Gara Gara Piala Dunia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Olahraga, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 13 January 2022

Di pinggir jalan dipenuhi lapak pedagang penjual merchandise negara-negara peserta piala dunia, mulai dari jersei, topi, jaket, bendera dan lain sebagainya. Tiap malam warung-warung dipenuhi orang orang yang ingin nonton bareng piala dunia. Acara di televisi didominasi berita highlight pertandingan piala dunia dan jadwal pertandingan piala dunia. Dimana-mana ada poster World Cup Qatar 2022 dan poster negara-negara peserta piala dunia 2022.

Ya, tahun ini adalah tahun 2022. Perhelatan akbar turnamen sepakbola antar negara terbesar di dunia yaitu Piala Dunia kembali bergulir, kali ini Qatar menjadi tuan rumah. Setiap piala dunia berlangsung memang selalu begini, euforia turnamen sepakbola yang satu ini sangat besar dan terjadi di seluruh dunia. Wajar saja sepakbola memang olahraga terpopuler di seluruh dunia dan turnamen ini hanya bergulir empat tahun sekali jadi memang sangat dinanti-nantikan para pecinta sepakbola.

Euforia piala dunia ini juga dirasakan oleh Evan. Dia adalah seorang pecinta sepakbola, dia sangat tahu update berita sepakbola dan para pemain yang sedang tren. Karena kecintaannya pada sepakbola, ia bahkan kuliah di bidang pertelevisian dan bercita cita sebagai pembawa acara berita sepakbola, dia adalah seorang Mahasiswa tahun kedua. Sejak kecil dia memang sudah suka sepakbola, dia sering menonton pertandingan sepakbola melalui televisi dengan ayahnya. Klub sepakbola favoritnya adalah Barcelona, dan untuk negara yang dia jagokan juara di tahun ini adalah Argentina. Dia selalu menghabiskan waktunya dengan hal yang berhubungan dengan sepakbola tidak seperti pemuda pada umumnya yang sibuk dengan dunia percintaan. Bukan karena dia tidak menarik dan tidak punya pacar, dia punya pacar yang sangat cantik namanya putri. Pacarnya adalah seorang mahasiswi jurusan seni musik, pacarnya juga vokalis band kampus mereka yang cukup populer.

Sebulan terakhir ini hubungannya dengan pacarnya itu sedikit renggang. Kerenggangan hubungan mereka karena dia seperti tidak peduli pada pacarnya dan selalu sibuk dengan dunia persepakbolaan. Apalagi sekarang sedang berlangsung turnamen piala dunia, setiap malam dia selalu nontong bareng dengan temannya. Kemarin dia bahkan terlambat ke acara mereka untuk dinner karena ia menonton semifinal pertama piala dunia antara Prancis vs Jerman. Sebenarnya dia sudah memperhitungkan waktunya, pertandingan itu akan selesai pukul 20:30 makanya ia janji dinner pukul 20:30. Sayangnya pertandingan waktu normal 90 menit berakhir imbang dan harus dilanjutkan ke babak extra time.

Di restoran tempat mereka janjian pacarnya sudah menunggunya hampir setengah jam. Pacarnya terus mencoba menelepon dia, namun dia tidak mendengar bunyi ponselnya karena suasana nontong bareng piala dunia sangat ramai dan para penonton bersorak dan berteriak terbawa suasana pertandingan yang sengit dan panas. Pertandingan akhirnya selesai untuk kemenangan Prancis.

Dia langsung bergegas ke restoran tempat janjian, namun pacarnya sudah tidak disana lagi. Dia kemudian mengambil handphonenya dan ingin menelepon pacarnya itu. Dia terkejut ada 10 panggilan tak terjawab dari pacarnya. Dia sadar bahwa pacarnya pasti sedang marah besar sekarang.

Keesokan harinya dia menemui pacarnya dan minta maaf sambil menjelaskan alasannya terlambat. Pacarnya memaafkannya karena masih sangat mencintainya. Sebenarnya dia juga sangat mencintai pacarnya itu namun kecintaannya pada sepakbola sepertinya mengalahkan kecintaannya pada pacarnya. Euforia piala dunia semakin terasa, Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak final dan tinggal menunggu pertandingan semifinal kedua antara Argentina vs Brazil. Argentina adalah negara favorit Evan di piala dunia ini ia tidak akan melewatkan pertandingan ini.

Namun hubungannya dengan pacarnya akan dipertaruhkan lagi kali ini. Tepat pada laga semifinal itu pacarnya akan tampil bersama bandnya di acara kompetisi menyanyi. Pacarnya sangat mengharapkan dia untuk datang dan memberi semangat. Dia sangat mencintai pacarnya itu namun lagi lagi kecintaannya pada sepakbola sepertinya lebih besar apalagi kali ini negara favoritnya yang akan bertanding memperebutkan tiket final dan itu membuat dia tidak bisa melewatkan untuk menonton pertandingan itu. Benar saja malam itu dia kembali nonton bareng bersama temannya sementara pacarnya sangat berharap kedatangannya untuk memberi suntikan semangat di kompetisi menyanyi. Pertandingan selesai tim favoritnya Argentina melaju ke babak final setelah mengalahkan Brazil.

Setelah menonton pertandingan dia bergegas menemui pacarnya di tempat kompetisi menyanyi. Dia melihat pacarnya terduduk lesu sambil menangis
“Ada apa? apa yang membuatmu menangis?”
Lalu pacarnya sambil menangis menjawab “Apakah tim favoritmu melaju ke final?”
“Mereka menang, apakah kamu senang. Tapi tahukah kamu bandku kalah dan gagal melaju ke babak selanjutnya. Aku yang lebih membutuhkanmu tapi kenapa kamu tidak datang menyemangatiku”
Dia hanya terdiam dan tidak bisa menjawab apapun. Dia sadar bahwa dia salah dan mencoba minta maaf. Dia berjanji setelah ini dia akan selalu ada untuk pacarnya. Lagi lagi pacarnya memaafkannya karena rasa cintanya yang masih besar. Dia kemudian memeluk pacarnya dan mengatakan bahwa dia mencintai pacarnya lebih dari apapun.

Piala dunia tahun ini sudah mendekati puncaknya minggu depan adalah laga final piala dunia. Seluruh fans sepakbola pasti tidak akan melewatkan momen ini. Dia dan pacarnya sudah sering bertemu lagi beberapa hari ini dan hubungan mereka berangsur membaik. Tapi sepertinya itu tidak akan lama, pacarnya akan melakukan konser debut bersama bandnya malam minggu ini. Dia berjanji akan datang di acara penting itu. Bagi seorang musisi seperti pacarnya konser debut sangat berarti dan pacarnya tentu berharap dia menemaninya di hari penting itu.

Lagi dan lagi dia lebih memilih menonton sepakbola, ini adalah laga final piala dunia dan negara jagoannya akan bertanding merebut gelar juara. Ini adalah pertandingan terakhir, dia harus menunggu empat tahun lagi untuk melihat final piala dunia lagi. Dia tentu saja tidak akan melewatkan pertandingan itu.

Pertandingan final dimulai, dia dan temannya nonton bareng lagi. Bahkan ia tidak memikirkan sama sekali acara konser debut band pacarnya. Ia hanya fokus menonton laga final yang sangat sengit itu.

Laga final akhirnya selesai dan Argentina tim jagoannya keluar sebagai juara piala dunia 2022. Dia sangat senang dan merayakan kemenangan tim jagoannya, itu adalah akhir dari piala dunia tahun ini. Sepertinya malam itu juga akan menjadi akhir dari hubungannya dengan pacarnya. Benar saja kali ini bukan dia yang datang menghampiri pacarnya. Pacarnya datang dan menemuinya di tempat nonton bareng. Sebuah tamparan keras mendarat di pipinya. Dia terkejut ketika melihat bahwa itu adalah pacarnya. Kesabaran pacarnya sungguh sudah habis malam itu, itu ketiga kalinya dia tidak menepati janjinya karena nonton piala dunia.

Akhirnya dia diputuskan pacarnya. Kesenangannya malam itu karena tim jagoannya Argentina juara, berubah menjadi duka karena dia diputuskan pacarnya. Dia kemudian menyesali apa yang dia lakukan. Dia sama sekali tidak menghargai pacarnya dan lebih mencintai sepakbola. Malam itu adalah akhir dari perhelatan piala dunia 2022 dan juga akhir dari hubungannya dengan pacarnya.

Cerpen Karangan: Mateus Berinando H. Hutahayan
Blog / Facebook: Matius Berinando
Nama: Mateus Berinando Hasudungan Hutahayan
Asal: Sumatra Utara
Pekerjaan: Mahasiswa
Hobi: Bermain sepakbola & Futsal

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 13 Januari 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Gara Gara Piala Dunia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ada Apa Dengan Perpustakaan?

Oleh:
“Kiran, temenin gue ke perpustakaan yuk..” Aku hanya bisa mendengus bosan mendengar permintaan Shallom. Shallom, cewek yang paling nggak bisa aku mengerti jalan pikirannya, cewek yang agak labil, cewek

Kamulah Hidupku

Oleh:
Tentang hidup yang semua orang membicarakannya, begitu juga aku, yang belum tahu banyak tentang kehidupan, yang belum mengerti arti hidup. Orang bilang dalam hidup ada jalan yang berliku, aku

Jangan Samakan Aku Dengan Dia

Oleh:
“jangan samakan aku dengan dia” itulah kata yang selalu aku katakan apabila ada orang yang nyamain aku dengan adikku reni. Memang kami berdua saudara kembar tapi sikap kami bertolak

Awal Dari Kebiasaan

Oleh:
Kebiasan adalah sesuatu yang bisa membuat saya bisa melawan segalanya. Iya kebiasaan yang selalu menghantarkan perasaan ini pada wanita berkulit sawo matang, berambut lurus, berbadan mungil dan cantik hatinya.

My Bestfriend And Boyfriend

Oleh:
“Rea!!!” Teriak seorang gadis di ujung lorong sekolah yang memang sudah sepi karena bel sekolah sudah berdering dari lima menit yang lalu. Gadis yang dipanggil Rea hanya membalikkan badan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *