang udah punya pacar kan… ya kamu itu pacarku sekarang kita resmi jadian” jelasnya tersenyum, lewat pukul 15:12 kami sampai di bengkel.

Aku mengantarkan Santi pulang ke rumahnya, sampai di rumahnya aku langsung pamit karena aku tak mau ia dimarahi oleh ibunya, “aku langsung pulang aja ya?” tanyaku “kenapa?” ia bingung “ada urusan” jelasku dan langsung pergi, malamnya kami chat sms sampai jam 12 malam, aku bahagia denganya karena ia adalah wanita pujaan hatiku selama ini yang kini telah menjadi kekasih hatiku, dia jadi kekasihku karena gara gara ban bocor.

Cerpen Karangan: Adrian Bagaskoro
Blog / Facebook: Adrian Bagas Kriswanto
Hallo saya Adrian maaf klo cerpenya jelek .. baru belajar soalnya

Cerpen Gara Gara Ban Bocor merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Untuk Cinta

Oleh:
Sofie menolak Rien, teman sekantornya untuk diperkenalkan dengan salah seorang teman laki-lakinya, saat dia diberikan pesta kejutan di kantornya pada ulang tahunnya yang ke-28. Rien mengatakan kalau temannya tersebut

Peluang Emas Berharga

Oleh:
Hari ini adalah hari yang biasa dilalui bagi Dika dengan keberangkatan awal Paginya menuju ke Sekolah, Dika bertemu dengan teman-teman yang sebaya dengannya, teman-temannya senang sekali mengusili Dika dan

Benci Berujung Pelaminan

Oleh:
Malam itu dalam sebuah kamar yang bersahaja nampak tersemat sebuah cerita dari penghuninya dimasa lalu, hingga sekarang ia hidup bersama mengarungi khalayak hati sampai badai sempat menerjang seorang lelaki

One Night at The Airport

Oleh:
Baru saja pengumuman bahwa pesawatku akan segera lepas landas. Aku berlari menyusuri terminal keberangkatan, dengan tas yang lumayan besar di punggung dan kantong plastik oleh-oleh yang kutenteng, aku kehabisan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Gara Gara Ban Bocor”

  1. skondegai says:

    gara gara ban bocor jadi permasalahan

  2. Zaenal says:

    Tak di komikin ya bang wkwkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *